<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Utang Pemerintah Makin Bengkak Jadi Rp7.861 Triliun</title><description>Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat posisi utang Pemerintah naik sekira Rp106,7 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/19/320/2783445/utang-pemerintah-makin-bengkak-jadi-rp7-861-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/19/320/2783445/utang-pemerintah-makin-bengkak-jadi-rp7-861-triliun"/><item><title>Utang Pemerintah Makin Bengkak Jadi Rp7.861 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/19/320/2783445/utang-pemerintah-makin-bengkak-jadi-rp7-861-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/19/320/2783445/utang-pemerintah-makin-bengkak-jadi-rp7-861-triliun</guid><pubDate>Minggu 19 Maret 2023 04:01 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/18/320/2783445/utang-pemerintah-makin-bengkak-jadi-rp7-861-triliun-GfZ8lpQb2e.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi uang. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/18/320/2783445/utang-pemerintah-makin-bengkak-jadi-rp7-861-triliun-GfZ8lpQb2e.JPG</image><title>Ilustrasi uang. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat posisi utang Pemerintah naik sekira Rp106,7 triliun dibandingkan posisi Januari 2023 yang sebesar Rp7.754,9 triliun.

Di mana utang Pemerintah mencapai Rp7.861,68 triliun per 28 Februari 2023. Dengan demikian rasio utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 39,09%.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Utang Pemerintah Tembus Rp7.861,6 Triliun, Naik Rp106 Triliun

Adapun utang pemerintah Rp7.861,68 triliun terdiri atas dua jenis yakni berbentuk surat berharga negara (SBN) sebesar 88,92% dan pinjaman 11,08%.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Utang Luar Negeri RI Capai Rp6.224 Triliun per Januari 2023

Jika menilik UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, batas maksimal rasio utang disebutkan sebesar 60% terhadap PDB, sehingga rasio utang Pemerintah saat ini masih berada di dalam batas aman dan terkendali. Demikian seperti dikutip dalam laporan APBN KITA, Jakarta.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNC80LzE2MjY3Ny81L3g4ajVnZGg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Posisi utang Pemerintah yang masih aman juga ditunjukkan oleh dominasi komposisi utang domestik (dalam mata uang Rupiah), yaitu sebesar 71,50%.



Hal ini sejalan dengan kebijakan umum Pembiayaan Utang yaitu mengoptimalkan sumber pembiayaan dalam negeri dan memanfaatkan utang luar negeri sebagai pelengkap guna menjaga risiko nilai tukar.



Baca Selengkapnya: Utang Pemerintah Bengkak Lagi, Tambah Rp106 Triliun dalam Sebulan Kini Tembus Rp7.861 Triliun


</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat posisi utang Pemerintah naik sekira Rp106,7 triliun dibandingkan posisi Januari 2023 yang sebesar Rp7.754,9 triliun.

Di mana utang Pemerintah mencapai Rp7.861,68 triliun per 28 Februari 2023. Dengan demikian rasio utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 39,09%.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Utang Pemerintah Tembus Rp7.861,6 Triliun, Naik Rp106 Triliun

Adapun utang pemerintah Rp7.861,68 triliun terdiri atas dua jenis yakni berbentuk surat berharga negara (SBN) sebesar 88,92% dan pinjaman 11,08%.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Utang Luar Negeri RI Capai Rp6.224 Triliun per Januari 2023

Jika menilik UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, batas maksimal rasio utang disebutkan sebesar 60% terhadap PDB, sehingga rasio utang Pemerintah saat ini masih berada di dalam batas aman dan terkendali. Demikian seperti dikutip dalam laporan APBN KITA, Jakarta.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNC80LzE2MjY3Ny81L3g4ajVnZGg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Posisi utang Pemerintah yang masih aman juga ditunjukkan oleh dominasi komposisi utang domestik (dalam mata uang Rupiah), yaitu sebesar 71,50%.



Hal ini sejalan dengan kebijakan umum Pembiayaan Utang yaitu mengoptimalkan sumber pembiayaan dalam negeri dan memanfaatkan utang luar negeri sebagai pelengkap guna menjaga risiko nilai tukar.



Baca Selengkapnya: Utang Pemerintah Bengkak Lagi, Tambah Rp106 Triliun dalam Sebulan Kini Tembus Rp7.861 Triliun


</content:encoded></item></channel></rss>
