<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengakuan Rafael Alun soal Hartanya yang Terus Naik, Ternyata Gegara Ini</title><description>Pengakuan Rafael Alun Trisambodo soal harta kekayaan yang terus naik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/27/320/2787963/pengakuan-rafael-alun-soal-hartanya-yang-terus-naik-ternyata-gegara-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/27/320/2787963/pengakuan-rafael-alun-soal-hartanya-yang-terus-naik-ternyata-gegara-ini"/><item><title>Pengakuan Rafael Alun soal Hartanya yang Terus Naik, Ternyata Gegara Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/27/320/2787963/pengakuan-rafael-alun-soal-hartanya-yang-terus-naik-ternyata-gegara-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/27/320/2787963/pengakuan-rafael-alun-soal-hartanya-yang-terus-naik-ternyata-gegara-ini</guid><pubDate>Senin 27 Maret 2023 12:24 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/27/320/2787963/pengakuan-rafael-alun-soal-hartanya-yang-terus-naik-ternyata-gegara-ini-RPNl0Kt5Kt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengakuan Rafael Alun Trisambodo soal harta kekayaannya (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/27/320/2787963/pengakuan-rafael-alun-soal-hartanya-yang-terus-naik-ternyata-gegara-ini-RPNl0Kt5Kt.jpg</image><title>Pengakuan Rafael Alun Trisambodo soal harta kekayaannya (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pengakuan Rafael Alun Trisambodo soal harta kekayaan yang terus naik. Mantan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan ini mengaku heran dengan penyelidikan terhadap harta kekayaannya, pasalnya dia mengaku selalu melaporkan harta kekayaannya sejak 2011 dan sudah beberapa kali diklarifikasi mengenai asal muasal hartanya baik oleh KPK pada 2016 dan 2021 serta Kejaksaan Agung pada 2012.
Dia juga mengatakan tidak ada penambahan kekayaan sejak 2011 dan penambahan nilai kekayaannya adalah karena peningkatan nilai jual objek pajak.

BACA JUGA:
5 Fakta Rafael Alun 2 Kali Diperiksa KPK, Mengaku Tidak Ada Niat Kabur ke Luar Negeri


&quot;Jadi kalau sekarang diramaikan dan dibilang tidak wajar hanya karena kasus yang dilakukan oleh anak saya, jadi janggal karena sudah sejak 2011 sudah dilaporkan,&quot; kata Rafael dilansir dari Antara, Senin (27/3/2023).
Dia juga mengatakan perolehan harta yang dia miliki sudah tercatat dalam surat pemberitahuan tahunan orang pribadi (SPT-OP) di Ditjen Pajak sejak tahun 2002.

BACA JUGA:
Rafael Alun Klaim Tak Akan Kabur ke Luar Negeri 


&quot;Seluruh aset tetap tersebut sudah diikutkan program Tax Amnesty tahun 2016 dan juga diikutkan Program Pengungkapan Sukarela (PPS) tahun 2022. Sehingga saat ini seharusnya sudah tidak menjadi masalah&quot; kata Rafael.
Atas dasar itu, dia merasa heran kenapa kepemilikan hartanya baru dipermasalahkan sekarang. Meski demikian, Rafael akan tetap kooperatif dalam proses hukum bersama KPK untuk membuktikan harta tersebut bukan berasal dari tindak pidana korupsi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yNS8xLzE2NDYxOC81L3g4amcwNHY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dirinya juga menegaskan tidak akan kabur ke luar negeri dan akan  kooperatif menjalani proses hukum oleh Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK).
&quot;Tidak benar kabar soal itu (kabur ke luar negeri). Saya selalu hadir  saat diminta keterangan oleh KPK dan Inspektorat Jendral Kementerian  Keuangan untuk mengklarifikasi harta saya,&quot; kata Rafael.
Rafael sebelumnya kembali diperiksa KPK pada Jumat (24/3) untuk memberikan klarifikasi soal harta kekayaannya.
Pemeriksaan tersebut adalah kedua kalinya Rafael dipanggil lembaga  antirasuah tersebut, sebelumnya dia telah diperiksa KPK pada Rabu (1/3)  terkait klarifikasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN)  miliknya.
Dalam keterangannya, Rafael juga menyatakan keberatan soal tudingan  tindak pidana pencucian uang (TPPU) terhadap dirinya, seraya menegaskan  dirinya selalu melaporkan kepemilikan harta dan sumber pendapatan serta  dapat menjelaskan asal usul perolehan harta tersebut.
Dia menyebut, keterangan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi  Keuangan (PPATK) terkait pemblokiran rekening konsultan pajak karena  diduga membantunya melakukan TPPU adalah tak berdasar.
&quot;Saya tidak pernah menggunakan jasa konsultan pajak. Jika memang  diduga ada bantuan dari konsultan pajak mohon dijelaskan bantuannya  seperti apa?&quot; kata Rafael.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pengakuan Rafael Alun Trisambodo soal harta kekayaan yang terus naik. Mantan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan ini mengaku heran dengan penyelidikan terhadap harta kekayaannya, pasalnya dia mengaku selalu melaporkan harta kekayaannya sejak 2011 dan sudah beberapa kali diklarifikasi mengenai asal muasal hartanya baik oleh KPK pada 2016 dan 2021 serta Kejaksaan Agung pada 2012.
Dia juga mengatakan tidak ada penambahan kekayaan sejak 2011 dan penambahan nilai kekayaannya adalah karena peningkatan nilai jual objek pajak.

