<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba Metrodata (MTDL) Naik 14,1% Jadi Rp580,5 Miliar</title><description>Laba PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) mengalami kenaikan 14,1% menjadi Rp580,5 miliar di sepanjang 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/27/278/2787972/laba-metrodata-mtdl-naik-14-1-jadi-rp580-5-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/27/278/2787972/laba-metrodata-mtdl-naik-14-1-jadi-rp580-5-miliar"/><item><title>Laba Metrodata (MTDL) Naik 14,1% Jadi Rp580,5 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/27/278/2787972/laba-metrodata-mtdl-naik-14-1-jadi-rp580-5-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/27/278/2787972/laba-metrodata-mtdl-naik-14-1-jadi-rp580-5-miliar</guid><pubDate>Senin 27 Maret 2023 12:39 WIB</pubDate><dc:creator>Safina Asha Jamna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/27/278/2787972/laba-metrodata-mtdl-naik-14-1-jadi-rp580-5-miliar-DMooM2faK7.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Laba MTDL meningkat (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/27/278/2787972/laba-metrodata-mtdl-naik-14-1-jadi-rp580-5-miliar-DMooM2faK7.jpeg</image><title>Laba MTDL meningkat (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Laba PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) mengalami kenaikan 14,1% menjadi Rp580,5 miliar di sepanjang 2022. Emiten teknologi informasi dan komunikasi (TIK) ini membukukan pendapatan sebesar Rp20,9 triliun atau meningkat 13,4% dari tahun sebelumnya.

BACA JUGA:
Metrodata Electronics (MTDL) Targetkan Raup Rp1 Triliun di 2023


Presiden Direktur MTDL Susanto Djaja mengatakan, kinerja tahun 2022 ini merupakan capaian penting dalam sejarah perseroan yang sudah sepatutnya disyukuri, di mana belanja TIK untuk korporasi masih terus meningkat seiring meredanya pandemi.

BACA JUGA:
Metrodata Electronics (MTDL) Kantongi Laba Rp371,4 Miliar, Naik 5,7% di Kuartal III-2022


&amp;ldquo;Harapan kami, tahun 2022 ini akan bisa menjadi tahapan baru bagi perseroan, di mana kami telah naik tingkat ke level yang lebih tinggi,&amp;rdquo;ujarnya dilansir dari Harian Neraca, Senin (27/3/2023).
Dari seluruh pendapatan perseroan, bisnis distribusi digital memberi kontribusi sebesar Rp16,4 triliun, atau naik 12,4% YoY. Sementara bisnis solusi dan konsultasi mencatatkan pendapatan sebesar Rp5,0 triliun, meningkat 18,5%YoY.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Peningkatan pendapatan pada unit Bisnis Distribusi Digital  dikontribusikan terutama oleh penjualan Notebook dan PC yang bertumbuh  7%, serta penjualan produk smartphone yang bertumbuh 21%.
Adapun peningkatan pendapatan dari unit Bisnis Solusi dan Konsultasi  Digital terutama didukung oleh penjualan kepada sektor financial  services yang bertumbuh 44%. Selain itu, peningkatan pendapatan juga  diperoleh berkat inisiatif perseroan untuk menyediakan solusi TIK yang  inovatif dan relevan dengan perkembangan transformasi teknologi saat  ini, antara lain seperti; IT Security di tengah serangan cyber yang  mendunia, Cloud Hyperscaler, di mana Perseroan bermitra dengan  world-class provider seperti Azure, AWS, Google Cloud dan permintaan  akan terus bertumbuh seiring dengan pembangunan data center di  Indonesia, serta tren subscription-based ke depannya yang akan  meningkatkan permintaan ke software subscription atau SaaS (Software as a  Service).</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Laba PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) mengalami kenaikan 14,1% menjadi Rp580,5 miliar di sepanjang 2022. Emiten teknologi informasi dan komunikasi (TIK) ini membukukan pendapatan sebesar Rp20,9 triliun atau meningkat 13,4% dari tahun sebelumnya.

BACA JUGA:
Metrodata Electronics (MTDL) Targetkan Raup Rp1 Triliun di 2023


Presiden Direktur MTDL Susanto Djaja mengatakan, kinerja tahun 2022 ini merupakan capaian penting dalam sejarah perseroan yang sudah sepatutnya disyukuri, di mana belanja TIK untuk korporasi masih terus meningkat seiring meredanya pandemi.

BACA JUGA:
Metrodata Electronics (MTDL) Kantongi Laba Rp371,4 Miliar, Naik 5,7% di Kuartal III-2022


&amp;ldquo;Harapan kami, tahun 2022 ini akan bisa menjadi tahapan baru bagi perseroan, di mana kami telah naik tingkat ke level yang lebih tinggi,&amp;rdquo;ujarnya dilansir dari Harian Neraca, Senin (27/3/2023).
Dari seluruh pendapatan perseroan, bisnis distribusi digital memberi kontribusi sebesar Rp16,4 triliun, atau naik 12,4% YoY. Sementara bisnis solusi dan konsultasi mencatatkan pendapatan sebesar Rp5,0 triliun, meningkat 18,5%YoY.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Peningkatan pendapatan pada unit Bisnis Distribusi Digital  dikontribusikan terutama oleh penjualan Notebook dan PC yang bertumbuh  7%, serta penjualan produk smartphone yang bertumbuh 21%.
Adapun peningkatan pendapatan dari unit Bisnis Solusi dan Konsultasi  Digital terutama didukung oleh penjualan kepada sektor financial  services yang bertumbuh 44%. Selain itu, peningkatan pendapatan juga  diperoleh berkat inisiatif perseroan untuk menyediakan solusi TIK yang  inovatif dan relevan dengan perkembangan transformasi teknologi saat  ini, antara lain seperti; IT Security di tengah serangan cyber yang  mendunia, Cloud Hyperscaler, di mana Perseroan bermitra dengan  world-class provider seperti Azure, AWS, Google Cloud dan permintaan  akan terus bertumbuh seiring dengan pembangunan data center di  Indonesia, serta tren subscription-based ke depannya yang akan  meningkatkan permintaan ke software subscription atau SaaS (Software as a  Service).</content:encoded></item></channel></rss>
