<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jadi Kota Kelas Dunia, Ini 3 Target IKN Nusantara</title><description>Pembangunan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur terus dikebut</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/26/470/2786613/jadi-kota-kelas-dunia-ini-3-target-ikn-nusantara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/26/470/2786613/jadi-kota-kelas-dunia-ini-3-target-ikn-nusantara"/><item><title>Jadi Kota Kelas Dunia, Ini 3 Target IKN Nusantara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/26/470/2786613/jadi-kota-kelas-dunia-ini-3-target-ikn-nusantara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/26/470/2786613/jadi-kota-kelas-dunia-ini-3-target-ikn-nusantara</guid><pubDate>Minggu 26 Maret 2023 21:05 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/24/470/2786613/jadi-kota-kelas-dunia-ini-3-target-ikn-nusantara-yueqwAOKcB.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Target Ibu Kota Negara Nusantara. (Foto: Okezone.com/PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/24/470/2786613/jadi-kota-kelas-dunia-ini-3-target-ikn-nusantara-yueqwAOKcB.jfif</image><title>Target Ibu Kota Negara Nusantara. (Foto: Okezone.com/PUPR)</title></images><description>JAKARTA - Pembangunan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur terus dikebut. Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) membawa banyak teknologi dan akan menjadi Kota Berkelas Dunia.
Dalam proses pembangunannya, ditentukan tigas target capaian IKN sebagai kota kelas dunia di masa depan. Pertama, IKN akan menjadi kota 10 menit yang dirancang untuk pejalan kaki.
Kedua, 75% area IKN merupakan ruang hijau. Ketiga, IKN masuk 10 kota layak huni terbaik, cerdas dan aktif di dunia.

BACA JUGA:
Otorita Gandeng Organisasi Pembangunan PBB Jadikan IKN Nusantara Kota Berkelanjutan

&quot;Harapannya, IKN dapat menjadi pusat pertumbuhan baru yang dapat mendorong ekonomi di wilayah tengah dan timur Indonesia,&quot; tulis Kementerian PUPR di Instagramnya.
Sementara itu, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mempersiapkan infrastruktur mitigasi banjir di kawasan sekitar Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

BACA JUGA:
PUPR Ajukan Tambahan Anggaran Bangun IKN Rp8 Triliun, Ini Alasannya

&quot;OIKN telah melakukan berbagai upaya untuk memitigasi banjir, di antaranya dengan membangun bendung, embung, dan retensi kolam-kolam yang dilakukan oleh Kementerian PUPR yang saat ini masih berjalan. Selain itu, juga dilakukan pembangunan infrastruktur pengendali banjir di Daerah Aliran Sungai (DAS) dan penyusunan Rencana Pengelolaan DAS terpadu di IKN dan rehabilitasi hutan dan lahan oleh BPDAS Mahakam Berau,&amp;rdquo; kata Sekretaris OIKN Achmad Jaka Santos Adiwijaya.
Jaka mengatakan, sebelumnya Otorita IKN juga telah mengidentifikasi adanya potensi banjir di beberapa area di Kelurahan Sepaku, karena lokasi banjir di wilayah tersebut adalah daerah dataran rendah yang sudah sering terjadi banjir sebelumnyaOleh karenanya, OIKN bersama dengan pemangku kepentingan lainnya sedang membangun infrastruktur untuk mengatasi banjir di kawasan sekitar IKN, khususnya Kelurahan Sepaku.
OIKN telah mengidentifikasi penyebab banjir di Kelurahan Sepaku, di wilayah Nusantara, Kalimantan Timur pada 17 Maret lalu.
Di mana penyebabnya adalah hujan yang terjadi di bagian hulu dan adanya gorong-gorong yang tidak optimal, sehingga meningkatnya aliran permukaan, lalu ada faktor erosi, kemudian sedimentasi dan pendangkalan sungai.</description><content:encoded>JAKARTA - Pembangunan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur terus dikebut. Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) membawa banyak teknologi dan akan menjadi Kota Berkelas Dunia.
Dalam proses pembangunannya, ditentukan tigas target capaian IKN sebagai kota kelas dunia di masa depan. Pertama, IKN akan menjadi kota 10 menit yang dirancang untuk pejalan kaki.
Kedua, 75% area IKN merupakan ruang hijau. Ketiga, IKN masuk 10 kota layak huni terbaik, cerdas dan aktif di dunia.

BACA JUGA:
Otorita Gandeng Organisasi Pembangunan PBB Jadikan IKN Nusantara Kota Berkelanjutan

&quot;Harapannya, IKN dapat menjadi pusat pertumbuhan baru yang dapat mendorong ekonomi di wilayah tengah dan timur Indonesia,&quot; tulis Kementerian PUPR di Instagramnya.
Sementara itu, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mempersiapkan infrastruktur mitigasi banjir di kawasan sekitar Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

BACA JUGA:
PUPR Ajukan Tambahan Anggaran Bangun IKN Rp8 Triliun, Ini Alasannya

&quot;OIKN telah melakukan berbagai upaya untuk memitigasi banjir, di antaranya dengan membangun bendung, embung, dan retensi kolam-kolam yang dilakukan oleh Kementerian PUPR yang saat ini masih berjalan. Selain itu, juga dilakukan pembangunan infrastruktur pengendali banjir di Daerah Aliran Sungai (DAS) dan penyusunan Rencana Pengelolaan DAS terpadu di IKN dan rehabilitasi hutan dan lahan oleh BPDAS Mahakam Berau,&amp;rdquo; kata Sekretaris OIKN Achmad Jaka Santos Adiwijaya.
Jaka mengatakan, sebelumnya Otorita IKN juga telah mengidentifikasi adanya potensi banjir di beberapa area di Kelurahan Sepaku, karena lokasi banjir di wilayah tersebut adalah daerah dataran rendah yang sudah sering terjadi banjir sebelumnyaOleh karenanya, OIKN bersama dengan pemangku kepentingan lainnya sedang membangun infrastruktur untuk mengatasi banjir di kawasan sekitar IKN, khususnya Kelurahan Sepaku.
OIKN telah mengidentifikasi penyebab banjir di Kelurahan Sepaku, di wilayah Nusantara, Kalimantan Timur pada 17 Maret lalu.
Di mana penyebabnya adalah hujan yang terjadi di bagian hulu dan adanya gorong-gorong yang tidak optimal, sehingga meningkatnya aliran permukaan, lalu ada faktor erosi, kemudian sedimentasi dan pendangkalan sungai.</content:encoded></item></channel></rss>
