<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Sudah Habiskan Uang Triliunan Rupiah</title><description>Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/30/470/2789922/indonesia-batal-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-20-sudah-habiskan-uang-triliunan-rupiah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/30/470/2789922/indonesia-batal-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-20-sudah-habiskan-uang-triliunan-rupiah"/><item><title>Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Sudah Habiskan Uang Triliunan Rupiah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/30/470/2789922/indonesia-batal-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-20-sudah-habiskan-uang-triliunan-rupiah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/30/470/2789922/indonesia-batal-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-20-sudah-habiskan-uang-triliunan-rupiah</guid><pubDate>Kamis 30 Maret 2023 10:14 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/30/470/2789922/indonesia-batal-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-20-sudah-habiskan-uang-triliunan-rupiah-qjnlzrAXLg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indonesia batal jadi tuan rumah Piala Dunia U20 (Foto: FIFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/30/470/2789922/indonesia-batal-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-20-sudah-habiskan-uang-triliunan-rupiah-qjnlzrAXLg.jpg</image><title>Indonesia batal jadi tuan rumah Piala Dunia U20 (Foto: FIFA)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Padahal pemerintah sudah mengalokasikan anggaran triliunan rupiah untuk mempersiapkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.
FIFA memastikan Indonesia dicoret menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023, yang semula akan digelar di Tanah Air pada 20 Mei sampai 11 Juni. Namun FIFA tak menyebut penyebab Indonesia batal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

BACA JUGA:
Argentina Calon Kuat Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023, Ledekan FIFA Disogok Argentina Kembali Mengemuka

Padahal beberapa waktu sebelumnya, Pemerintah terutamanya melalui Kementerian Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menggelontorkan APBN puluhan miliar untuk melakukan renovasi dalam rangka menyambut tamu-tamu negara.
Kementerian PUPR setidaknya menyiapkan Rp175 miliar untuk melakukan renovasi terhadap beberapa stadion untuk mendukung para garuda muda unjuk kebolehan di kancah internasional. Setidaknya ada 5 daerah yang stadionnya direnovasi, seperti di Palembang, Bandung, Solo, Bali, dan Surabaya.

BACA JUGA:
Reaksi Gading Marten dan Desta soal Indonesia Batal jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Selain infrastruktur, pada tahun 2022 lalu Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali juga sempat meminta tambahan anggaran sebesar Rp3,06 triliun ke Komisi X DPR RI. Bahkan angka tersebut lebih besar jika dibandingkan dengan pagu indikatif sebesar Rp1,6 triliunan.


Anggaran tersebut rencana akan digunakan untuk mendukung  penyelenggaraan Piala Dunia U-20 sebesar Rp500 miliar, penyelenggaraan  piala dunia basket 2023 Rp250 miliar, dan penyelenggaraan world beach  games Rp170 miliar.
Kemudian kebutuhan lain seperti mendukung sentra-sentra pelatihan,  persiapan seagames, hingga pemberian bonus terhadap atlet-atlet  berprestasi. Namun harapan tersebut pupus setelah FIFA membatalkan  Indonesia sebagai tuan rumah piala dunia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Padahal pemerintah sudah mengalokasikan anggaran triliunan rupiah untuk mempersiapkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.
FIFA memastikan Indonesia dicoret menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023, yang semula akan digelar di Tanah Air pada 20 Mei sampai 11 Juni. Namun FIFA tak menyebut penyebab Indonesia batal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

BACA JUGA:
Argentina Calon Kuat Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023, Ledekan FIFA Disogok Argentina Kembali Mengemuka

Padahal beberapa waktu sebelumnya, Pemerintah terutamanya melalui Kementerian Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menggelontorkan APBN puluhan miliar untuk melakukan renovasi dalam rangka menyambut tamu-tamu negara.
Kementerian PUPR setidaknya menyiapkan Rp175 miliar untuk melakukan renovasi terhadap beberapa stadion untuk mendukung para garuda muda unjuk kebolehan di kancah internasional. Setidaknya ada 5 daerah yang stadionnya direnovasi, seperti di Palembang, Bandung, Solo, Bali, dan Surabaya.

BACA JUGA:
Reaksi Gading Marten dan Desta soal Indonesia Batal jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Selain infrastruktur, pada tahun 2022 lalu Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali juga sempat meminta tambahan anggaran sebesar Rp3,06 triliun ke Komisi X DPR RI. Bahkan angka tersebut lebih besar jika dibandingkan dengan pagu indikatif sebesar Rp1,6 triliunan.


Anggaran tersebut rencana akan digunakan untuk mendukung  penyelenggaraan Piala Dunia U-20 sebesar Rp500 miliar, penyelenggaraan  piala dunia basket 2023 Rp250 miliar, dan penyelenggaraan world beach  games Rp170 miliar.
Kemudian kebutuhan lain seperti mendukung sentra-sentra pelatihan,  persiapan seagames, hingga pemberian bonus terhadap atlet-atlet  berprestasi. Namun harapan tersebut pupus setelah FIFA membatalkan  Indonesia sebagai tuan rumah piala dunia.</content:encoded></item></channel></rss>
