<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Intip Prospek Pasar Modal Indonesia di Webinar Market Outlook MNC Asset Management</title><description>Akhir tahun 2022 yang lalu banyak yang memprediksi bahwa Indonesia akan masuk ke jurang resesi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/30/278/2790136/intip-prospek-pasar-modal-indonesia-di-webinar-market-outlook-mnc-asset-management</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/30/278/2790136/intip-prospek-pasar-modal-indonesia-di-webinar-market-outlook-mnc-asset-management"/><item><title>Intip Prospek Pasar Modal Indonesia di Webinar Market Outlook MNC Asset Management</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/30/278/2790136/intip-prospek-pasar-modal-indonesia-di-webinar-market-outlook-mnc-asset-management</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/30/278/2790136/intip-prospek-pasar-modal-indonesia-di-webinar-market-outlook-mnc-asset-management</guid><pubDate>Kamis 30 Maret 2023 14:12 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/30/278/2790136/intip-prospek-pasar-modal-indonesia-di-webinar-market-outlook-mnc-asset-management-k0Ip8z75uj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">MNC Asset Management. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/30/278/2790136/intip-prospek-pasar-modal-indonesia-di-webinar-market-outlook-mnc-asset-management-k0Ip8z75uj.jpg</image><title>MNC Asset Management. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Akhir tahun 2022 yang lalu banyak yang memprediksi bahwa Indonesia akan masuk ke jurang resesi.
Di mana hal ini juga karena kekhawatiran yang sedemikian besar terhadap ekonomi dunia yang baru pulih dari pandemi Covid-19. Tapi kenyataannya  justru berbanding terbalik, pada akhir tahun 2022 ekonomi Indonesia tumbuh impresif sebesar 5,31%.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kupas Tuntas Tentang Sukuk di IG Live MNC Asset &amp;amp; Pasar Modal Syariah

Dana Moneter Internasional (IMF) juga memperkirakan di 2023 pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berada di 5%, yang sebelumnya diprediksi 4,8%. Hal ini diperkuat karena tingkat konsumsi dalam negeri dan kinerja ekspor yang baik, kendati demikian Indonesia juga harus tetap waspada terhadap pelemahan rupiah apabila terjadi pengetatan kondisi keuangan global.

Semakin membaiknya kondisi ekonomi Indonesia merupakan angin segar untuk iklim pasar modal Indonesia.

BACA JUGA:
MNC Asset X Ulfa Nadiva Ngobrol soal Investasi Cantik di Tahun 2023, Simak Yuk

Walau demikian volatilitas masih mungkin terjadi, namun melihat tren ekonomi Indonesia yang positif, secara keseluruhan masih ada beberapa faktor yang dapat terus menggerakkan pasar modal Indonesia.

Merespons hal tersebut PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) melalui salah satu unit bisnisnya MNC Asset Management mengadakan Webinar Market Outlook 2023 dengan mengusung tema &amp;ldquo;Investment Outlook 2023&amp;rdquo;, Selasa, 4 April 2023 pukul 14:00 WIB, dengan menghadirkan pembicara Ibnu Anjar Widodo (Chief Investment Officer), Dimas Aditya Ariadi (Chief Marketing Officer), Muhamad Sugiarto (Fixed Income Manager), dan Ipan Samuel (Head of Investment) serta akan dipandu oleh Annafrid Nikijuluw sebagai moderator.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yNS8xLzE1OTQ4Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Pada kuartal I tahun 2023 ini memang ada beberapa kejadian yang sempat membuat volatilitas tinggi di pasar modal Indonesia, seperti kejatuhan 3 bank di Amerika dan The Fed yang kembali menaikkan suku bunga, tapi dibalik itu semua kondisi perekonomian Indonesia termasuk cukup baik dan banyak dibantu juga karena konsumsi dalam negeri yang baik, dan itu bisa menjadi sinyal positif untuk kinerja pasar modal Indonesia,&amp;rdquo; tutur Chief Investment Officer MNC Asset Management, Ibnu Anjar Widodo pada Rabu (30/3/2023).



Chief Marketing Officer MNC Asset Management Dimas Aditya juga mengatakan secara historikal kuartal yang bertepatan dengan momentum Ramadhan dan Lebaran merupakan periode pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi.

