<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gudang Garam (GGRM) Tambah Modal Operator Bandara Kediri Rp3 Triliun</title><description>PT Gudang Gram Tbk (GGRM) menambah modal operator pembangunan Bandara Kediri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/27/278/2788119/gudang-garam-ggrm-tambah-modal-operator-bandara-kediri-rp3-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/27/278/2788119/gudang-garam-ggrm-tambah-modal-operator-bandara-kediri-rp3-triliun"/><item><title>Gudang Garam (GGRM) Tambah Modal Operator Bandara Kediri Rp3 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/27/278/2788119/gudang-garam-ggrm-tambah-modal-operator-bandara-kediri-rp3-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/27/278/2788119/gudang-garam-ggrm-tambah-modal-operator-bandara-kediri-rp3-triliun</guid><pubDate>Senin 27 Maret 2023 15:16 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/27/278/2788119/gudang-garam-ggrm-tambah-modal-operator-bandara-kediri-rp3-triliun-7k0Cpi63YM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">GGRM tambah modal untuk bandara kediri (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/27/278/2788119/gudang-garam-ggrm-tambah-modal-operator-bandara-kediri-rp3-triliun-7k0Cpi63YM.jpg</image><title>GGRM tambah modal untuk bandara kediri (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Gudang Gram Tbk (GGRM) menambah modal operator pembangunan Bandara Kediri, PT Surya Dhoho Investama (SDHI) senilai Rp3 triliun. SDI merupakan entitas terkendali dan afiliasi GGRM, yang sahamnya dimiliki secara langsung oleh perseroan sebesar 99,99%.
Corporate Secretary GGRM Heru Budiman mengatakan skema transaksi ini disalurkan melalui pengambilan saham-saham baru yang dikeluarkan SDHI berjumlah 3 juta saham.

BACA JUGA:
Bandara Kediri Diproyeksi Jadi Mesin Uang Baru Gudang Garam Selain Rokok


&quot;Sehingga modal ditempatkan dan modal disetor SDHI yang semula Rp10 triliun, bertambah menjadi Rp13 triliun,&quot; kata Heru di keterbukaan informasi, Senin (27/3/2023).
Adapun transaksi afiliasi ini akan dilakukan secara bertahap. Heru menerangkan peningkatan modal ini bertujuan untuk mendukung kelanjutan proses pembangunan Bandar Udara Terpadu di Kediri, Jawa Timur.

BACA JUGA:
Proyek Bandara Kediri, Gudang Garam (GGRM) Suntik Modal Anak Usaha Rp2 Triliun


Sebagaimana dikutip dari Kementerian Perhubungan, Bandara Internasional Kediri nantinya akan memiliki panjang runway atau landas pacu berukuran 3.300 x 60 meter.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Di dalamnya bakal tersedia apron commercial berukuran 548 x 141  meter, apron VIP berukuran 221 x 97 meter, 4 taxiway, dan lahan parkir  seluas 37.108 meter persegi.
Pada sisi darat, bandara ini akan memiliki terminal penumpang seluas  18.000 meter persegi berkapasitas 1,5 juta penumpang per tahun.
Hingga Juni 2022, progres pembangunan Bandara secara keseluruhan  telah mencapai 50%. Untuk pekerjaan tanah progresnya sudah sebesar  83,16%, pada sisi udara atau airside 15,35%, dan pada sisi darat atau  landside 3,06%.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Gudang Gram Tbk (GGRM) menambah modal operator pembangunan Bandara Kediri, PT Surya Dhoho Investama (SDHI) senilai Rp3 triliun. SDI merupakan entitas terkendali dan afiliasi GGRM, yang sahamnya dimiliki secara langsung oleh perseroan sebesar 99,99%.
Corporate Secretary GGRM Heru Budiman mengatakan skema transaksi ini disalurkan melalui pengambilan saham-saham baru yang dikeluarkan SDHI berjumlah 3 juta saham.

BACA JUGA:
Bandara Kediri Diproyeksi Jadi Mesin Uang Baru Gudang Garam Selain Rokok


&quot;Sehingga modal ditempatkan dan modal disetor SDHI yang semula Rp10 triliun, bertambah menjadi Rp13 triliun,&quot; kata Heru di keterbukaan informasi, Senin (27/3/2023).
Adapun transaksi afiliasi ini akan dilakukan secara bertahap. Heru menerangkan peningkatan modal ini bertujuan untuk mendukung kelanjutan proses pembangunan Bandar Udara Terpadu di Kediri, Jawa Timur.

BACA JUGA:
Proyek Bandara Kediri, Gudang Garam (GGRM) Suntik Modal Anak Usaha Rp2 Triliun


Sebagaimana dikutip dari Kementerian Perhubungan, Bandara Internasional Kediri nantinya akan memiliki panjang runway atau landas pacu berukuran 3.300 x 60 meter.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Di dalamnya bakal tersedia apron commercial berukuran 548 x 141  meter, apron VIP berukuran 221 x 97 meter, 4 taxiway, dan lahan parkir  seluas 37.108 meter persegi.
Pada sisi darat, bandara ini akan memiliki terminal penumpang seluas  18.000 meter persegi berkapasitas 1,5 juta penumpang per tahun.
Hingga Juni 2022, progres pembangunan Bandara secara keseluruhan  telah mencapai 50%. Untuk pekerjaan tanah progresnya sudah sebesar  83,16%, pada sisi udara atau airside 15,35%, dan pada sisi darat atau  landside 3,06%.</content:encoded></item></channel></rss>
