<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Garuda Indonesia Tambah Frekuensi Layanan Penerbangan Internasional</title><description>Garuda Indonesia menambah frekuensi  layanan penerbangan internasional ke berbagai destinasi domestik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/24/320/2786862/garuda-indonesia-tambah-frekuensi-layanan-penerbangan-internasional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/24/320/2786862/garuda-indonesia-tambah-frekuensi-layanan-penerbangan-internasional"/><item><title>Garuda Indonesia Tambah Frekuensi Layanan Penerbangan Internasional</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/24/320/2786862/garuda-indonesia-tambah-frekuensi-layanan-penerbangan-internasional</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/24/320/2786862/garuda-indonesia-tambah-frekuensi-layanan-penerbangan-internasional</guid><pubDate>Jum'at 24 Maret 2023 18:35 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/24/320/2786862/garuda-indonesia-tambah-frekuensi-layanan-penerbangan-internasional-VGsrGwzFb2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pesawat Garuda Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/24/320/2786862/garuda-indonesia-tambah-frekuensi-layanan-penerbangan-internasional-VGsrGwzFb2.jpg</image><title>Pesawat Garuda Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Garuda Indonesia menambah frekuensi  layanan penerbangan internasional ke berbagai destinasi domestik. Hal ini sejalan dengan komitmen Garuda  Indonesia mengoptimalkan langkah akselerasi kinerja.
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan bahwa penambahan frekuensi penerbangan untuk sejumlah penerbangan internasional menuju destinasi domestik  ini merupakan wujud  upaya Garuda Indonesia sebagai national flag carrier untuk mendukung pertumbuhan  wisatawan mancanegara, selaras dengan momentum pemulihan pariwisata nasional yang terus dioptimalkan oleh Pemerintah dan berbagai pihak.

BACA JUGA:
Garuda Indonesia Buka Rute Narita-Manado, Terbang Mulai 2 Maret 2023


&quot;Jakarta dan Denpasar sebagai hub penerbangan terpadat di Indonesia nantinya dapat menghubungkan wisatawan mancanegara ke berbagai rute penerbangan domestik yang berada di kawasan destinasi wisata unggulan nasional yang turut dilayani Garuda Indonesia&quot;, jelas Irfan, Jumat (24/3/2023).
Penambahan frekuensi tersebut dilaksanakan secara bertahap mulai Maret hingga April 2023 mendatang di sejumlah sektor penerbangan yang dilayani dengan tujuan destinasi Jakarta dan Denpasar dan turut mempertimbangkan outlook performa rute penerbangan serta pertumbuhan demand penumpang.

BACA JUGA:
Belajar dari Kasus Garuda Indonesia, DPR Pantau Ketat IPO PGE


&amp;ldquo;Meningkatnya frekuensi penerbangan ini juga turut menjadi proyeksi optimisme kami terhadap outlook kinerja positif yang ke depannya akan terus ditingkatkan, khususnya melalui penyelarasan basis kapasitas alat produksi dengan demand pasar yang pertumbuhannya semakin konsisten di tengah momentum dibukanya kembali akses ke berbagai negara di dunia,&amp;rdquo; imbuhnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yOC80LzE1OTY1Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Melalui  penambahan frekuensi tersebut, Garuda Indonesia merencanakan  akan menambah kapasitas layanan penerbangan pada sejumlah rute  penerbangan internasional seperti  Sydney - Jakarta pp yang akan  dioperasikan 3 kali dalam seminggu, Singapura - Denpasar  pp yang akan  dioperasikan 5 kali dalam seminggu, Hongkong - Jakarta pp yang akan  dioperasikan 5 kali dalam seminggu, Haneda-Jakarta pp yang akan  dioperasikan 3 kali dalam seminggu, Guangzhou - Jakarta pp yang akan  dioperasikan 2 kali dalam seminggu, Sydney - Denpasar pp yang akan  dioperasikan 3 kali dalam seminggu, Melbourne - Jakarta pp yang akan  dioperasikan 3 kali dalam seminggu, Melbourne - Denpasar pp yang akan  dioperasikan 2 kali dalam seminggu,  Amsterdam -  Jakarta pp yang akan  dioperasikan 2 kali setiap minggunya serta Singapura - Jakarta yang akan  dioperasikan 34 kali setiap minggunya. Selain itu Garuda Indonesia juga  akan mengoperasikan rute baru yaitu Surabaya-Singapura  pp sebanyak 5  kali seminggu.
Dengan penambahan frekuensi tersebut, jumlah penerbangan yang akan  dioperasikan Garuda Indonesia pada April 2023 mendatang  diproyeksikan  akan tumbuh sedikitnya 40% dibandingkan dengan periode akhir tahun 2022  lalu.
&amp;ldquo;Selain memaksimalkan peluang pasar penumpang antarnegara, penambahan  frekuensi ini juga diharapkan akan dapat menjembatani kebutuhan  pengiriman kargo khususnya berbagai produk komoditas ekspor unggulan  nasional seperti produk kemaritiman serta produk UMKM yang kami harapkan  dapat tumbuh selaras dengan berbagai peningkatan proyeksi frekuensi  penerbangan utamanya dalam menunjang aktivitas direct call komoditas  ekspor Indonesia,&amp;rdquo; tutup Irfan.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Garuda Indonesia menambah frekuensi  layanan penerbangan internasional ke berbagai destinasi domestik. Hal ini sejalan dengan komitmen Garuda  Indonesia mengoptimalkan langkah akselerasi kinerja.
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan bahwa penambahan frekuensi penerbangan untuk sejumlah penerbangan internasional menuju destinasi domestik  ini merupakan wujud  upaya Garuda Indonesia sebagai national flag carrier untuk mendukung pertumbuhan  wisatawan mancanegara, selaras dengan momentum pemulihan pariwisata nasional yang terus dioptimalkan oleh Pemerintah dan berbagai pihak.

