<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sudah Dapat Penugasan, Bulog Diminta Impor Beras 500 Ribu Ton</title><description>Bulog mendapat penugasan impor beras sebanyak 500 ribu ton.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/27/320/2788003/sudah-dapat-penugasan-bulog-diminta-impor-beras-500-ribu-ton</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/27/320/2788003/sudah-dapat-penugasan-bulog-diminta-impor-beras-500-ribu-ton"/><item><title>Sudah Dapat Penugasan, Bulog Diminta Impor Beras 500 Ribu Ton</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/27/320/2788003/sudah-dapat-penugasan-bulog-diminta-impor-beras-500-ribu-ton</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/27/320/2788003/sudah-dapat-penugasan-bulog-diminta-impor-beras-500-ribu-ton</guid><pubDate>Senin 27 Maret 2023 13:14 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/27/320/2788003/sudah-dapat-penugasan-bulog-diminta-impor-beras-500-ribu-ton-LCzKDgKmUv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bulog ditugaskan impor beras (Foto: okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/27/320/2788003/sudah-dapat-penugasan-bulog-diminta-impor-beras-500-ribu-ton-LCzKDgKmUv.jpg</image><title>Bulog ditugaskan impor beras (Foto: okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Bulog mendapat penugasan impor beras sebanyak 500 ribu ton. Perum Bulog sudah mendapat penugasan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk mengimpor beras sebanyak 500.000 ton untuk memenuhi Cadangan Beras Pemerintah (CBP).
Informasi tersebut termuat dalam Surat Penugasan  Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi kepada Perum Bulog yang dirilis pada 24 Maret 2023. Adapun putusan itu merupakan hasil rapat dengan Presiden Joko Widodo.

BACA JUGA:
RI Bakal Tambah Impor Beras 500.000 Ton, Bulog: Belum Ada Penugasan 


&quot;Kami menugaskan Perum Bulog untuk melaksanakan pengadaan cadangan beras pemerintah (CBP) dari luar negeri sebesar 2 juta ton sampai dengan akhir Desember 2023. Pengadaan 500.000 ton pertama dilaksanakan secepatnya,&quot; tulis Arief dalam suratnya, dikutip Senin (27/3/2023).
Kendati demikian, dalam surat tersebut, Arief menegaskan pula bahwa Bapanas tetap meminta Perum Bulog untuk mengoptimalkan penyerapan hasil produksi dalam negeri terutama selama masa Panen Raya Maret-Mei 2023.

BACA JUGA:
DPR Tolak Rencana Impor Beras, Petani Sudah Maksimal Berproduksi


Setelah dikonfirmasi MNC Portal Indonesia (MPI) penugasan ini turut dibenarkan oleh Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Awaludin Iqbal.
&quot;Benar, 2 juta untuk satu tahun, bertahap, tahap pertama 500.000 ton,&quot; katanya saat dihubungi MPI.
Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan atau Mendag Zulhas mengakui harga beras belum berhasil diturunkan hingga saat ini. Bahkan ia mewanti-wanti harganya cenderung akan naik saat momen Ramadan.
Saat Rapat Kerja Dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta pada Rabu (15/3),  ia membeberkan bahwa dari hasil laporan yang didapat, kenaikan harga  beras sudah mencapi Rp 1.000 per kilogram (kg). Bahkan harga gabah sudah  mencapai Rp 6.000 per kg.
&quot;Beras ini belum berhasil kita turunkan sampai hari ini. Bahkan cenderung bisa naik,&quot; jelasnya.
Oleh karena itu, berdasarkan hasil rapat dengan Presiden Jokowi, jika  kondisi di lapangan masih terus terjadi seperti sekarang ini, maka  pemerintah akan kembali melakukan impor beras sebanyak 500 ribu ton.
&quot;Kemarin (rapat) dipimpin presiden kita sudah memutuskan kapanpun  diperlukan kita bisa masuk lagi (impor) sebanyak 500 ribu ton. Karena  stok Bulog itu biasanya 2,2 juta ton sekarang kalau saya nggak salah  mungkin tinggal 300 ribu ton,&quot; kata Mendag Zulhas.
Perihal impor beras ini, Mendag menuturkan, pada dasarnya ia tidak setuju. Namun jika keadaan mendesak, apa boleh buat.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Bulog mendapat penugasan impor beras sebanyak 500 ribu ton. Perum Bulog sudah mendapat penugasan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk mengimpor beras sebanyak 500.000 ton untuk memenuhi Cadangan Beras Pemerintah (CBP).
Informasi tersebut termuat dalam Surat Penugasan  Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi kepada Perum Bulog yang dirilis pada 24 Maret 2023. Adapun putusan itu merupakan hasil rapat dengan Presiden Joko Widodo.

BACA JUGA:
RI Bakal Tambah Impor Beras 500.000 Ton, Bulog: Belum Ada Penugasan 


&quot;Kami menugaskan Perum Bulog untuk melaksanakan pengadaan cadangan beras pemerintah (CBP) dari luar negeri sebesar 2 juta ton sampai dengan akhir Desember 2023. Pengadaan 500.000 ton pertama dilaksanakan secepatnya,&quot; tulis Arief dalam suratnya, dikutip Senin (27/3/2023).
Kendati demikian, dalam surat tersebut, Arief menegaskan pula bahwa Bapanas tetap meminta Perum Bulog untuk mengoptimalkan penyerapan hasil produksi dalam negeri terutama selama masa Panen Raya Maret-Mei 2023.

BACA JUGA:
DPR Tolak Rencana Impor Beras, Petani Sudah Maksimal Berproduksi


Setelah dikonfirmasi MNC Portal Indonesia (MPI) penugasan ini turut dibenarkan oleh Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Awaludin Iqbal.
&quot;Benar, 2 juta untuk satu tahun, bertahap, tahap pertama 500.000 ton,&quot; katanya saat dihubungi MPI.
Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan atau Mendag Zulhas mengakui harga beras belum berhasil diturunkan hingga saat ini. Bahkan ia mewanti-wanti harganya cenderung akan naik saat momen Ramadan.
Saat Rapat Kerja Dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta pada Rabu (15/3),  ia membeberkan bahwa dari hasil laporan yang didapat, kenaikan harga  beras sudah mencapi Rp 1.000 per kilogram (kg). Bahkan harga gabah sudah  mencapai Rp 6.000 per kg.
&quot;Beras ini belum berhasil kita turunkan sampai hari ini. Bahkan cenderung bisa naik,&quot; jelasnya.
Oleh karena itu, berdasarkan hasil rapat dengan Presiden Jokowi, jika  kondisi di lapangan masih terus terjadi seperti sekarang ini, maka  pemerintah akan kembali melakukan impor beras sebanyak 500 ribu ton.
&quot;Kemarin (rapat) dipimpin presiden kita sudah memutuskan kapanpun  diperlukan kita bisa masuk lagi (impor) sebanyak 500 ribu ton. Karena  stok Bulog itu biasanya 2,2 juta ton sekarang kalau saya nggak salah  mungkin tinggal 300 ribu ton,&quot; kata Mendag Zulhas.
Perihal impor beras ini, Mendag menuturkan, pada dasarnya ia tidak setuju. Namun jika keadaan mendesak, apa boleh buat.</content:encoded></item></channel></rss>
