<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indika Energy (INDY) Raih Laba Rp7,12 Triliun, Meroket 684%</title><description>PT Indika Energy Tbk (INDY) dan entitas anak meraih laba bersih USD452,67 juta setara Rp7,12 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/29/278/2789346/indika-energy-indy-raih-laba-rp7-12-triliun-meroket-684</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/29/278/2789346/indika-energy-indy-raih-laba-rp7-12-triliun-meroket-684"/><item><title>Indika Energy (INDY) Raih Laba Rp7,12 Triliun, Meroket 684%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/29/278/2789346/indika-energy-indy-raih-laba-rp7-12-triliun-meroket-684</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/29/278/2789346/indika-energy-indy-raih-laba-rp7-12-triliun-meroket-684</guid><pubDate>Rabu 29 Maret 2023 12:03 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/29/278/2789346/indika-energy-indy-raih-laba-rp7-12-triliun-meroket-684-ZcSJ5LR6Ck.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Laba INDY meroket (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/29/278/2789346/indika-energy-indy-raih-laba-rp7-12-triliun-meroket-684-ZcSJ5LR6Ck.jpeg</image><title>Laba INDY meroket (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Indika Energy Tbk (INDY) dan entitas anak meraih laba bersih USD452,67 juta setara Rp7,12 triliun (asumsi kurs Rp15.731) pada 2022. Laba INDY meroket 684,26% yoy dibandingkan tahun 2021 senilai USD57,71 juta.
Alhasil laba bersih per saham dasar INDY (dari operasi yang dilanjutkan) tumbuh menjadi USD0,08699, dari semula USD0,0317 per saham, dikutip dari laporan keuangan Rabu (29/3/2023).

BACA JUGA:
Anak Usaha Indika Energy (INDY) Kantongi Izin Pertambangan


Dari sisi top line, pendapatan INDY naik 41,24% yoy menjadi USD4,33 miliar atau setara Rp68,19 triliun.
Kontribusi terbesar pemasukan datang dari penjualan batu bara ekspor senilai USD3,3 miliar, disusul pasar domestik USD511,65 juta.

BACA JUGA:
Indika Energy (INDY) Dirikan Anak Usaha Distribusi Alat Kesehatan


Bisnis kontrak dan jasa energi membukukan penghasilan sebanyak USD358,17 juta, yang sebagian besar pelanggannya adalah BP Berau Ltd, PT Exxon Mobil Indonesia, hingga CSTS Joint Operation.
Adapun segmen bisnis hijau INDY mencetak pemasukan sebanyak USD9,57 juta, ditambah ventura digital mencapai USD8,27 juta.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Peningkatan pendapatan mendorong kenaikan beban 34,07% yoy menjadi  USD2,88 miliar, yang mayoritas adalah biaya sub-kontraktor, instalasi,  hingga beban langsung.
Dari sisi neraca, total aset INDY terkuras 2,64% yoy menjadi USD3,59  miliar. Jumlah utang (liabilitas) berkurang 19,73% yoy menjadi USD2,25  miliar, sedangkan modal (ekuitas) tumbuh 51,65% yoy menjadi USD1,34  miliar.
Adapun nilai kas dan setara kas yang dipegang di akhir 2022 mencapai  USD1,15 miliar, tumbuh dari posisi akhir 2021 akibat peningkatan sisi  operasional  hingga investasi.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Indika Energy Tbk (INDY) dan entitas anak meraih laba bersih USD452,67 juta setara Rp7,12 triliun (asumsi kurs Rp15.731) pada 2022. Laba INDY meroket 684,26% yoy dibandingkan tahun 2021 senilai USD57,71 juta.
Alhasil laba bersih per saham dasar INDY (dari operasi yang dilanjutkan) tumbuh menjadi USD0,08699, dari semula USD0,0317 per saham, dikutip dari laporan keuangan Rabu (29/3/2023).

BACA JUGA:
Anak Usaha Indika Energy (INDY) Kantongi Izin Pertambangan


Dari sisi top line, pendapatan INDY naik 41,24% yoy menjadi USD4,33 miliar atau setara Rp68,19 triliun.
Kontribusi terbesar pemasukan datang dari penjualan batu bara ekspor senilai USD3,3 miliar, disusul pasar domestik USD511,65 juta.

BACA JUGA:
Indika Energy (INDY) Dirikan Anak Usaha Distribusi Alat Kesehatan


Bisnis kontrak dan jasa energi membukukan penghasilan sebanyak USD358,17 juta, yang sebagian besar pelanggannya adalah BP Berau Ltd, PT Exxon Mobil Indonesia, hingga CSTS Joint Operation.
Adapun segmen bisnis hijau INDY mencetak pemasukan sebanyak USD9,57 juta, ditambah ventura digital mencapai USD8,27 juta.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Peningkatan pendapatan mendorong kenaikan beban 34,07% yoy menjadi  USD2,88 miliar, yang mayoritas adalah biaya sub-kontraktor, instalasi,  hingga beban langsung.
Dari sisi neraca, total aset INDY terkuras 2,64% yoy menjadi USD3,59  miliar. Jumlah utang (liabilitas) berkurang 19,73% yoy menjadi USD2,25  miliar, sedangkan modal (ekuitas) tumbuh 51,65% yoy menjadi USD1,34  miliar.
Adapun nilai kas dan setara kas yang dipegang di akhir 2022 mencapai  USD1,15 miliar, tumbuh dari posisi akhir 2021 akibat peningkatan sisi  operasional  hingga investasi.</content:encoded></item></channel></rss>
