<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mari Elka Pensiun dari Bank Dunia, Dubes Rosan: Mentor dan Sahabat Luar Biasa</title><description>Mari Elka Pangestu menyelesaikan tugasnya sebagai Direktur Pelaksana, Kebijakan Pembangunan, dan Kemitraan Bank Dunia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/21/320/2785134/mari-elka-pensiun-dari-bank-dunia-dubes-rosan-mentor-dan-sahabat-luar-biasa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/21/320/2785134/mari-elka-pensiun-dari-bank-dunia-dubes-rosan-mentor-dan-sahabat-luar-biasa"/><item><title>Mari Elka Pensiun dari Bank Dunia, Dubes Rosan: Mentor dan Sahabat Luar Biasa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/21/320/2785134/mari-elka-pensiun-dari-bank-dunia-dubes-rosan-mentor-dan-sahabat-luar-biasa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/21/320/2785134/mari-elka-pensiun-dari-bank-dunia-dubes-rosan-mentor-dan-sahabat-luar-biasa</guid><pubDate>Selasa 21 Maret 2023 16:01 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/21/320/2785134/mari-elka-pensiun-dari-bank-dunia-dubes-rosan-mentor-dan-sahabat-luar-biasa-fkpVt3nG9Z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mari Elka Pensiun dari Bank Dunia (Foto: KBRI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/21/320/2785134/mari-elka-pensiun-dari-bank-dunia-dubes-rosan-mentor-dan-sahabat-luar-biasa-fkpVt3nG9Z.jpg</image><title>Mari Elka Pensiun dari Bank Dunia (Foto: KBRI)</title></images><description>JAKARTA - Mari Elka Pangestu menyelesaikan tugasnya sebagai Direktur Pelaksana, Kebijakan Pembangunan, dan Kemitraan  Bank Dunia terhitung sejak 1 Maret 2023.

Posisi Mari Elka di Bank Dunia yang pernah menjabat Menteri Perdagangan serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) itu dijabatnya sejak 1 Maret 2020.

BACA JUGA:Reuni Sri Mulyani dengan Mari Elka di Bali Bahas Perubahan Iklim&amp;nbsp;


Duta Besar RI untuk Amerika Serikat (AS) Rosan Perkasa Roeslani memuji peran strategis  Indonesia di Bank Dunia.  Pemerintah RI dan Bank Dunia secara signifikan terus berkolaborasi  untuk mendorong pemulihan ekonomi global yang lebih kuat.

&amp;ldquo;Ada sekitar 93 orang Indonesia yang bekerja di Bank Dunia. Jumlah ini menunjukkan sinergisitas yang baik antara Pemerintah Indonesia dan Bank Dunia,&amp;rdquo; kata Rosan pada acara perpisahan dengan  Mari Elka Pangestu di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Washington DC, Amerika Serikat, melalui pernyataan tertulis yang diterima, Jakarta, Selasa (21/3/2023).

Rosan mengatakan, selama menjabat Direktur Pelaksana Bank Dunia, Mari Elka Pangestu secara teratur meng-update situasi dunia yang kini penuh isu dan tantangan. Selain itu, dia juga dinilai banyak  mendukung Indonesia di bidang keamanan pangan dan transisi energi, termasuk mengapresiasi Pemerintah Indonesia yang telah menyiapkan peta jalan untuk ekonomi hijau ke depan.

BACA JUGA:Mari Elka Bilang Sudah Ada Tanda-Tanda Pemulihan Ekonomi&amp;nbsp;


Dia menjadi perempuan kedua Indonesia setelah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, yang duduk di posisi penting Bank Dunia.

&amp;ldquo;Ibu Mari bukan sosok sembarangan di ranah perekonomian nasional. Bagi saya pribadi, Ibu Mari adalah mentor dan sahabat berdiskusi yang luar biasa. Saya banyak belajar dari Ibu Mari sebagai pribadi dengan pengalaman dan kemampuan yang mumpuni, memiliki etos kerja yang kuat, dan networking yang luas. Legasi yang ditinggalkan di Bank Dunia sangat besar dan mengharumkan nama Indonesia,&amp;rdquo; ujar Rosan.

