<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Renovasi Stadion Piala Dunia U-20 Telan Rp175 Miliar tapi RI Batal Jadi Tuan Rumah</title><description>Renovasi Stadion Piala Dunia U-20 Telan Rp175 miliar. Namun sayangnya Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/30/470/2789937/renovasi-stadion-piala-dunia-u-20-telan-rp175-miliar-tapi-ri-batal-jadi-tuan-rumah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/30/470/2789937/renovasi-stadion-piala-dunia-u-20-telan-rp175-miliar-tapi-ri-batal-jadi-tuan-rumah"/><item><title>Renovasi Stadion Piala Dunia U-20 Telan Rp175 Miliar tapi RI Batal Jadi Tuan Rumah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/30/470/2789937/renovasi-stadion-piala-dunia-u-20-telan-rp175-miliar-tapi-ri-batal-jadi-tuan-rumah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/30/470/2789937/renovasi-stadion-piala-dunia-u-20-telan-rp175-miliar-tapi-ri-batal-jadi-tuan-rumah</guid><pubDate>Kamis 30 Maret 2023 10:30 WIB</pubDate><dc:creator>Safina Asha Jamna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/30/470/2789937/renovasi-stadion-piala-dunia-u-20-telan-rp175-miliar-tapi-ri-batal-jadi-tuan-rumah-xoi8iGycPS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indonesia batal jadi tuan rumah Piala Dunia U20 (Foto: FIFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/30/470/2789937/renovasi-stadion-piala-dunia-u-20-telan-rp175-miliar-tapi-ri-batal-jadi-tuan-rumah-xoi8iGycPS.jpg</image><title>Indonesia batal jadi tuan rumah Piala Dunia U20 (Foto: FIFA)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Renovasi Stadion Piala Dunia U-20 Telan Rp175 miliar. Namun sayangnya Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
Semalam, FIFA memastikan Indonesia dicoret menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023, yang semula akan digelar di Tanah Air pada 20 Mei sampai 11 Juni. Namun FIFA tak menyebut penyebab Indonesia batal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

BACA JUGA:
Indonesia Batal jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Media Asing Soroti Polemik Penolakan Israel


Kementerian PUPR setidaknya menyiapkan Rp175 miliar untuk melakukan renovasi terhadap beberapa stadion untuk mendukung para garuda muda unjuk kebolehan di kancah internasional. Setidaknya ada 5 daerah yang stadionnya direnovasi, seperti di Palembang, Bandung, Solo, Bali, dan Surabaya.
&quot;Ada lima stadion yang dipakai (piala dunia), terus yang 20 lapangan untuk latihan,&quot; kata Menteri Basuki dikutip Antara, Kamis (30/3/2023).

BACA JUGA:
Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023, Hokky Caraka Beri Tanggapan Menohok!


Sebelumnya, Menteri Basuki juga pernah menyampaikan bahwa pembangunan sarana dan prasarana olahraga di diharapkan mampu meningkatkan prestasi olahraga nasional.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8zMC8xLzE2NDc1Ny81L3g4amt3bWg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Saya sebagai Menteri PUPR harus menyiapkan berbagai venue/sarana  dalam rangka pertandingan internasional multi event seperti dukungan  revitalisasi stadion yang disiapkan menggelar Piala Dunia U-20 2023,  juga konstruksi Indoor Multifunction Stadium (IMS) GBK untuk persiapan  Piala Dunia Bola Basket FIBA 2023, dan nanti Pesta Olahraga Pantai Dunia  ANOC 2023,&quot; kata Menteri Basuki dalam pembukaan Rapat Anggota Komite  Olimpiade Indonesia (KOI).
Selain infrastruktur, pada tahun 2022 lalu Menteri Pemuda dan  Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali juga sempat meminta tambahan anggaran  sebesar Rp3,06 triliun ke Komisi X DPR RI. Bahkan angka tersebut lebih  besar jika dibandingkan dengan pagu indikatif sebesar Rp1,6 triliunan.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Renovasi Stadion Piala Dunia U-20 Telan Rp175 miliar. Namun sayangnya Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
Semalam, FIFA memastikan Indonesia dicoret menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023, yang semula akan digelar di Tanah Air pada 20 Mei sampai 11 Juni. Namun FIFA tak menyebut penyebab Indonesia batal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

BACA JUGA:
Indonesia Batal jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Media Asing Soroti Polemik Penolakan Israel


Kementerian PUPR setidaknya menyiapkan Rp175 miliar untuk melakukan renovasi terhadap beberapa stadion untuk mendukung para garuda muda unjuk kebolehan di kancah internasional. Setidaknya ada 5 daerah yang stadionnya direnovasi, seperti di Palembang, Bandung, Solo, Bali, dan Surabaya.
&quot;Ada lima stadion yang dipakai (piala dunia), terus yang 20 lapangan untuk latihan,&quot; kata Menteri Basuki dikutip Antara, Kamis (30/3/2023).

BACA JUGA:
Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023, Hokky Caraka Beri Tanggapan Menohok!


Sebelumnya, Menteri Basuki juga pernah menyampaikan bahwa pembangunan sarana dan prasarana olahraga di diharapkan mampu meningkatkan prestasi olahraga nasional.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8zMC8xLzE2NDc1Ny81L3g4amt3bWg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Saya sebagai Menteri PUPR harus menyiapkan berbagai venue/sarana  dalam rangka pertandingan internasional multi event seperti dukungan  revitalisasi stadion yang disiapkan menggelar Piala Dunia U-20 2023,  juga konstruksi Indoor Multifunction Stadium (IMS) GBK untuk persiapan  Piala Dunia Bola Basket FIBA 2023, dan nanti Pesta Olahraga Pantai Dunia  ANOC 2023,&quot; kata Menteri Basuki dalam pembukaan Rapat Anggota Komite  Olimpiade Indonesia (KOI).
Selain infrastruktur, pada tahun 2022 lalu Menteri Pemuda dan  Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali juga sempat meminta tambahan anggaran  sebesar Rp3,06 triliun ke Komisi X DPR RI. Bahkan angka tersebut lebih  besar jika dibandingkan dengan pagu indikatif sebesar Rp1,6 triliunan.</content:encoded></item></channel></rss>
