<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi RI 2023 Disebut Membaik, Ini Penyebabnya</title><description>Bank Indonesia (BI) meyakini ekonomi Indonesia tahun ini akan membaik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/18/320/2783504/ekonomi-ri-2023-disebut-membaik-ini-penyebabnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/18/320/2783504/ekonomi-ri-2023-disebut-membaik-ini-penyebabnya"/><item><title>Ekonomi RI 2023 Disebut Membaik, Ini Penyebabnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/18/320/2783504/ekonomi-ri-2023-disebut-membaik-ini-penyebabnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/18/320/2783504/ekonomi-ri-2023-disebut-membaik-ini-penyebabnya</guid><pubDate>Sabtu 18 Maret 2023 17:35 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/18/320/2783504/ekonomi-ri-2023-disebut-membaik-ini-penyebabnya-qcgvvABoL8.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Bank Indonesia bahas soal ekonomi Indonesia di 2023. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/18/320/2783504/ekonomi-ri-2023-disebut-membaik-ini-penyebabnya-qcgvvABoL8.JPG</image><title>Bank Indonesia bahas soal ekonomi Indonesia di 2023. (Foto: Okezone)</title></images><description>YOGYAKARTA - Bank Indonesia (BI) meyakini ekonomi Indonesia tahun ini akan membaik.

Hal ini didorong beberapa faktor salah satunya dicabutnya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan di 5,75%

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter BI Firman Mochtar mengatakan, pencabutan PPKM akan meningkatkan mobilitas masyarakat. Di sisi lain, optimisme tentang perbaikan ekonomi juga akan meningkat.

&quot;Sekarang orang bisa keluar bebas, jalanan sudah macet, aktivitas mobilitas meningkat, transaksi meningkat, aktivitas ekonomi membaik, membangun optimisme kalau kita sudah percaya sesuatu dan kita lakukan ini akan jadi nyata,&quot; kata dia, Sabtu (18/3/2023).

Di sisi lain, beberapa indikator menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat. Investasi juga solid ditopang penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) dan peningkatan aliran masuk Penanaman Modal Asing (PMA).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BI: Ekonomi Indonesia Melambat tapi Tidak Krisis

&quot;Bagaimana kegiatan investasi terlihat semakin membaik baik dari swasta maupun pemerintah,&quot; ujarnya.

Prospek permintaan domestik yang meningkat juga dipengaruhi dampak lanjutan perbaikan ekspor. Ekspor barang dan jasa diprakirakan lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya seiring perbaikan prospek ekonomi global dan China.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMi80LzE2MzY3NC81L3g4ajVkNTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Kalau China membaik mereka butuh barang termasuk dari Indonesia, kalau begitu ekspor kita membaik, termasuk kedatangan turis, ini komponen kegiatan ekonomi,&quot; imbuh dia.



Dengan berbagai perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi pada 2023 diprakirakan akan bias ke atas dalam kisaran 4,5-5,3%.</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Bank Indonesia (BI) meyakini ekonomi Indonesia tahun ini akan membaik.

Hal ini didorong beberapa faktor salah satunya dicabutnya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan di 5,75%

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter BI Firman Mochtar mengatakan, pencabutan PPKM akan meningkatkan mobilitas masyarakat. Di sisi lain, optimisme tentang perbaikan ekonomi juga akan meningkat.

&quot;Sekarang orang bisa keluar bebas, jalanan sudah macet, aktivitas mobilitas meningkat, transaksi meningkat, aktivitas ekonomi membaik, membangun optimisme kalau kita sudah percaya sesuatu dan kita lakukan ini akan jadi nyata,&quot; kata dia, Sabtu (18/3/2023).

Di sisi lain, beberapa indikator menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat. Investasi juga solid ditopang penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) dan peningkatan aliran masuk Penanaman Modal Asing (PMA).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BI: Ekonomi Indonesia Melambat tapi Tidak Krisis

&quot;Bagaimana kegiatan investasi terlihat semakin membaik baik dari swasta maupun pemerintah,&quot; ujarnya.

Prospek permintaan domestik yang meningkat juga dipengaruhi dampak lanjutan perbaikan ekspor. Ekspor barang dan jasa diprakirakan lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya seiring perbaikan prospek ekonomi global dan China.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMi80LzE2MzY3NC81L3g4ajVkNTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Kalau China membaik mereka butuh barang termasuk dari Indonesia, kalau begitu ekspor kita membaik, termasuk kedatangan turis, ini komponen kegiatan ekonomi,&quot; imbuh dia.



Dengan berbagai perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi pada 2023 diprakirakan akan bias ke atas dalam kisaran 4,5-5,3%.</content:encoded></item></channel></rss>