BACA JUGA:
Garuda Indonesia Buka Rute Narita-Manado, Terbang Mulai 2 Maret 2023


&quot;Jakarta dan Denpasar sebagai hub penerbangan terpadat di Indonesia nantinya dapat menghubungkan wisatawan mancanegara ke berbagai rute penerbangan domestik yang berada di kawasan destinasi wisata unggulan nasional yang turut dilayani Garuda Indonesia&quot;, jelas Irfan, Jumat (24/3/2023).
Penambahan frekuensi tersebut dilaksanakan secara bertahap mulai Maret hingga April 2023 mendatang di sejumlah sektor penerbangan yang dilayani dengan tujuan destinasi Jakarta dan Denpasar dan turut mempertimbangkan outlook performa rute penerbangan serta pertumbuhan demand penumpang.

BACA JUGA:
Belajar dari Kasus Garuda Indonesia, DPR Pantau Ketat IPO PGE


&amp;ldquo;Meningkatnya frekuensi penerbangan ini juga turut menjadi proyeksi optimisme kami terhadap outlook kinerja positif yang ke depannya akan terus ditingkatkan, khususnya melalui penyelarasan basis kapasitas alat produksi dengan demand pasar yang pertumbuhannya semakin konsisten di tengah momentum dibukanya kembali akses ke berbagai negara di dunia,&amp;rdquo; imbuhnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yOC80LzE1OTY1Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Melalui  penambahan frekuensi tersebut, Garuda Indonesia merencanakan  akan menambah kapasitas layanan penerbangan pada sejumlah rute  penerbangan internasional seperti  Sydney - Jakarta pp yang akan  dioperasikan 3 kali dalam seminggu, Singapura - Denpasar  pp yang akan  dioperasikan 5 kali dalam seminggu, Hongkong - Jakarta pp yang akan  dioperasikan 5 kali dalam seminggu, Haneda-Jakarta pp yang akan  dioperasikan 3 kali dalam seminggu, Guangzhou - Jakarta pp yang akan  dioperasikan 2 kali dalam seminggu, Sydney - Denpasar pp yang akan  dioperasikan 3 kali dalam seminggu, Melbourne - Jakarta pp yang akan  dioperasikan 3 kali dalam seminggu, Melbourne - Denpasar pp yang akan  dioperasikan 2 kali dalam seminggu,  Amsterdam -  Jakarta pp yang akan  dioperasikan 2 kali setiap minggunya serta Singapura - Jakarta yang akan  dioperasikan 34 kali setiap minggunya. Selain itu Garuda Indonesia juga  akan mengoperasikan rute baru yaitu Surabaya-Singapura  pp sebanyak 5  kali seminggu.
Dengan penambahan frekuensi tersebut, jumlah penerbangan yang akan  dioperasikan Garuda Indonesia pada April 2023 mendatang  diproyeksikan  akan tumbuh sedikitnya 40% dibandingkan dengan periode akhir tahun 2022  lalu.
&amp;ldquo;Selain memaksimalkan peluang pasar penumpang antarnegara, penambahan  frekuensi ini juga diharapkan akan dapat menjembatani kebutuhan  pengiriman kargo khususnya berbagai produk komoditas ekspor unggulan  nasional seperti produk kemaritiman serta produk UMKM yang kami harapkan  dapat tumbuh selaras dengan berbagai peningkatan proyeksi frekuensi  penerbangan utamanya dalam menunjang aktivitas direct call komoditas  ekspor Indonesia,&amp;rdquo; tutup Irfan.</content:encoded></item></channel></rss>
