<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menguak Siapa Arsitektur Menara Saidah? Ternyata Ini Orangnya</title><description>Menguak siapa arsitektur Menara Saidah yang terkenal sebagai gedung perkantoran mewah pada masanya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/30/470/2790112/menguak-siapa-arsitektur-menara-saidah-ternyata-ini-orangnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/30/470/2790112/menguak-siapa-arsitektur-menara-saidah-ternyata-ini-orangnya"/><item><title>Menguak Siapa Arsitektur Menara Saidah? Ternyata Ini Orangnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/30/470/2790112/menguak-siapa-arsitektur-menara-saidah-ternyata-ini-orangnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/30/470/2790112/menguak-siapa-arsitektur-menara-saidah-ternyata-ini-orangnya</guid><pubDate>Kamis 30 Maret 2023 22:01 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/30/470/2790112/menguak-siapa-arsitektur-menara-saidah-ternyata-ini-orangnya-x0wfTYiVcE.png" expression="full" type="image/jpeg">Viral Menara Saidah menyala. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/30/470/2790112/menguak-siapa-arsitektur-menara-saidah-ternyata-ini-orangnya-x0wfTYiVcE.png</image><title>Viral Menara Saidah menyala. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menguak siapa arsitektur Menara Saidah yang terkenal sebagai gedung perkantoran mewah pada masanya.

Gedung yang terletak di Jalan MT Haryono ini ternyata awalnya memiliki nama Menara Drassindo, saat dimiliki oleh PT Mustika Ratu atas nama Mooryati Soedibyo
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Biaya Pembangunan Menara Saidah, Berapa?

Akan tetapi namanya diubah menjadi Menara Saidah. Di mana sebutan tersebut diambil dari nama pemilik keduanya yaitu Saidah Abu Bakar Ibrahim.

Berdasarkan catatan Okezone, Kamis (30/3/2023), PT Hutama Karya dikenal sebagai Kontraktor yang membangun gedung tersebut selama tiga tahun yakni dari tahun 1995-1998.

Saat pengerjaan pembangunan, pihaknya pun mengakui bahwa Menara Saidah menjadi proyek gedung tinggi pertama yang dibangun oleh kontraktor tersebut. Sehingga memerlukan ketelitian dalam pelaksanannya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

5 Fakta Menara Saidah Viral Menyala Merah, Dulu Perkantoran Mewah

Selain itu dalam arsip perusahaan,  Hutama Karya juga menyebut bangunan tersebut dipenuhi ornamen baik tampak luar maupun tampak dalamnya.

Ornamennya berbentuk patung bergaya Romawi yang diimpor langsung dari Italia.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yOS8xLzE2NDcyMC81L3g4ampoM2s=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Memiliki desain khas gedung dengan nuansa Romawi, nilai proyek pembangunannya pun diperkirakan sebesar Rp50 miliar.



Sementara untuk biaya pembangunannya sendiri mencapai Rp100 miliar pada masa itu. Gedung Menara Saidah memiliki 24 lantai, 2 basement, dan 2 semi basement.



Kendati demikian, pada tahun 2007, Menara Saidah resmi ditutup untuk umum. Hal ini disebabkan pondasi gedung dinilai tidak tegak berdiri dan miring beberapa derajat serta dianggap membahayakan keselamatan penghuni gedung.

</description><content:encoded>JAKARTA - Menguak siapa arsitektur Menara Saidah yang terkenal sebagai gedung perkantoran mewah pada masanya.

Gedung yang terletak di Jalan MT Haryono ini ternyata awalnya memiliki nama Menara Drassindo, saat dimiliki oleh PT Mustika Ratu atas nama Mooryati Soedibyo
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Biaya Pembangunan Menara Saidah, Berapa?

Akan tetapi namanya diubah menjadi Menara Saidah. Di mana sebutan tersebut diambil dari nama pemilik keduanya yaitu Saidah Abu Bakar Ibrahim.

Berdasarkan catatan Okezone, Kamis (30/3/2023), PT Hutama Karya dikenal sebagai Kontraktor yang membangun gedung tersebut selama tiga tahun yakni dari tahun 1995-1998.

Saat pengerjaan pembangunan, pihaknya pun mengakui bahwa Menara Saidah menjadi proyek gedung tinggi pertama yang dibangun oleh kontraktor tersebut. Sehingga memerlukan ketelitian dalam pelaksanannya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

5 Fakta Menara Saidah Viral Menyala Merah, Dulu Perkantoran Mewah

Selain itu dalam arsip perusahaan,  Hutama Karya juga menyebut bangunan tersebut dipenuhi ornamen baik tampak luar maupun tampak dalamnya.

Ornamennya berbentuk patung bergaya Romawi yang diimpor langsung dari Italia.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yOS8xLzE2NDcyMC81L3g4ampoM2s=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Memiliki desain khas gedung dengan nuansa Romawi, nilai proyek pembangunannya pun diperkirakan sebesar Rp50 miliar.



Sementara untuk biaya pembangunannya sendiri mencapai Rp100 miliar pada masa itu. Gedung Menara Saidah memiliki 24 lantai, 2 basement, dan 2 semi basement.



Kendati demikian, pada tahun 2007, Menara Saidah resmi ditutup untuk umum. Hal ini disebabkan pondasi gedung dinilai tidak tegak berdiri dan miring beberapa derajat serta dianggap membahayakan keselamatan penghuni gedung.

</content:encoded></item></channel></rss>
