<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Macet Parah, Jokowi Akui di Kota-Kota Besar Telat Bangun Transportasi Massal</title><description>Presiden Jokowi mengakui kota besar di Indonesia telat membangun transportasi massal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/29/320/2789396/macet-parah-jokowi-akui-di-kota-kota-besar-telat-bangun-transportasi-massal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/29/320/2789396/macet-parah-jokowi-akui-di-kota-kota-besar-telat-bangun-transportasi-massal"/><item><title>Macet Parah, Jokowi Akui di Kota-Kota Besar Telat Bangun Transportasi Massal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/29/320/2789396/macet-parah-jokowi-akui-di-kota-kota-besar-telat-bangun-transportasi-massal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/29/320/2789396/macet-parah-jokowi-akui-di-kota-kota-besar-telat-bangun-transportasi-massal</guid><pubDate>Rabu 29 Maret 2023 13:20 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/29/320/2789396/macet-parah-jokowi-akui-di-kota-kota-besar-telat-bangun-transportasi-massal-gi0YRjJLmJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi akui kota besar terlambat bangun transportasi (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/29/320/2789396/macet-parah-jokowi-akui-di-kota-kota-besar-telat-bangun-transportasi-massal-gi0YRjJLmJ.jpg</image><title>Presiden Jokowi akui kota besar terlambat bangun transportasi (Foto: Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Jokowi mengakui kota besar di Indonesia telat membangun transportasi massal. Hal ini pun menyebabkan kota-kota besar di Indonesia macet parah.
&quot;Hampir di semua pulau besar kemudian di kota-kota utamanya ibu kota kita ini terlambat dalam membangun transportasi publik, transportasi massal, utamanya. Terlambat. Padahal itu hal yang sangat basic untuk menghubungkan antar provinsi, antar kota dan kabupaten,&quot; kata Jokowi saat meresmikan pengoperasian Jalur KA Lintas Makassar-Parepare Antar Maros-Barru dan Depo KA Maros, Sulawesi Selatan, pada hari ini Rabu (29/3/2023).

BACA JUGA:
Jokowi Resmikan Kereta Api Makassar-Parepare


Kereta api, kata Jokowi, menjadi salah satu alat transportasi massal yang seharusnya wajib dimiliki kota-kota besar. Salah satu alasannya karena biaya yang dikeluarkan dinilai paling murah.
&quot;Tentu saja yang kita pilih adalah yang paling murah. Oleh sebab itu kereta api menjadi hal yang sangat dasar untuk dibangun,&quot; kata Jokowi.

BACA JUGA:
Jokowi hingga Para Menteri Juga Dapat THR Tahun Ini


Jokowi mengatakan bahwa Jakarta sendiri terlambat membangun transportasi massal yakni kereta api kurang lebih 30 tahun. Hal itu yang membuat kemacetan tidak bisa dihindarkan di Jakarta.
&quot;Di Jakarta terlambat 30 tahun kira-kira, meskipun sekarang sudah ada MRT tapi baru satu jalur. Ada LRT tapi juga belum jalan sehingga bapak Ibu kalau di Jakarta pagi macet, siang macet, sore macet, malam macet sekarang ini. Karena keterlambatan dalam membangun itu,&quot; jelasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yOC8xLzE2NDcwMi81L3g4aml0NnI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Jokowi pun bercerita bahwa dirinya sempat bingung bakal memilih pulau  Kalimantan atau Sulawesi terlebih dahulu dalam membangun jalur kereta  api. Hal tersebut untuk mengantisipasi membludaknya penggunaan kendaraan  pribadi oleh masyarakat.
&quot;Pada saat saya perintah sudah kita fokus dulu apakah di Kalimantan  atau di Sulawesi, diputuskan di Sulawesi. Karena kalau tidak, semua  orang nanti naik mobil pribadi. Tidak ada yang mau menggunakan  transportasi massal,&quot; kata Jokowi.
Karena keterlambatan pembangunan transportasi massal itu, Jokowi  mengatakan bahwa kemacetan pun muncul pada kota-kota besar tidak hanya  di Jakarta saja.
&quot;Akhirnya seperti yang sekarang kita lihat karena keterlambatan  membangun transportasi massal baik untuk penumpang maupun untuk barang.  Semua berbondong-bondong menggunakan kendaraan pribadi. akhirnya macet  di semua kota sekarang ini. tidak hanya di Jakarta, Jakarta Bandung  Medan Surabaya Semarang. Di Makassar sudah macet semuanya karena kita  terlambat membangun transportasi publik,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Jokowi mengakui kota besar di Indonesia telat membangun transportasi massal. Hal ini pun menyebabkan kota-kota besar di Indonesia macet parah.
&quot;Hampir di semua pulau besar kemudian di kota-kota utamanya ibu kota kita ini terlambat dalam membangun transportasi publik, transportasi massal, utamanya. Terlambat. Padahal itu hal yang sangat basic untuk menghubungkan antar provinsi, antar kota dan kabupaten,&quot; kata Jokowi saat meresmikan pengoperasian Jalur KA Lintas Makassar-Parepare Antar Maros-Barru dan Depo KA Maros, Sulawesi Selatan, pada hari ini Rabu (29/3/2023).

BACA JUGA:
Jokowi Resmikan Kereta Api Makassar-Parepare


Kereta api, kata Jokowi, menjadi salah satu alat transportasi massal yang seharusnya wajib dimiliki kota-kota besar. Salah satu alasannya karena biaya yang dikeluarkan dinilai paling murah.
&quot;Tentu saja yang kita pilih adalah yang paling murah. Oleh sebab itu kereta api menjadi hal yang sangat dasar untuk dibangun,&quot; kata Jokowi.

BACA JUGA:
Jokowi hingga Para Menteri Juga Dapat THR Tahun Ini


Jokowi mengatakan bahwa Jakarta sendiri terlambat membangun transportasi massal yakni kereta api kurang lebih 30 tahun. Hal itu yang membuat kemacetan tidak bisa dihindarkan di Jakarta.
&quot;Di Jakarta terlambat 30 tahun kira-kira, meskipun sekarang sudah ada MRT tapi baru satu jalur. Ada LRT tapi juga belum jalan sehingga bapak Ibu kalau di Jakarta pagi macet, siang macet, sore macet, malam macet sekarang ini. Karena keterlambatan dalam membangun itu,&quot; jelasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yOC8xLzE2NDcwMi81L3g4aml0NnI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Jokowi pun bercerita bahwa dirinya sempat bingung bakal memilih pulau  Kalimantan atau Sulawesi terlebih dahulu dalam membangun jalur kereta  api. Hal tersebut untuk mengantisipasi membludaknya penggunaan kendaraan  pribadi oleh masyarakat.
&quot;Pada saat saya perintah sudah kita fokus dulu apakah di Kalimantan  atau di Sulawesi, diputuskan di Sulawesi. Karena kalau tidak, semua  orang nanti naik mobil pribadi. Tidak ada yang mau menggunakan  transportasi massal,&quot; kata Jokowi.
Karena keterlambatan pembangunan transportasi massal itu, Jokowi  mengatakan bahwa kemacetan pun muncul pada kota-kota besar tidak hanya  di Jakarta saja.
&quot;Akhirnya seperti yang sekarang kita lihat karena keterlambatan  membangun transportasi massal baik untuk penumpang maupun untuk barang.  Semua berbondong-bondong menggunakan kendaraan pribadi. akhirnya macet  di semua kota sekarang ini. tidak hanya di Jakarta, Jakarta Bandung  Medan Surabaya Semarang. Di Makassar sudah macet semuanya karena kita  terlambat membangun transportasi publik,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
