<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jungleland (JGLE) Rugi Rp758,19 Miliar, Bengkak 662%</title><description>PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) mencatat rugi bersih Rp758,19 miliar pada tahun 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/27/278/2788115/jungleland-jgle-rugi-rp758-19-miliar-bengkak-662</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/27/278/2788115/jungleland-jgle-rugi-rp758-19-miliar-bengkak-662"/><item><title>Jungleland (JGLE) Rugi Rp758,19 Miliar, Bengkak 662%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/27/278/2788115/jungleland-jgle-rugi-rp758-19-miliar-bengkak-662</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/27/278/2788115/jungleland-jgle-rugi-rp758-19-miliar-bengkak-662</guid><pubDate>Senin 27 Maret 2023 15:10 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/27/278/2788115/jungleland-jgle-rugi-rp758-19-miliar-bengkak-662-DZm1gXpmko.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Rugi Jugleland membengkak (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/27/278/2788115/jungleland-jgle-rugi-rp758-19-miliar-bengkak-662-DZm1gXpmko.jpeg</image><title>Rugi Jugleland membengkak (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) mencatat rugi bersih Rp758,19 miliar pada tahun 2022. Rugi emiten pemilik taman wisata Jungleland itu membengkak 662% yoy dibandingkan tahun 2021 yang mencetak rugi Rp99,28 miliar.
Kondisi ini terjadi di tengah peningkatan pendapatan JGLE sebesar 121,24% yoy mencapai Rp191,99 miliar, dari tahun 2021 sebesar Rp86,78 miliar.

BACA JUGA:
Sederet Aksi Emiten Minggu Ini, dari Borong Saham hingga Obligasi 


Penyebabnya adalah karena perseroan harus menanggung kerugian terhadap hilangnya pengendalian atas entitas anak, PT Jungleland Asia (JLA) sebesar Rp641,66 miliar. Adapun JLA kini dikendalikan oleh PT Adiprotek Envirodunia (AE).
JGLE juga harus menanggung kerugian atas pembongkaran bangunan senilai Rp35,88 miliar, disusul kenaikan rugi atas pembatalan penjualan sebesar Rp25,56 miliar.

BACA JUGA:
Emiten Wulan Guritno (LUCY) Segera Rights Issue 584 Juta Saham 


Pemasukan hotel dan kondotel, terutama Aston Bogor Hotel and Resort masih menjadi tulang punggung JGLE senilai total Rp95,42 miliar. Sedangkan pengelolaan taman rekreasi The Jungle (The Jungle Waterpark, hingga Jungleland Adventure Theme Park) berkontribusi sebesar Rp58,47 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Adapun JGLE juga mencetak kenaikan penjualan kavling tanah total  mencapai Rp36,92 miliar, sebagaimana tersaji di laporan keuangan JGLE,  dikutip Senin (27/3/2023).
Dari sisi neraca, jumlah aset JGLE turun 43,92% yoy menjadi Rp1,71  triliun, akibat berkurangnya nilai aset tetap perusahaan. Jumlah utang  (liabilitas) berkurang 52,70% menjadi Rp521,34 miliar.
Modal (ekuitas) JGLE melandai 38,95% yoy menjadi Rp1,18 triliun,  dengan akumulasi defisit laba senilai Rp700,59 miliar. Jumlah kas dan  setara kas yang dipegang di akhir tahun 2022 sebesar Rp85,44 miliar,  lebih tinggi dari posisi 2021 karena peningkatan aktivitas operasional.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) mencatat rugi bersih Rp758,19 miliar pada tahun 2022. Rugi emiten pemilik taman wisata Jungleland itu membengkak 662% yoy dibandingkan tahun 2021 yang mencetak rugi Rp99,28 miliar.
Kondisi ini terjadi di tengah peningkatan pendapatan JGLE sebesar 121,24% yoy mencapai Rp191,99 miliar, dari tahun 2021 sebesar Rp86,78 miliar.

BACA JUGA:
Sederet Aksi Emiten Minggu Ini, dari Borong Saham hingga Obligasi 


Penyebabnya adalah karena perseroan harus menanggung kerugian terhadap hilangnya pengendalian atas entitas anak, PT Jungleland Asia (JLA) sebesar Rp641,66 miliar. Adapun JLA kini dikendalikan oleh PT Adiprotek Envirodunia (AE).
JGLE juga harus menanggung kerugian atas pembongkaran bangunan senilai Rp35,88 miliar, disusul kenaikan rugi atas pembatalan penjualan sebesar Rp25,56 miliar.

BACA JUGA:
Emiten Wulan Guritno (LUCY) Segera Rights Issue 584 Juta Saham 


Pemasukan hotel dan kondotel, terutama Aston Bogor Hotel and Resort masih menjadi tulang punggung JGLE senilai total Rp95,42 miliar. Sedangkan pengelolaan taman rekreasi The Jungle (The Jungle Waterpark, hingga Jungleland Adventure Theme Park) berkontribusi sebesar Rp58,47 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Adapun JGLE juga mencetak kenaikan penjualan kavling tanah total  mencapai Rp36,92 miliar, sebagaimana tersaji di laporan keuangan JGLE,  dikutip Senin (27/3/2023).
Dari sisi neraca, jumlah aset JGLE turun 43,92% yoy menjadi Rp1,71  triliun, akibat berkurangnya nilai aset tetap perusahaan. Jumlah utang  (liabilitas) berkurang 52,70% menjadi Rp521,34 miliar.
Modal (ekuitas) JGLE melandai 38,95% yoy menjadi Rp1,18 triliun,  dengan akumulasi defisit laba senilai Rp700,59 miliar. Jumlah kas dan  setara kas yang dipegang di akhir tahun 2022 sebesar Rp85,44 miliar,  lebih tinggi dari posisi 2021 karena peningkatan aktivitas operasional.</content:encoded></item></channel></rss>
