<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Akhirnya Menguat usai Penyelamatan First Republic Bank</title><description>Wall Street akhirnya ditutup menguat pada perdagangan kemarin.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/17/278/2782656/wall-street-akhirnya-menguat-usai-penyelamatan-first-republic-bank</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/17/278/2782656/wall-street-akhirnya-menguat-usai-penyelamatan-first-republic-bank"/><item><title>Wall Street Akhirnya Menguat usai Penyelamatan First Republic Bank</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/17/278/2782656/wall-street-akhirnya-menguat-usai-penyelamatan-first-republic-bank</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/17/278/2782656/wall-street-akhirnya-menguat-usai-penyelamatan-first-republic-bank</guid><pubDate>Jum'at 17 Maret 2023 07:07 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/17/278/2782656/wall-street-akhirnya-menguat-usai-penyelamatan-first-republic-bank-lM0KckEIow.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bursa saham Wall Street ditutup menguat (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/17/278/2782656/wall-street-akhirnya-menguat-usai-penyelamatan-first-republic-bank-lM0KckEIow.jpg</image><title>Bursa saham Wall Street ditutup menguat (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Wall Street akhirnya ditutup menguat pada perdagangan kemarin. Bursa saham AS naik usai aksi penyelamatan First Republic Bank yang kesulitan likuiditas oleh beberapa lembaga keuangan.
Melansir Antara, Jumat (17/3/2023), indeks Dow Jones Industrial Average terangkat 371,98 poin atau 1,17% menjadi 32.246,55 poin. Indeks S&amp;amp;P 500 bertambah 68,35 poin atau 1,76% menjadi 3.960,28 poin. Indeks Komposit Nasdaq melonjak 283,22 poin atau 2,48% menjadi 11.717,28 poin.

BACA JUGA:
Wall Street Rebound setelah Kekhawatiran Tutupnya SVB dan Signature Bank Mereda 


Sektor teknologi juga berkontribusi pada kenaikan, membantu mendorong Komposit Nasdaq ke kinerja terkuatnya sejak 2 Februari 2022.
Putaran terbaru dalam saga bank regional AS terjadi setelah kenaikan suku bunga 50 basis poin oleh Bank Sentral Eropa (ECB), yang pada hari sebelumnya telah meredam sentimen investor yang sudah dirugikan oleh kekhawatiran krisis perbankan.

BACA JUGA:
Saham Bank Seret Wall Street ke Zona Merah


Institusi keuangan, termasuk JP Morgan Chase &amp;amp; Co dan Morgan Stanley, mengonfirmasi laporan sebelumnya bahwa mereka akan menyetor hingga 30 miliar dolar AS ke kas First Republic Bank untuk menstabilkan pemberi pinjaman itu.
&quot;Bank saling menjaga satu sama lain,&quot; kata kepala investasi Huntington Private Bank, John Augustine.
&quot;Kami memiliki dua outlier yang turun dan sekarang mereka ingin menyelamatkan apa yang dianggap sebagai bank yang lebih utama.&quot;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Saham JP Morgan dan Morgan Stanley masing-masing naik 1,94% dan 1,89%, sedangkan First Republic Bank melonjak 9,98%.
Sentimen positif menyebar ke pemberi pinjaman regional lainnya,  dengan Alliance Bancorp dan PacWest Bancorp masing-masing terangkat  14,09% dan 0,7%, menyusul awal yang negatif.
Indeks perbankan regional KBW melonjak 3,26%, sedangkan indeks  perbankan S&amp;amp;P 500 naik 2,16%, karena kedua sub-indeks membalikkan  kerugian.
Kekhawatiran tentang bank telah mengguncang pasar saham dalam  beberapa hari terakhir setelah runtuhnya SVB Financial memicu ketakutan  penularan.
Sementara itu, Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan sistem  perbankan AS tetap sehat dan orang Amerika dapat merasa yakin bahwa  simpanan mereka akan tersedia saat dibutuhkan.
Saham Credit Suisse yang tercatat di AS naik setelah bank mendapatkan  jalur kredit hingga USD54 miliar dari bank sentral Swiss (SNB) untuk  menopang likuiditas dan kepercayaan investor.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Wall Street akhirnya ditutup menguat pada perdagangan kemarin. Bursa saham AS naik usai aksi penyelamatan First Republic Bank yang kesulitan likuiditas oleh beberapa lembaga keuangan.
Melansir Antara, Jumat (17/3/2023), indeks Dow Jones Industrial Average terangkat 371,98 poin atau 1,17% menjadi 32.246,55 poin. Indeks S&amp;amp;P 500 bertambah 68,35 poin atau 1,76% menjadi 3.960,28 poin. Indeks Komposit Nasdaq melonjak 283,22 poin atau 2,48% menjadi 11.717,28 poin.

BACA JUGA:
Wall Street Rebound setelah Kekhawatiran Tutupnya SVB dan Signature Bank Mereda 


Sektor teknologi juga berkontribusi pada kenaikan, membantu mendorong Komposit Nasdaq ke kinerja terkuatnya sejak 2 Februari 2022.
Putaran terbaru dalam saga bank regional AS terjadi setelah kenaikan suku bunga 50 basis poin oleh Bank Sentral Eropa (ECB), yang pada hari sebelumnya telah meredam sentimen investor yang sudah dirugikan oleh kekhawatiran krisis perbankan.

BACA JUGA:
Saham Bank Seret Wall Street ke Zona Merah


Institusi keuangan, termasuk JP Morgan Chase &amp;amp; Co dan Morgan Stanley, mengonfirmasi laporan sebelumnya bahwa mereka akan menyetor hingga 30 miliar dolar AS ke kas First Republic Bank untuk menstabilkan pemberi pinjaman itu.
&quot;Bank saling menjaga satu sama lain,&quot; kata kepala investasi Huntington Private Bank, John Augustine.
&quot;Kami memiliki dua outlier yang turun dan sekarang mereka ingin menyelamatkan apa yang dianggap sebagai bank yang lebih utama.&quot;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Saham JP Morgan dan Morgan Stanley masing-masing naik 1,94% dan 1,89%, sedangkan First Republic Bank melonjak 9,98%.
Sentimen positif menyebar ke pemberi pinjaman regional lainnya,  dengan Alliance Bancorp dan PacWest Bancorp masing-masing terangkat  14,09% dan 0,7%, menyusul awal yang negatif.
Indeks perbankan regional KBW melonjak 3,26%, sedangkan indeks  perbankan S&amp;amp;P 500 naik 2,16%, karena kedua sub-indeks membalikkan  kerugian.
Kekhawatiran tentang bank telah mengguncang pasar saham dalam  beberapa hari terakhir setelah runtuhnya SVB Financial memicu ketakutan  penularan.
Sementara itu, Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan sistem  perbankan AS tetap sehat dan orang Amerika dapat merasa yakin bahwa  simpanan mereka akan tersedia saat dibutuhkan.
Saham Credit Suisse yang tercatat di AS naik setelah bank mendapatkan  jalur kredit hingga USD54 miliar dari bank sentral Swiss (SNB) untuk  menopang likuiditas dan kepercayaan investor.</content:encoded></item></channel></rss>