Rosan mengatakan, dalam kaitan kerja sama dengan Pemerintah Indonesia, Bank Dunia juga terus berupaya menghilangkan hambatan dan mengurangi biaya arus barang dalam perdagangan internasional dan domestik. Salah satunya melalui National Logistics Ecosystem (NLE), sebuah platform yang menghubungkan penawaran dan permintaan logistik untuk meningkatkan kolaborasi dan sinergi antar Kementerian/Lembaga (K/L).



&amp;ldquo;Ibu Mari memberikan saran-saran yang positif bagi perkembangan ekonomi Indonesia. Ini bukan perpisahan, Ibu Mari. Anda selalu diterima di Washington DC. Kami mengapresiasi warisanmu di Bank Dunia dan berharap yang terbaik bagi usaha Anda di masa depan,&amp;rdquo; ujar Rosan.</description><content:encoded>JAKARTA - Mari Elka Pangestu menyelesaikan tugasnya sebagai Direktur Pelaksana, Kebijakan Pembangunan, dan Kemitraan  Bank Dunia terhitung sejak 1 Maret 2023.

Posisi Mari Elka di Bank Dunia yang pernah menjabat Menteri Perdagangan serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) itu dijabatnya sejak 1 Maret 2020.

BACA JUGA:Reuni Sri Mulyani dengan Mari Elka di Bali Bahas Perubahan Iklim&amp;nbsp;


Duta Besar RI untuk Amerika Serikat (AS) Rosan Perkasa Roeslani memuji peran strategis  Indonesia di Bank Dunia.  Pemerintah RI dan Bank Dunia secara signifikan terus berkolaborasi  untuk mendorong pemulihan ekonomi global yang lebih kuat.

&amp;ldquo;Ada sekitar 93 orang Indonesia yang bekerja di Bank Dunia. Jumlah ini menunjukkan sinergisitas yang baik antara Pemerintah Indonesia dan Bank Dunia,&amp;rdquo; kata Rosan pada acara perpisahan dengan  Mari Elka Pangestu di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Washington DC, Amerika Serikat, melalui pernyataan tertulis yang diterima, Jakarta, Selasa (21/3/2023).

Rosan mengatakan, selama menjabat Direktur Pelaksana Bank Dunia, Mari Elka Pangestu secara teratur meng-update situasi dunia yang kini penuh isu dan tantangan. Selain itu, dia juga dinilai banyak  mendukung Indonesia di bidang keamanan pangan dan transisi energi, termasuk mengapresiasi Pemerintah Indonesia yang telah menyiapkan peta jalan untuk ekonomi hijau ke depan.

BACA JUGA:Mari Elka Bilang Sudah Ada Tanda-Tanda Pemulihan Ekonomi&amp;nbsp;


Dia menjadi perempuan kedua Indonesia setelah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, yang duduk di posisi penting Bank Dunia.

&amp;ldquo;Ibu Mari bukan sosok sembarangan di ranah perekonomian nasional. Bagi saya pribadi, Ibu Mari adalah mentor dan sahabat berdiskusi yang luar biasa. Saya banyak belajar dari Ibu Mari sebagai pribadi dengan pengalaman dan kemampuan yang mumpuni, memiliki etos kerja yang kuat, dan networking yang luas. Legasi yang ditinggalkan di Bank Dunia sangat besar dan mengharumkan nama Indonesia,&amp;rdquo; ujar Rosan.

Rosan mengatakan, dalam kaitan kerja sama dengan Pemerintah Indonesia, Bank Dunia juga terus berupaya menghilangkan hambatan dan mengurangi biaya arus barang dalam perdagangan internasional dan domestik. Salah satunya melalui National Logistics Ecosystem (NLE), sebuah platform yang menghubungkan penawaran dan permintaan logistik untuk meningkatkan kolaborasi dan sinergi antar Kementerian/Lembaga (K/L).



&amp;ldquo;Ibu Mari memberikan saran-saran yang positif bagi perkembangan ekonomi Indonesia. Ini bukan perpisahan, Ibu Mari. Anda selalu diterima di Washington DC. Kami mengapresiasi warisanmu di Bank Dunia dan berharap yang terbaik bagi usaha Anda di masa depan,&amp;rdquo; ujar Rosan.</content:encoded></item></channel></rss>
