<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Ungkap Upaya Pensiunkan PLTU Batu Bara ke Menkeu Singapura dan Thailand</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkap upaya Indonesia Pensiunkan PLTU Batu Bara dalam transisi energi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/30/320/2790106/sri-mulyani-ungkap-upaya-pensiunkan-pltu-batu-bara-ke-menkeu-singapura-dan-thailand</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/30/320/2790106/sri-mulyani-ungkap-upaya-pensiunkan-pltu-batu-bara-ke-menkeu-singapura-dan-thailand"/><item><title>Sri Mulyani Ungkap Upaya Pensiunkan PLTU Batu Bara ke Menkeu Singapura dan Thailand</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/30/320/2790106/sri-mulyani-ungkap-upaya-pensiunkan-pltu-batu-bara-ke-menkeu-singapura-dan-thailand</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/30/320/2790106/sri-mulyani-ungkap-upaya-pensiunkan-pltu-batu-bara-ke-menkeu-singapura-dan-thailand</guid><pubDate>Kamis 30 Maret 2023 13:47 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/30/320/2790106/sri-mulyani-ungkap-upaya-pensiunkan-pltu-batu-bara-ke-menkeu-singapura-dan-thailand-pjLEL076ZY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani ungkap tantangan transisi energi (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/30/320/2790106/sri-mulyani-ungkap-upaya-pensiunkan-pltu-batu-bara-ke-menkeu-singapura-dan-thailand-pjLEL076ZY.jpg</image><title>Sri Mulyani ungkap tantangan transisi energi (Foto: Instagram)</title></images><description>BALI &amp;ndash; Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkap upaya Indonesia Pensiunkan PLTU Batu Bara dalam transisi energi. Hal ini dia sampaikan ketika berdiskusi dalam seminar transisi keuangan ASEAN hari ini, bersama Menteri Keuangan Singapura, Lawrence Wong, Menteri Keuangan Thailand, Arkhom Termpittayapaisith, dan dimoderatori oleh Eugene Wong, CEO Sustainable Finance Institute Asia.

BACA JUGA:
Transisi Energi, Sri Mulyani: Bagian Paling Sulit Pensiunkan PLTU Batu Bara


Sri Mulyani pun bercerita bagaimana Mekanisme Transisi Energi (ETM) mulai diimplementasikan di Indonesia.
&quot;Pertama, kita perlu memensiunkan energi berbasis fosil yang tentu akan menimbulkan konsekuensi dan implikasi, seperti biaya kompensasi dan juga kerugian penutupan aset yang harus ditanggung, juga dampak secara sosial dan ekonomi yang ditimbulkan,&quot; ujar Sri melalui akun Instagram resminya @smindrawati di Nusa Dua, Kamis (30/3/2023).

BACA JUGA:
Bertemu Menkeu Thailand, Sri Mulyani Bahas Isu Perbankan AS


Di saat yang bersamaan pula, sumber daya energi terbarukan perlu dibangun karena kebutuhan akan energi terus berjalan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yMy8xLzE1OTM3Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Saat ini, kita juga sedang melakukan uji coba dengan memensiunkan  salah satu 660 megawatt power plan Indonesia untuk mengukur berapa  banyak implikasi biaya yang akan ditimbulkan. Ini area yang sedang  difokuskan dalam ETM Indonesia untuk mengukur penerapan prinsip  keterjangkauan dalam transisi energi,&quot; jelas Sri.
Dalam pelaksanaannya, tentu Indonesia menemukan banyak tantangan dan  hal baru yang ternyata perlu didiskusikan lebih lanjut dengan banyak  pihak. Indonesia sendiri sangat aktif baik secara nasional dan  internasional dalam mendiskusikan implementasi transisi energi ini.
&quot;Indonesia akan terus fokus membuat progres karena dampak bencana  dari perubahan iklim ini tidak bisa kita tunda ataupun kita hindari,&quot;  pungkas Sri.</description><content:encoded>BALI &amp;ndash; Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkap upaya Indonesia Pensiunkan PLTU Batu Bara dalam transisi energi. Hal ini dia sampaikan ketika berdiskusi dalam seminar transisi keuangan ASEAN hari ini, bersama Menteri Keuangan Singapura, Lawrence Wong, Menteri Keuangan Thailand, Arkhom Termpittayapaisith, dan dimoderatori oleh Eugene Wong, CEO Sustainable Finance Institute Asia.

BACA JUGA:
Transisi Energi, Sri Mulyani: Bagian Paling Sulit Pensiunkan PLTU Batu Bara


Sri Mulyani pun bercerita bagaimana Mekanisme Transisi Energi (ETM) mulai diimplementasikan di Indonesia.
&quot;Pertama, kita perlu memensiunkan energi berbasis fosil yang tentu akan menimbulkan konsekuensi dan implikasi, seperti biaya kompensasi dan juga kerugian penutupan aset yang harus ditanggung, juga dampak secara sosial dan ekonomi yang ditimbulkan,&quot; ujar Sri melalui akun Instagram resminya @smindrawati di Nusa Dua, Kamis (30/3/2023).

BACA JUGA:
Bertemu Menkeu Thailand, Sri Mulyani Bahas Isu Perbankan AS


Di saat yang bersamaan pula, sumber daya energi terbarukan perlu dibangun karena kebutuhan akan energi terus berjalan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yMy8xLzE1OTM3Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Saat ini, kita juga sedang melakukan uji coba dengan memensiunkan  salah satu 660 megawatt power plan Indonesia untuk mengukur berapa  banyak implikasi biaya yang akan ditimbulkan. Ini area yang sedang  difokuskan dalam ETM Indonesia untuk mengukur penerapan prinsip  keterjangkauan dalam transisi energi,&quot; jelas Sri.
Dalam pelaksanaannya, tentu Indonesia menemukan banyak tantangan dan  hal baru yang ternyata perlu didiskusikan lebih lanjut dengan banyak  pihak. Indonesia sendiri sangat aktif baik secara nasional dan  internasional dalam mendiskusikan implementasi transisi energi ini.
&quot;Indonesia akan terus fokus membuat progres karena dampak bencana  dari perubahan iklim ini tidak bisa kita tunda ataupun kita hindari,&quot;  pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
