<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>GOTO Rugi Rp40,4 Triliun, Ini Potret Kinerja Keuangan Selama 2022</title><description>GOTO mencatatkan rugi bersih Rp40,4 triliun pada pada tahun 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/20/278/2784602/goto-rugi-rp40-4-triliun-ini-potret-kinerja-keuangan-selama-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/20/278/2784602/goto-rugi-rp40-4-triliun-ini-potret-kinerja-keuangan-selama-2022"/><item><title>GOTO Rugi Rp40,4 Triliun, Ini Potret Kinerja Keuangan Selama 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/20/278/2784602/goto-rugi-rp40-4-triliun-ini-potret-kinerja-keuangan-selama-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/20/278/2784602/goto-rugi-rp40-4-triliun-ini-potret-kinerja-keuangan-selama-2022</guid><pubDate>Senin 20 Maret 2023 20:06 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/20/278/2784602/goto-rugi-rp40-4-triliun-ini-potret-kinerja-keuangan-selama-2022-PRNdQn210q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba GOTO (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/20/278/2784602/goto-rugi-rp40-4-triliun-ini-potret-kinerja-keuangan-selama-2022-PRNdQn210q.jpg</image><title>Laba GOTO (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatatkan rugi bersih Rp40,4 triliun pada pada tahun 2022. Realisasi itu membengkak 55,98% yoy dibandingkan rugi tahun 2021 senilai Rp25,9 triliun.
Secara kuartalan, rugi bersih emiten hasil merger Gojek Tokopedia itu mencapai Rp19,5 triliun pada kuartal IV/2022, lebih tinggi dari posisi rugi kuartal IV/2021 senilai Rp10,2 triliun.

BACA JUGA:
Itama Ranoraya (IRRA) Bakal Buyback Saham, Siapkan Dana Rp50 Miliar

Aspek kerugian perusahaan terajdi akibat penurunan nilai goodwill (goodwill impairment) sebesar Rp11 triliun terkait penggabungan Gojek dan Tokopedia.
Lebih jauh, terjadi penurunan investasi di entitas JD, dan peningkatan beban kompensasi berbasis saham akibat adanya penyesuaian asumsi masa kerja karyawan, serta beban restrukturisasi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xMC85LzE2NDA5My81L3g4ajU3OWs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Dengan mengesampingkan beban tersebut, rugi bersih kuartal keempat 2022 adalah sekitar Rp6,5 triliun, dengan perbaikan 36% dibandingkan tahun sebelumnya, dan 3% dari kuartal sebelumnya,&quot; kata manajemen GOTO dalam keterangan resmi, Senin (20/3/2023).

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Berpotensi Melemah, Cek Saham Pilihannya

Sementara itu, grup GOTO mencatkan nilai EBITDA yang disesuaikan (Ebitda Adjusted) sebesar minus Rp3,1 triliun, alias terjadi perbaikan sebesar 52% yoy. Manajemen meyakini dapat meraih Ebitda Adjusted positif pada kuartal terakhir tahun 2023.Posisi kas GOTO tercatat sebesar Rp29 triliun pada akhir kuartal IV/2022. Perseroan juga memiliki fasilitas kredit dengan nilai sekitar Rp4,65 triliun yang mana telah digunakan sebesar Rp1,5 triliun.
&quot;Peningkatan kinerja kami di kuartal keempat menegaskan kemajuan pesat dalam percepatan langkah menuju profitabilitas,&quot; kata Direktur Utama GOTO, Andre Soelistyo.</description><content:encoded>JAKARTA - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatatkan rugi bersih Rp40,4 triliun pada pada tahun 2022. Realisasi itu membengkak 55,98% yoy dibandingkan rugi tahun 2021 senilai Rp25,9 triliun.
Secara kuartalan, rugi bersih emiten hasil merger Gojek Tokopedia itu mencapai Rp19,5 triliun pada kuartal IV/2022, lebih tinggi dari posisi rugi kuartal IV/2021 senilai Rp10,2 triliun.

BACA JUGA:
Itama Ranoraya (IRRA) Bakal Buyback Saham, Siapkan Dana Rp50 Miliar

Aspek kerugian perusahaan terajdi akibat penurunan nilai goodwill (goodwill impairment) sebesar Rp11 triliun terkait penggabungan Gojek dan Tokopedia.
Lebih jauh, terjadi penurunan investasi di entitas JD, dan peningkatan beban kompensasi berbasis saham akibat adanya penyesuaian asumsi masa kerja karyawan, serta beban restrukturisasi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xMC85LzE2NDA5My81L3g4ajU3OWs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Dengan mengesampingkan beban tersebut, rugi bersih kuartal keempat 2022 adalah sekitar Rp6,5 triliun, dengan perbaikan 36% dibandingkan tahun sebelumnya, dan 3% dari kuartal sebelumnya,&quot; kata manajemen GOTO dalam keterangan resmi, Senin (20/3/2023).

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Berpotensi Melemah, Cek Saham Pilihannya

Sementara itu, grup GOTO mencatkan nilai EBITDA yang disesuaikan (Ebitda Adjusted) sebesar minus Rp3,1 triliun, alias terjadi perbaikan sebesar 52% yoy. Manajemen meyakini dapat meraih Ebitda Adjusted positif pada kuartal terakhir tahun 2023.Posisi kas GOTO tercatat sebesar Rp29 triliun pada akhir kuartal IV/2022. Perseroan juga memiliki fasilitas kredit dengan nilai sekitar Rp4,65 triliun yang mana telah digunakan sebesar Rp1,5 triliun.
&quot;Peningkatan kinerja kami di kuartal keempat menegaskan kemajuan pesat dalam percepatan langkah menuju profitabilitas,&quot; kata Direktur Utama GOTO, Andre Soelistyo.</content:encoded></item></channel></rss>
