<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>20 Perusahaan Singapura Minat Investasi di IKN Nusantara</title><description>20 perusahaan asal Singapura menyatakan minat investasi di IKN Nusantara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/17/470/2782709/20-perusahaan-singapura-minat-investasi-di-ikn-nusantara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/17/470/2782709/20-perusahaan-singapura-minat-investasi-di-ikn-nusantara"/><item><title>20 Perusahaan Singapura Minat Investasi di IKN Nusantara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/17/470/2782709/20-perusahaan-singapura-minat-investasi-di-ikn-nusantara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/17/470/2782709/20-perusahaan-singapura-minat-investasi-di-ikn-nusantara</guid><pubDate>Jum'at 17 Maret 2023 09:04 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/17/470/2782709/20-perusahaan-singapura-minat-investasi-di-ikn-nusantara-Fd3O1IyRJI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">20 perusahaan singapura minat investasi di IKN (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/17/470/2782709/20-perusahaan-singapura-minat-investasi-di-ikn-nusantara-Fd3O1IyRJI.jpg</image><title>20 perusahaan singapura minat investasi di IKN (Foto: Instagram)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; 20 perusahaan asal Singapura menyatakan minat investasi di IKN Nusantara. Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang, Susanto berhasil mendapatkan 20 LoI (letters of intent) dari perusahaan-perusahaan asal Singapura untuk melakukan investasi di IKN.
Beberapa perusahaan tersebut antara lain Quantum Power, BG&amp;amp;E Group, Aries Investment Management, Ormand Capital, Singtel, JOE Green, SPIC, RE Sustainability, Woodlands Transport, dan Mustafa.

BACA JUGA:
BUMN Karya Keroyokan Bangun IKN Nusantara

Selain itu, terdapat pula Sembcorp Energy Indonesia, ST Engineering, Capital World Limited, CICC, Lek San Group, Scanteak, YCH, SBS Transit, King Wan Corp, HMI Group, LHN Group, Avon Group, Bauer, dan WEnergy Global.
Bambang mengatakan, investasi tersebut berkaitan dengan penerapan konsep forestcity dan smartcity. Harapannya menghasilkan pembangunan yang berkelanjutan serta IKN menjadi kota layak huni.

BACA JUGA:
Bertemu Tony Blair, Otorita IKN Bahas Pengembangan IKN Nusantara

&quot;Otorita IKN terus bermitra dengan kota-kota layak huni di dunia, seperti Singapura. Sejak awal IKN didesain untuk menjadi bukan hanya kota yang hijau dan layak huni, namun juga kota yang dicintai warganya,&quot; kata Bambang dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (17/3/2023).
Dalam rangka mewujudkan cita-cita pembangunan tersebut OIKN juga telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk mengembangkan kota layak huni di IKN.


Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Kepala OIKN Bambang Susantono  dan Menteri Pembangunan Nasional Singapura Desmond Lee, di sela-sela  Leaders&amp;rsquo; Retreat antara Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri  Singapura Lee Hsien Loong, di Singapura
Kerjasama strategis ini meliputi langkah-langkah untuk memperkuat  kolaborasi berbagi pengetahuan dan pengembangan kapasitas oleh CLC dalam  mewujudkan kota layak huni di Nusantara. MoU ini merupakan memorandum  pertama antara OIKN dengan kementerian negara lain (G-to-G).
Dalam nota kesepahaman ini, cakupan kerja sama yang akan dilakukan  antara lain pengembangan kota pintar dan kota hijau, transportasi  terpadu dan pembangunan infrastruktur, pembangunan komunitas yang  tangguh dan inklusif, perencanaan kawasan urban berkepadatan tinggi,  manajemen panas dan kelembapan, serta langkah-langkah mitigasi dan  adaptasi dalam perencanaan dan pembangunan urban.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; 20 perusahaan asal Singapura menyatakan minat investasi di IKN Nusantara. Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang, Susanto berhasil mendapatkan 20 LoI (letters of intent) dari perusahaan-perusahaan asal Singapura untuk melakukan investasi di IKN.
Beberapa perusahaan tersebut antara lain Quantum Power, BG&amp;amp;E Group, Aries Investment Management, Ormand Capital, Singtel, JOE Green, SPIC, RE Sustainability, Woodlands Transport, dan Mustafa.

BACA JUGA:
BUMN Karya Keroyokan Bangun IKN Nusantara

Selain itu, terdapat pula Sembcorp Energy Indonesia, ST Engineering, Capital World Limited, CICC, Lek San Group, Scanteak, YCH, SBS Transit, King Wan Corp, HMI Group, LHN Group, Avon Group, Bauer, dan WEnergy Global.
Bambang mengatakan, investasi tersebut berkaitan dengan penerapan konsep forestcity dan smartcity. Harapannya menghasilkan pembangunan yang berkelanjutan serta IKN menjadi kota layak huni.

BACA JUGA:
Bertemu Tony Blair, Otorita IKN Bahas Pengembangan IKN Nusantara

&quot;Otorita IKN terus bermitra dengan kota-kota layak huni di dunia, seperti Singapura. Sejak awal IKN didesain untuk menjadi bukan hanya kota yang hijau dan layak huni, namun juga kota yang dicintai warganya,&quot; kata Bambang dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (17/3/2023).
Dalam rangka mewujudkan cita-cita pembangunan tersebut OIKN juga telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk mengembangkan kota layak huni di IKN.


Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Kepala OIKN Bambang Susantono  dan Menteri Pembangunan Nasional Singapura Desmond Lee, di sela-sela  Leaders&amp;rsquo; Retreat antara Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri  Singapura Lee Hsien Loong, di Singapura
Kerjasama strategis ini meliputi langkah-langkah untuk memperkuat  kolaborasi berbagi pengetahuan dan pengembangan kapasitas oleh CLC dalam  mewujudkan kota layak huni di Nusantara. MoU ini merupakan memorandum  pertama antara OIKN dengan kementerian negara lain (G-to-G).
Dalam nota kesepahaman ini, cakupan kerja sama yang akan dilakukan  antara lain pengembangan kota pintar dan kota hijau, transportasi  terpadu dan pembangunan infrastruktur, pembangunan komunitas yang  tangguh dan inklusif, perencanaan kawasan urban berkepadatan tinggi,  manajemen panas dan kelembapan, serta langkah-langkah mitigasi dan  adaptasi dalam perencanaan dan pembangunan urban.</content:encoded></item></channel></rss>
