<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>14 Emiten Siap Terbitkan Obligasi dan Sukuk</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkap ada 14 emiten dan 16 emisi yang masuk dalam pipeline penerbitan efek.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/24/278/2786795/14-emiten-siap-terbitkan-obligasi-dan-sukuk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/24/278/2786795/14-emiten-siap-terbitkan-obligasi-dan-sukuk"/><item><title>14 Emiten Siap Terbitkan Obligasi dan Sukuk</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/24/278/2786795/14-emiten-siap-terbitkan-obligasi-dan-sukuk</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/24/278/2786795/14-emiten-siap-terbitkan-obligasi-dan-sukuk</guid><pubDate>Jum'at 24 Maret 2023 16:55 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/24/278/2786795/14-emiten-siap-terbitkan-obligasi-dan-sukuk-ZUTiFKP6pz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BEI catat 14 emiten siap terbitkan obligasi dan sukuk (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/24/278/2786795/14-emiten-siap-terbitkan-obligasi-dan-sukuk-ZUTiFKP6pz.jpg</image><title>BEI catat 14 emiten siap terbitkan obligasi dan sukuk (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkap ada 14 emiten dan 16 emisi yang masuk dalam pipeline penerbitan efek bersifat utang dan/atau sukuk (EBUS).

BACA JUGA:
BEI: 20 Emiten Bakal Rights Issue, 53% dari Sektor Keuangan


Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan bahwa dari jumlah tersebut, mayoritas berasal dari sektor keuangan.
&quot;5 perusahaan dari sektor keuangan,&quot; kata Nyoman kepada wartawan, dikutip, Jumat (24/3/2023).

BACA JUGA:
BEI: 33 Perusahaan Masuk Pipeline IPO, Mayoritas Punya Aset hingga Rp250 Miliar


Lebih jauh, sebanyak 2 perusahaan penerbit surat utang masing-masing mewakili sektor industri, dan konsumer non-siklikal.
Sedangkan 1 perusahaan juga berasal dari sektor bahan baku, energi, infrastruktur, dan properti-real estate.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Berdasarkan data terbaru per 17 Maret 2023, dikutip Jumat (24/3), telah menerima penerbitan 19 emisi dari 18 emiten.
Adapun dana yang dihimpun dari EBUS per 17 Maret 2023 mencapai Rp22,5 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkap ada 14 emiten dan 16 emisi yang masuk dalam pipeline penerbitan efek bersifat utang dan/atau sukuk (EBUS).

BACA JUGA:
BEI: 20 Emiten Bakal Rights Issue, 53% dari Sektor Keuangan


Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan bahwa dari jumlah tersebut, mayoritas berasal dari sektor keuangan.
&quot;5 perusahaan dari sektor keuangan,&quot; kata Nyoman kepada wartawan, dikutip, Jumat (24/3/2023).

BACA JUGA:
BEI: 33 Perusahaan Masuk Pipeline IPO, Mayoritas Punya Aset hingga Rp250 Miliar


Lebih jauh, sebanyak 2 perusahaan penerbit surat utang masing-masing mewakili sektor industri, dan konsumer non-siklikal.
Sedangkan 1 perusahaan juga berasal dari sektor bahan baku, energi, infrastruktur, dan properti-real estate.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Berdasarkan data terbaru per 17 Maret 2023, dikutip Jumat (24/3), telah menerima penerbitan 19 emisi dari 18 emiten.
Adapun dana yang dihimpun dari EBUS per 17 Maret 2023 mencapai Rp22,5 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
