<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kejar Target Bisnis Konsumer, Bank Muamalat Siapkan Processing Center</title><description>PT Bank Muamalat Indonesia Tbk membangun Consumer Processing Center (CPC) di 6 kota.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/17/278/2782747/kejar-target-bisnis-konsumer-bank-muamalat-siapkan-processing-center</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/17/278/2782747/kejar-target-bisnis-konsumer-bank-muamalat-siapkan-processing-center"/><item><title>Kejar Target Bisnis Konsumer, Bank Muamalat Siapkan Processing Center</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/17/278/2782747/kejar-target-bisnis-konsumer-bank-muamalat-siapkan-processing-center</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/17/278/2782747/kejar-target-bisnis-konsumer-bank-muamalat-siapkan-processing-center</guid><pubDate>Jum'at 17 Maret 2023 10:18 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/17/278/2782747/kejar-target-bisnis-konsumer-bank-muamalat-siapkan-processing-center-pZFKwQP1aW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Muamalat kejar target bisnis konsumer (Foto: Bank Muamalat)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/17/278/2782747/kejar-target-bisnis-konsumer-bank-muamalat-siapkan-processing-center-pZFKwQP1aW.jpg</image><title>Bank Muamalat kejar target bisnis konsumer (Foto: Bank Muamalat)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Bank Muamalat Indonesia Tbk membangun Consumer Processing Center (CPC) di 6 kota yaitu Jakarta, Bandung, Medan, Yogyakarta, Surabaya dan Makassar. Pembangunan ini dalam rangka mengejar target pertumbuhan bisnis pembiayaan konsumer.

BACA JUGA:
Bank Muamalat Tingkatkan Fee Based Income di Tahun Ini 


Direktur Operasi dan Digital Bank Muamalat Wahyu Avianto mengatakan, hadirnya sistem ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pembiayaan konsumer hingga lebih dari 130% pada akhir 2023. CPC sendiri merupakan penggabungan lokasi kerja unit-unit yang terkait dengan proses pembiayaan konsumer.
&amp;ldquo;Adanya CPC ini diharapkan dapat meningkatkan pemenuhan Service Level Agreement (SLA) yang pada akhirnya akan mempercepat proses pengajuan pembiayaan dengan tetap memastikan kualitas yang baik. Dengan demikian, akan terbentuk customer experience yang positif bagi nasabah dan dari sisi bisnis mampu mendorong pertumbuhan pembiayaan konsumer. Ke depannya, kami juga akan membangun CPC di wilayah lain,&amp;rdquo; ujarnya, Jumat (17/3/2023).

BACA JUGA:
Reksa Dana Syariah Bank Muamalat Tumbuh 20 Kali Lipat pada 2022


Wahyu menjelaskan, pembangunan CPC ini akan berperan penting dalam meningkatkan penjualan produk konsumer. Salah satu potensi bisnis yang diincar perseroan adalah menjadi Bank Penyalur Gaji (BPG) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Selanjutnya, Bank Muamalat akan melakukan penjajakan penawaran pembiayaan multiguna bagi ASN.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOC80LzE2MjI4NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Adapun produk pembiayaan multiguna ditargetkan tumbuh hingga tiga  kali lipat mencapai Rp1,3 triliun pada 2023. ProHajj Plus menjadi  andalan karena Bank Muamalat merupakan pemain utama dalam segmen haji  dan umrah serta sejalan dengan core business dari BPKH selaku Pemegang  Saham Pengendali.
Sebagai informasi, ProHajj Plus merupakan produk pembiayaan  kepengurusan pendaftaran porsi haji khusus atau biasa dikenal dengan ONH  Plus. Nasabah yang mendaftar haji menggunakan ProHajj Plus akan  langsung mendapatkan nomor porsi haji khusus pada tahun berjalan. Proses  pengajuan ProHajj Plus sangat mudah dan pengurusan porsi akan dibantu  oleh Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang telah bekerja sama  dengan Bank Muamalat.
Selain itu, fokus pembiayaan konsumer lainnya adalah pembiayaan  perumahan. Bank Muamalat menargetkan pertumbuhannya bisa mencapai dua  kali lipat dari posisi akhir tahun lalu. Pionir bank syariah Tanah Air  ini telah menyiapkan produk unggulan yang diberi nama KPR Hijrah, yaitu  produk pembiayaan untuk kepemilikan rumah tinggal termasuk untuk  renovasi dan pengalihan (take over) dari bank lain, terutama bagi para  nasabah yang menginginkan pembiayaannya dilakukan berdasarkan prinsip  syariah.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Bank Muamalat Indonesia Tbk membangun Consumer Processing Center (CPC) di 6 kota yaitu Jakarta, Bandung, Medan, Yogyakarta, Surabaya dan Makassar. Pembangunan ini dalam rangka mengejar target pertumbuhan bisnis pembiayaan konsumer.