&quot;Karena sebagian besar disumbang oleh konsumsi rumah tangga baik di sektor ritel, transportasi, dan pangan, oleh karenanya dalam webinar nanti juga kami akan berikan gambaran instrumen investasi apa yang sesuai dengan kondisi ekonomi seperti sekarang ini,&amp;rdquo; kata Dimas.



Webinar yang diselenggarakan pada 4 April 2023 ini bersifat terbuka, namun terbatas hanya 100 orang peserta dan tidak dipungut biaya. Segera daftarkan diri anda dengan klik tautan bit.ly/MNCASSET2023.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Akhir tahun 2022 yang lalu banyak yang memprediksi bahwa Indonesia akan masuk ke jurang resesi.
Di mana hal ini juga karena kekhawatiran yang sedemikian besar terhadap ekonomi dunia yang baru pulih dari pandemi Covid-19. Tapi kenyataannya  justru berbanding terbalik, pada akhir tahun 2022 ekonomi Indonesia tumbuh impresif sebesar 5,31%.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kupas Tuntas Tentang Sukuk di IG Live MNC Asset &amp;amp; Pasar Modal Syariah

Dana Moneter Internasional (IMF) juga memperkirakan di 2023 pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berada di 5%, yang sebelumnya diprediksi 4,8%. Hal ini diperkuat karena tingkat konsumsi dalam negeri dan kinerja ekspor yang baik, kendati demikian Indonesia juga harus tetap waspada terhadap pelemahan rupiah apabila terjadi pengetatan kondisi keuangan global.

Semakin membaiknya kondisi ekonomi Indonesia merupakan angin segar untuk iklim pasar modal Indonesia.

BACA JUGA:
MNC Asset X Ulfa Nadiva Ngobrol soal Investasi Cantik di Tahun 2023, Simak Yuk

Walau demikian volatilitas masih mungkin terjadi, namun melihat tren ekonomi Indonesia yang positif, secara keseluruhan masih ada beberapa faktor yang dapat terus menggerakkan pasar modal Indonesia.

Merespons hal tersebut PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) melalui salah satu unit bisnisnya MNC Asset Management mengadakan Webinar Market Outlook 2023 dengan mengusung tema &amp;ldquo;Investment Outlook 2023&amp;rdquo;, Selasa, 4 April 2023 pukul 14:00 WIB, dengan menghadirkan pembicara Ibnu Anjar Widodo (Chief Investment Officer), Dimas Aditya Ariadi (Chief Marketing Officer), Muhamad Sugiarto (Fixed Income Manager), dan Ipan Samuel (Head of Investment) serta akan dipandu oleh Annafrid Nikijuluw sebagai moderator.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yNS8xLzE1OTQ4Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Pada kuartal I tahun 2023 ini memang ada beberapa kejadian yang sempat membuat volatilitas tinggi di pasar modal Indonesia, seperti kejatuhan 3 bank di Amerika dan The Fed yang kembali menaikkan suku bunga, tapi dibalik itu semua kondisi perekonomian Indonesia termasuk cukup baik dan banyak dibantu juga karena konsumsi dalam negeri yang baik, dan itu bisa menjadi sinyal positif untuk kinerja pasar modal Indonesia,&amp;rdquo; tutur Chief Investment Officer MNC Asset Management, Ibnu Anjar Widodo pada Rabu (30/3/2023).



Chief Marketing Officer MNC Asset Management Dimas Aditya juga mengatakan secara historikal kuartal yang bertepatan dengan momentum Ramadhan dan Lebaran merupakan periode pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi.

&quot;Karena sebagian besar disumbang oleh konsumsi rumah tangga baik di sektor ritel, transportasi, dan pangan, oleh karenanya dalam webinar nanti juga kami akan berikan gambaran instrumen investasi apa yang sesuai dengan kondisi ekonomi seperti sekarang ini,&amp;rdquo; kata Dimas.



Webinar yang diselenggarakan pada 4 April 2023 ini bersifat terbuka, namun terbatas hanya 100 orang peserta dan tidak dipungut biaya. Segera daftarkan diri anda dengan klik tautan bit.ly/MNCASSET2023.</content:encoded></item></channel></rss>
