<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Garuda Indonesia Pastikan Harga Tiket Pesawat Tak Naik pada Mudik Lebaran 2023</title><description>Garuda Indonesia memastikan harga tiket pesawat penerbangan domestik tidak naik pada mudik Lebaran 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/25/320/2787323/garuda-indonesia-pastikan-harga-tiket-pesawat-tak-naik-pada-mudik-lebaran-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/25/320/2787323/garuda-indonesia-pastikan-harga-tiket-pesawat-tak-naik-pada-mudik-lebaran-2023"/><item><title>Garuda Indonesia Pastikan Harga Tiket Pesawat Tak Naik pada Mudik Lebaran 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/25/320/2787323/garuda-indonesia-pastikan-harga-tiket-pesawat-tak-naik-pada-mudik-lebaran-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/25/320/2787323/garuda-indonesia-pastikan-harga-tiket-pesawat-tak-naik-pada-mudik-lebaran-2023</guid><pubDate>Sabtu 25 Maret 2023 19:26 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/25/320/2787323/garuda-indonesia-pastikan-harga-tiket-pesawat-tak-naik-pada-mudik-lebaran-2023-KqfLxhDUzC.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Garuda Indonesia pastikan harga tiket pesawat tidak naik (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/25/320/2787323/garuda-indonesia-pastikan-harga-tiket-pesawat-tak-naik-pada-mudik-lebaran-2023-KqfLxhDUzC.JPG</image><title>Garuda Indonesia pastikan harga tiket pesawat tidak naik (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Garuda Indonesia memastikan harga tiket pesawat penerbangan domestik tidak naik pada mudik Lebaran 2023. Saat ini harga tiket cukup variatif tergantung tujuan atau rute penerbangan.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, pemerintah tidak memperbolehkan maskapai penerbangan menaikkan harga tiket saat mudik Lebaran.

BACA JUGA:
Garuda Indonesia Tambah Frekuensi Layanan Penerbangan Internasional

&quot;Emang gak boleh (menaikan harga tiket pesawat), belum ada aturan, kita selalu tertib ikut aturan pemerintah,&quot; ungkap Irfan saat dihubungi MNC Portal, Sabtu (25/3/2023).
Dia memastikan, penentuan harga tiket pesawat Garuda Indonesia mengacu pada aturan pemerintah, khususnya terkait kebijakan tarif batas atas (TBA) dan tarif batas bawah (TBB).

BACA JUGA:
5 Fakta Bika Ambon Dilarang Masuk Pesawat, Begini Penjelasan Garuda Indonesia

Karena itu, bila kemungkinan terjadinya kenaikan tarif tiket pesawat, emiten dengan kode saham GIAA itu tidak mematok lebih dari tarif batas atas.
&quot;Iya sesuai masing-masing rute (harga tiket) dan di sistemnya, yang pastinya kita tidak menaikan harga tiket di atas pagu yang ditetapkan pemerintah,&quot; tutur dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yMy8xLzE2NDU1Ny81L3g4amRjdWY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, lanjut Irfan, pihaknya juga menambah jumlah operasional armada pesawat. Meski demikian, dia enggan menyebut nominal armada yang ditambahkan saat mudik tahun ini.
Saat ini maskapai penerbangan pelat merah itu mengoperasikan lebih dari 50 pesawat untuk penerbangan rute domestik dan internasional. Jumlah ini lebih sedikit dari yang ditargetkan pemerintah yakni 120 pesawat.
&quot;Iya, pokoknya kita maksimalkan sesuai kebutuhan dah, kita cocokin juga dengan permintaan juga ya, kita ada 50 lebih pesawat yang beroperasi sekarang ya,&quot; kata Irfan.
Frekuensi layanan penerbangan internasional ke berbagai destinasi domestik juga ditambahkan. Irfan mengatakan upaya ini menjadi wujud Garuda Indonesia sebagai national flag carrier yang mendukung pertumbuhan wisatawan mancanegara, selaras dengan momentum pemulihan pariwisata nasional yang terus dioptimalkan oleh pemerintah.</description><content:encoded>JAKARTA - Garuda Indonesia memastikan harga tiket pesawat penerbangan domestik tidak naik pada mudik Lebaran 2023. Saat ini harga tiket cukup variatif tergantung tujuan atau rute penerbangan.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, pemerintah tidak memperbolehkan maskapai penerbangan menaikkan harga tiket saat mudik Lebaran.

BACA JUGA:
Garuda Indonesia Tambah Frekuensi Layanan Penerbangan Internasional

&quot;Emang gak boleh (menaikan harga tiket pesawat), belum ada aturan, kita selalu tertib ikut aturan pemerintah,&quot; ungkap Irfan saat dihubungi MNC Portal, Sabtu (25/3/2023).
Dia memastikan, penentuan harga tiket pesawat Garuda Indonesia mengacu pada aturan pemerintah, khususnya terkait kebijakan tarif batas atas (TBA) dan tarif batas bawah (TBB).

BACA JUGA:
5 Fakta Bika Ambon Dilarang Masuk Pesawat, Begini Penjelasan Garuda Indonesia

Karena itu, bila kemungkinan terjadinya kenaikan tarif tiket pesawat, emiten dengan kode saham GIAA itu tidak mematok lebih dari tarif batas atas.
&quot;Iya sesuai masing-masing rute (harga tiket) dan di sistemnya, yang pastinya kita tidak menaikan harga tiket di atas pagu yang ditetapkan pemerintah,&quot; tutur dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yMy8xLzE2NDU1Ny81L3g4amRjdWY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, lanjut Irfan, pihaknya juga menambah jumlah operasional armada pesawat. Meski demikian, dia enggan menyebut nominal armada yang ditambahkan saat mudik tahun ini.
Saat ini maskapai penerbangan pelat merah itu mengoperasikan lebih dari 50 pesawat untuk penerbangan rute domestik dan internasional. Jumlah ini lebih sedikit dari yang ditargetkan pemerintah yakni 120 pesawat.
&quot;Iya, pokoknya kita maksimalkan sesuai kebutuhan dah, kita cocokin juga dengan permintaan juga ya, kita ada 50 lebih pesawat yang beroperasi sekarang ya,&quot; kata Irfan.
Frekuensi layanan penerbangan internasional ke berbagai destinasi domestik juga ditambahkan. Irfan mengatakan upaya ini menjadi wujud Garuda Indonesia sebagai national flag carrier yang mendukung pertumbuhan wisatawan mancanegara, selaras dengan momentum pemulihan pariwisata nasional yang terus dioptimalkan oleh pemerintah.</content:encoded></item></channel></rss>