BACA JUGA:
Bank Muamalat Tingkatkan Fee Based Income di Tahun Ini 


Direktur Operasi dan Digital Bank Muamalat Wahyu Avianto mengatakan, hadirnya sistem ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pembiayaan konsumer hingga lebih dari 130% pada akhir 2023. CPC sendiri merupakan penggabungan lokasi kerja unit-unit yang terkait dengan proses pembiayaan konsumer.
&amp;ldquo;Adanya CPC ini diharapkan dapat meningkatkan pemenuhan Service Level Agreement (SLA) yang pada akhirnya akan mempercepat proses pengajuan pembiayaan dengan tetap memastikan kualitas yang baik. Dengan demikian, akan terbentuk customer experience yang positif bagi nasabah dan dari sisi bisnis mampu mendorong pertumbuhan pembiayaan konsumer. Ke depannya, kami juga akan membangun CPC di wilayah lain,&amp;rdquo; ujarnya, Jumat (17/3/2023).

BACA JUGA:
Reksa Dana Syariah Bank Muamalat Tumbuh 20 Kali Lipat pada 2022


Wahyu menjelaskan, pembangunan CPC ini akan berperan penting dalam meningkatkan penjualan produk konsumer. Salah satu potensi bisnis yang diincar perseroan adalah menjadi Bank Penyalur Gaji (BPG) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Selanjutnya, Bank Muamalat akan melakukan penjajakan penawaran pembiayaan multiguna bagi ASN.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOC80LzE2MjI4NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Adapun produk pembiayaan multiguna ditargetkan tumbuh hingga tiga  kali lipat mencapai Rp1,3 triliun pada 2023. ProHajj Plus menjadi  andalan karena Bank Muamalat merupakan pemain utama dalam segmen haji  dan umrah serta sejalan dengan core business dari BPKH selaku Pemegang  Saham Pengendali.
Sebagai informasi, ProHajj Plus merupakan produk pembiayaan  kepengurusan pendaftaran porsi haji khusus atau biasa dikenal dengan ONH  Plus. Nasabah yang mendaftar haji menggunakan ProHajj Plus akan  langsung mendapatkan nomor porsi haji khusus pada tahun berjalan. Proses  pengajuan ProHajj Plus sangat mudah dan pengurusan porsi akan dibantu  oleh Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang telah bekerja sama  dengan Bank Muamalat.
Selain itu, fokus pembiayaan konsumer lainnya adalah pembiayaan  perumahan. Bank Muamalat menargetkan pertumbuhannya bisa mencapai dua  kali lipat dari posisi akhir tahun lalu. Pionir bank syariah Tanah Air  ini telah menyiapkan produk unggulan yang diberi nama KPR Hijrah, yaitu  produk pembiayaan untuk kepemilikan rumah tinggal termasuk untuk  renovasi dan pengalihan (take over) dari bank lain, terutama bagi para  nasabah yang menginginkan pembiayaannya dilakukan berdasarkan prinsip  syariah.</content:encoded></item></channel></rss>
