<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Suku Bunga The Fed Naik Lagi, Ini Dampaknya ke Ekonomi RI</title><description>Dampak kenaikan suku bunga The Fed terhadap ekonomi RI.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/24/320/2786663/suku-bunga-the-fed-naik-lagi-ini-dampaknya-ke-ekonomi-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/24/320/2786663/suku-bunga-the-fed-naik-lagi-ini-dampaknya-ke-ekonomi-ri"/><item><title>Suku Bunga The Fed Naik Lagi, Ini Dampaknya ke Ekonomi RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/24/320/2786663/suku-bunga-the-fed-naik-lagi-ini-dampaknya-ke-ekonomi-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/24/320/2786663/suku-bunga-the-fed-naik-lagi-ini-dampaknya-ke-ekonomi-ri</guid><pubDate>Jum'at 24 Maret 2023 14:33 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/24/320/2786663/suku-bunga-the-fed-naik-lagi-ini-dampaknya-ke-ekonomi-ri-Q8d6dTK7IH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dampak kenaikan suku bunga The Fed ke ekonomi RI (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/24/320/2786663/suku-bunga-the-fed-naik-lagi-ini-dampaknya-ke-ekonomi-ri-Q8d6dTK7IH.jpg</image><title>Dampak kenaikan suku bunga The Fed ke ekonomi RI (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Dampak kenaikan suku bunga The Fed terhadap ekonomi RI. Ekonom sekaligus Direktur CELIOS, Bhima Yudhistira menilai dampak naiknya suku bunga Fed cenderung negatif ke ekonomi terutama pergerakan rupiah dan tambahan beban biaya pinjaman korporasi dan pemerintah khususnya pinjaman valas.

BACA JUGA:
The Fed Naikkan Suku Bunga Acuan 25 Bps

&quot;Rupiah bisa melemah konsisten hingga level 15.500-15.600 dalam waktu dekat terlebih Bank Indonesia (BI) belum ikut naikkan suku bunga acuan,&quot; ujar Bhima kepada MNC Portal Indonesia di Jakarta, Jumat (24/3/2023).

BACA JUGA:
Wall Street Anjlok Usai Ketua The Fed Peringatkan Inflasi Berlanjut

Efek lainnya, bunga utang pemerintah makin mahal dan perusahaan yang sudah overleverage juga terkena imbas naiknya biaya pinjaman.
&quot;Perbankan di dalam negeri mungkin masih diuntungkan karena NIM cukup lebar. Laba bank tetap gemuk,&quot; ucap Bhima.


Tapi, ini berujung pada perusahaan banyak yang melakukan  restrukturisasi pinjaman karena utang makin mahal dan tentu mengganggu  langkah ekspansi.
&quot;Jika BI menahan suku bunga aset berbasis bunga seperti surat utang  denominasi rupiah menjadi kurang menarik. Ini akan picu pergeseran minat  investasi asing,&quot; ungkap Bhima.
Sementara dampak ke IHSG justru negatif dalam jangka panjang karena  risiko investasi di portofolio saham jadi meningkat kalau BI tidak  buru-buru menyamakan kenaikan suku bunga Fed.
&quot;IHSG naik temporer karena musim bagi-bagi dividen saja,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Dampak kenaikan suku bunga The Fed terhadap ekonomi RI. Ekonom sekaligus Direktur CELIOS, Bhima Yudhistira menilai dampak naiknya suku bunga Fed cenderung negatif ke ekonomi terutama pergerakan rupiah dan tambahan beban biaya pinjaman korporasi dan pemerintah khususnya pinjaman valas.

BACA JUGA:
The Fed Naikkan Suku Bunga Acuan 25 Bps

&quot;Rupiah bisa melemah konsisten hingga level 15.500-15.600 dalam waktu dekat terlebih Bank Indonesia (BI) belum ikut naikkan suku bunga acuan,&quot; ujar Bhima kepada MNC Portal Indonesia di Jakarta, Jumat (24/3/2023).

BACA JUGA:
Wall Street Anjlok Usai Ketua The Fed Peringatkan Inflasi Berlanjut

Efek lainnya, bunga utang pemerintah makin mahal dan perusahaan yang sudah overleverage juga terkena imbas naiknya biaya pinjaman.
&quot;Perbankan di dalam negeri mungkin masih diuntungkan karena NIM cukup lebar. Laba bank tetap gemuk,&quot; ucap Bhima.


Tapi, ini berujung pada perusahaan banyak yang melakukan  restrukturisasi pinjaman karena utang makin mahal dan tentu mengganggu  langkah ekspansi.
&quot;Jika BI menahan suku bunga aset berbasis bunga seperti surat utang  denominasi rupiah menjadi kurang menarik. Ini akan picu pergeseran minat  investasi asing,&quot; ungkap Bhima.
Sementara dampak ke IHSG justru negatif dalam jangka panjang karena  risiko investasi di portofolio saham jadi meningkat kalau BI tidak  buru-buru menyamakan kenaikan suku bunga Fed.
&quot;IHSG naik temporer karena musim bagi-bagi dividen saja,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