BACA JUGA:
5 Fakta Rafael Alun 2 Kali Diperiksa KPK, Mengaku Tidak Ada Niat Kabur ke Luar Negeri


&quot;Jadi kalau sekarang diramaikan dan dibilang tidak wajar hanya karena kasus yang dilakukan oleh anak saya, jadi janggal karena sudah sejak 2011 sudah dilaporkan,&quot; kata Rafael dilansir dari Antara, Senin (27/3/2023).
Dia juga mengatakan perolehan harta yang dia miliki sudah tercatat dalam surat pemberitahuan tahunan orang pribadi (SPT-OP) di Ditjen Pajak sejak tahun 2002.

BACA JUGA:
Rafael Alun Klaim Tak Akan Kabur ke Luar Negeri 


&quot;Seluruh aset tetap tersebut sudah diikutkan program Tax Amnesty tahun 2016 dan juga diikutkan Program Pengungkapan Sukarela (PPS) tahun 2022. Sehingga saat ini seharusnya sudah tidak menjadi masalah&quot; kata Rafael.
Atas dasar itu, dia merasa heran kenapa kepemilikan hartanya baru dipermasalahkan sekarang. Meski demikian, Rafael akan tetap kooperatif dalam proses hukum bersama KPK untuk membuktikan harta tersebut bukan berasal dari tindak pidana korupsi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yNS8xLzE2NDYxOC81L3g4amcwNHY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dirinya juga menegaskan tidak akan kabur ke luar negeri dan akan  kooperatif menjalani proses hukum oleh Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK).
&quot;Tidak benar kabar soal itu (kabur ke luar negeri). Saya selalu hadir  saat diminta keterangan oleh KPK dan Inspektorat Jendral Kementerian  Keuangan untuk mengklarifikasi harta saya,&quot; kata Rafael.
Rafael sebelumnya kembali diperiksa KPK pada Jumat (24/3) untuk memberikan klarifikasi soal harta kekayaannya.
Pemeriksaan tersebut adalah kedua kalinya Rafael dipanggil lembaga  antirasuah tersebut, sebelumnya dia telah diperiksa KPK pada Rabu (1/3)  terkait klarifikasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN)  miliknya.
Dalam keterangannya, Rafael juga menyatakan keberatan soal tudingan  tindak pidana pencucian uang (TPPU) terhadap dirinya, seraya menegaskan  dirinya selalu melaporkan kepemilikan harta dan sumber pendapatan serta  dapat menjelaskan asal usul perolehan harta tersebut.
Dia menyebut, keterangan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi  Keuangan (PPATK) terkait pemblokiran rekening konsultan pajak karena  diduga membantunya melakukan TPPU adalah tak berdasar.
&quot;Saya tidak pernah menggunakan jasa konsultan pajak. Jika memang  diduga ada bantuan dari konsultan pajak mohon dijelaskan bantuannya  seperti apa?&quot; kata Rafael.
</content:encoded></item></channel></rss>
