<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Berjangka Rebound Setelah 2 Hari Rugi</title><description>Harga emas berjangka rebound pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/29/320/2789195/harga-emas-berjangka-rebound-setelah-2-hari-rugi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/29/320/2789195/harga-emas-berjangka-rebound-setelah-2-hari-rugi"/><item><title>Harga Emas Berjangka Rebound Setelah 2 Hari Rugi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/29/320/2789195/harga-emas-berjangka-rebound-setelah-2-hari-rugi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/29/320/2789195/harga-emas-berjangka-rebound-setelah-2-hari-rugi</guid><pubDate>Rabu 29 Maret 2023 09:01 WIB</pubDate><dc:creator>Safina Asha Jamna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/29/320/2789195/harga-emas-berjangka-rebound-setelah-2-hari-rugi-yrVkisg1ab.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Harga emas berjangka naik (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/29/320/2789195/harga-emas-berjangka-rebound-setelah-2-hari-rugi-yrVkisg1ab.jpeg</image><title>Harga emas berjangka naik (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Harga emas berjangka rebound pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Harga emas dunia menguat setelah mengalami kerugian dua hari berturut-turut di tengah melemahnya dolar AS.
Dilansir dari Antara, Rabu (29/3/2023), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, terangkat USD19,70 atau 1,01% menjadi USD1.973,50 per ounce.

BACA JUGA:
Turun Ceban, Harga Emas Antam Hari Ini Dijual Rp1.077.000/Gram


Dolar AS melemah pada Selasa (28/3/2023) karena kekhawatiran atas krisis perbankan yang surut mengurangi permintaan terhadap mata uang aman, dengan indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,41% menjadi 102,4281.
&quot;Investor emas tidak berpikir krisis perbankan sudah berlalu atau, mungkin lebih mungkin, luka darinya di pasar kredit telah secara permanen mengurangi pengetatan yang diperlukan dari bank sentral,&quot; kata Craig Erlam, analis di platform perdagangan daring OANDA.

BACA JUGA:
Harga Emas Melemah karena Selera Risiko Meningkat


&amp;ldquo;Itu bisa menjadi bullish, jika demikian, untuk emas dan para pedagang bahkan mungkin mengincar level tertinggi sepanjang masa jika penurunan suku bunga tahun ini menjadi kenyataan,&amp;rdquo; tambah Erlam.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny81L3g4ajZtNmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Data ekonomi yang dirilis pada Selasa (28/3/2023) menahan kenaikan  emas lebih lanjut. Harga rumah S&amp;amp;P CoreLogic Case-Shiller mendingin  pada Januari, naik hanya 3,8% secara nasional dibandingkan tahun  sebelumnya. Ini turun dari 5,6% pada Desember.
Sementara itu, The Conference Board melaporkan bahwa indeks  kepercayaan konsumen AS naik menjadi 104,2 pada Maret dari 103,4 pada  Februari.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 27,50 sen atau  1,19% menjadi USD23,42 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli merosot  USD10,60 atau 1,08% menjadi USD971,90 per ounce.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga emas berjangka rebound pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Harga emas dunia menguat setelah mengalami kerugian dua hari berturut-turut di tengah melemahnya dolar AS.
Dilansir dari Antara, Rabu (29/3/2023), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, terangkat USD19,70 atau 1,01% menjadi USD1.973,50 per ounce.

BACA JUGA:
Turun Ceban, Harga Emas Antam Hari Ini Dijual Rp1.077.000/Gram


Dolar AS melemah pada Selasa (28/3/2023) karena kekhawatiran atas krisis perbankan yang surut mengurangi permintaan terhadap mata uang aman, dengan indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,41% menjadi 102,4281.
&quot;Investor emas tidak berpikir krisis perbankan sudah berlalu atau, mungkin lebih mungkin, luka darinya di pasar kredit telah secara permanen mengurangi pengetatan yang diperlukan dari bank sentral,&quot; kata Craig Erlam, analis di platform perdagangan daring OANDA.

BACA JUGA:
Harga Emas Melemah karena Selera Risiko Meningkat


&amp;ldquo;Itu bisa menjadi bullish, jika demikian, untuk emas dan para pedagang bahkan mungkin mengincar level tertinggi sepanjang masa jika penurunan suku bunga tahun ini menjadi kenyataan,&amp;rdquo; tambah Erlam.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny81L3g4ajZtNmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Data ekonomi yang dirilis pada Selasa (28/3/2023) menahan kenaikan  emas lebih lanjut. Harga rumah S&amp;amp;P CoreLogic Case-Shiller mendingin  pada Januari, naik hanya 3,8% secara nasional dibandingkan tahun  sebelumnya. Ini turun dari 5,6% pada Desember.
Sementara itu, The Conference Board melaporkan bahwa indeks  kepercayaan konsumen AS naik menjadi 104,2 pada Maret dari 103,4 pada  Februari.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 27,50 sen atau  1,19% menjadi USD23,42 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli merosot  USD10,60 atau 1,08% menjadi USD971,90 per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
