<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bansos Ramadhan Cair, Bantuan Telur dan Ayam untuk 1,46 Juta Masyarakat Risiko Stunting</title><description>Pemerintah segera menggelontorkan bantuan sosial (Bansos) berupa beras 10kg dan juga komoditas daging ayam dan telur.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/27/320/2787837/bansos-ramadhan-cair-bantuan-telur-dan-ayam-untuk-1-46-juta-masyarakat-risiko-stunting</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/27/320/2787837/bansos-ramadhan-cair-bantuan-telur-dan-ayam-untuk-1-46-juta-masyarakat-risiko-stunting"/><item><title>Bansos Ramadhan Cair, Bantuan Telur dan Ayam untuk 1,46 Juta Masyarakat Risiko Stunting</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/27/320/2787837/bansos-ramadhan-cair-bantuan-telur-dan-ayam-untuk-1-46-juta-masyarakat-risiko-stunting</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/27/320/2787837/bansos-ramadhan-cair-bantuan-telur-dan-ayam-untuk-1-46-juta-masyarakat-risiko-stunting</guid><pubDate>Senin 27 Maret 2023 08:26 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/27/320/2787837/bansos-ramadhan-cair-bantuan-telur-dan-ayam-untuk-1-46-juta-masyarakat-risiko-stunting-bRPRnIZRC1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bansos Ramadhan Cair (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/27/320/2787837/bansos-ramadhan-cair-bantuan-telur-dan-ayam-untuk-1-46-juta-masyarakat-risiko-stunting-bRPRnIZRC1.jpg</image><title>Bansos Ramadhan Cair (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah segera menggelontorkan bantuan sosial (Bansos) berupa beras 10kg dan juga komoditas daging ayam dan telur. Hanya saja, sasaran bansos dua komoditas ini lebih spesifik kepada kelompok masyarakat dengan risiko stunting.
&quot;Kelompok sasaran yang lebih spesifik yaitu 1,46 juta kelompok masyarakat dengan risiko stunting berdasarkan data dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Adapun pendistribusian bantuan pangan ini akan dikelola oleh BUMN Pangan ID FOOD,&quot; ujar Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi dalam keterangannya, Senin (27/03/2023).&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Anggaran Buka Puasa Bersama Dialihkan untuk Bansos

Dia menekankan, dalam pendistribusian bansos ayam dan telur ini akan diupayakan sebelum lebaran tiba. Adapun penyerapannya akan dioptimalkan dari para peternak lokal.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xMC85LzE2NDA5My81L3g4ajU3OWs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Sebelum lebaran kita upayakan dan siapkan bantuan yang sama untuk komoditas ayam dan telur. Hasil produksi peternak ayam boiler dan petelur kita bantu penyerapannya, dan kita berikan ke keluarga risiko stunting. Jadi di hulu kita serap, di hilir kita berikan ke masyarakat yang lebih detil lagi yaitu keluarga risiko stunting berdasarkan data dari BKKBN&quot; urai Arief.

BACA JUGA:
Buka Puasa Bersama Dilarang, Anggaran Dialihkan untuk Pencairan Bansos

Dengan ini, pihaknya optimis dapat terbangun ekosistem pangan yang terintegrasi di mana sinergi hulu-hilir dapat terjaga. Di sisi hulu hasil produksi petani peternak dan nelayan dapat terserap melalui peran BUMN Pangan sebagai offtaker.Sementara di hilirnya berbagai program pemerintah seperti pengentasan stunting dan pengentasan daerah rentan rawan pangan dapat tereksekusi dengan baik.
Arief juga menekankan pentingnya kerja sama antardaerah dalam membangun sinergi hulu hilir tersebut dalam menjaga stabilitas pangan dan mengendalikan inflasi.
&quot;Pemerintah daerah bertanggungjawab terhadap pangan di daerahnya, sehingga masyarakat dapat melihat ada peran dari Pemda masing-masing. Program-program pengentasan kemiskinan dan pengendalian inflasi yang dijalankan di daerah juga akan berdampak pada pergerakan ekonomi daerah dan nasional,&quot; pungkas Arief.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah segera menggelontorkan bantuan sosial (Bansos) berupa beras 10kg dan juga komoditas daging ayam dan telur. Hanya saja, sasaran bansos dua komoditas ini lebih spesifik kepada kelompok masyarakat dengan risiko stunting.
&quot;Kelompok sasaran yang lebih spesifik yaitu 1,46 juta kelompok masyarakat dengan risiko stunting berdasarkan data dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Adapun pendistribusian bantuan pangan ini akan dikelola oleh BUMN Pangan ID FOOD,&quot; ujar Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi dalam keterangannya, Senin (27/03/2023).&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Anggaran Buka Puasa Bersama Dialihkan untuk Bansos

Dia menekankan, dalam pendistribusian bansos ayam dan telur ini akan diupayakan sebelum lebaran tiba. Adapun penyerapannya akan dioptimalkan dari para peternak lokal.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xMC85LzE2NDA5My81L3g4ajU3OWs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Sebelum lebaran kita upayakan dan siapkan bantuan yang sama untuk komoditas ayam dan telur. Hasil produksi peternak ayam boiler dan petelur kita bantu penyerapannya, dan kita berikan ke keluarga risiko stunting. Jadi di hulu kita serap, di hilir kita berikan ke masyarakat yang lebih detil lagi yaitu keluarga risiko stunting berdasarkan data dari BKKBN&quot; urai Arief.

BACA JUGA:
Buka Puasa Bersama Dilarang, Anggaran Dialihkan untuk Pencairan Bansos

Dengan ini, pihaknya optimis dapat terbangun ekosistem pangan yang terintegrasi di mana sinergi hulu-hilir dapat terjaga. Di sisi hulu hasil produksi petani peternak dan nelayan dapat terserap melalui peran BUMN Pangan sebagai offtaker.Sementara di hilirnya berbagai program pemerintah seperti pengentasan stunting dan pengentasan daerah rentan rawan pangan dapat tereksekusi dengan baik.
Arief juga menekankan pentingnya kerja sama antardaerah dalam membangun sinergi hulu hilir tersebut dalam menjaga stabilitas pangan dan mengendalikan inflasi.
&quot;Pemerintah daerah bertanggungjawab terhadap pangan di daerahnya, sehingga masyarakat dapat melihat ada peran dari Pemda masing-masing. Program-program pengentasan kemiskinan dan pengendalian inflasi yang dijalankan di daerah juga akan berdampak pada pergerakan ekonomi daerah dan nasional,&quot; pungkas Arief.</content:encoded></item></channel></rss>
