<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Berakhir di Zona Hijau karena Inflasi Mereda</title><description>Wall Street ditutup menguat lebih dari 1% pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/01/278/2791248/wall-street-berakhir-di-zona-hijau-karena-inflasi-mereda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/01/278/2791248/wall-street-berakhir-di-zona-hijau-karena-inflasi-mereda"/><item><title>Wall Street Berakhir di Zona Hijau karena Inflasi Mereda</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/01/278/2791248/wall-street-berakhir-di-zona-hijau-karena-inflasi-mereda</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/01/278/2791248/wall-street-berakhir-di-zona-hijau-karena-inflasi-mereda</guid><pubDate>Sabtu 01 April 2023 08:32 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/01/278/2791248/wall-street-berakhir-di-zona-hijau-karena-inflasi-mereda-Q3v45ZC4S4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wall Street ditutup menguat (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/01/278/2791248/wall-street-berakhir-di-zona-hijau-karena-inflasi-mereda-Q3v45ZC4S4.jpg</image><title>Wall Street ditutup menguat (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Wall Street ditutup menguat lebih dari 1% pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Bursa saham AS naik dan Nasdaq membukukan kenaikan%tase kuartalan terbesar sejak Juni 2020, karena tanda-tanda inflasi mereda.
Melansir Antara, Sabtu (1/4/2023), indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 415,12 poin atau 1,26%, menjadi menetap di 33.274,15 poin. Indeks S&amp;amp;P 500 bertambah 58,48 poin atau 1,44%, menjadi berakhir di 4.109,31 poin. Indeks Komposit Nasdaq terangkat 208,44 poin atau 1,74%, menjadi ditutup pada 12.221,91 poin.

BACA JUGA:
Wall Street Menguat di Tengah Runtuhnya Saham Bank

Semua 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor konsumer nonprimer dan real estat masing-masing terkerek 2,62% dan 2,18%, memimpin keuntungan.
Untuk minggu ini, Dow naik 3,2%, S&amp;amp;P naik 3,5% dan Komposit Nasdaq naik 3,4%. Sementara itu, untuk Maret, Dow menguat 1,9%, S&amp;amp;P 500 terangkat 3,5% dan Nasdaq melonjak 6,7%.

BACA JUGA:
Wall Street Menguat, 3 Indeks Utama Naik 1%

Untuk kuartal Maret, Nasdaq melambung 16,8% dalam%tase kenaikan kuartalan terbesar sejak tiga bulan yang berakhir Juni 2020. S&amp;amp;P 500 melonjak 7,0% dan Dow naik 0,4%,
Pasar mendapat dorongan karena pengukur inflasi yang disukai Federal Reserve naik sedikit lebih rendah dari yang diperkirakan pada Februari.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny81L3g4ajZtNmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) AS naik 0,3% bulan lalu, sejalan dengan konsensus, untuk kenaikan 5% tahun-ke-tahun, Departemen Perdagangan melaporkan Jumat (31/3/2023).
Inflasi PCE inti, yang tidak termasuk makanan dan energi, naik 0,3%, sedikit di bawah konsensus 0,4%, untuk kenaikan 4,6% tahun ke tahun.
&quot;Inflasi PCE Februari menunjukkan peningkatan yang menggembirakan setelah lonjakan Januari, tetapi masih terlalu tinggi,&quot; kata Chris Low, kepala ekonom di FHN Financial, dalam sebuah catatan pada Jumat (31/3/2023).
&quot;Masih diperlukan lebih banyak waktu sebelum pasar mendapatkan kejelasan tentang bagaimana The Fed akan menyeimbangkan ketegangan perbankan dengan misinya melawan inflasi,&quot; tambahnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Wall Street ditutup menguat lebih dari 1% pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Bursa saham AS naik dan Nasdaq membukukan kenaikan%tase kuartalan terbesar sejak Juni 2020, karena tanda-tanda inflasi mereda.
Melansir Antara, Sabtu (1/4/2023), indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 415,12 poin atau 1,26%, menjadi menetap di 33.274,15 poin. Indeks S&amp;amp;P 500 bertambah 58,48 poin atau 1,44%, menjadi berakhir di 4.109,31 poin. Indeks Komposit Nasdaq terangkat 208,44 poin atau 1,74%, menjadi ditutup pada 12.221,91 poin.

BACA JUGA:
Wall Street Menguat di Tengah Runtuhnya Saham Bank

Semua 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor konsumer nonprimer dan real estat masing-masing terkerek 2,62% dan 2,18%, memimpin keuntungan.
Untuk minggu ini, Dow naik 3,2%, S&amp;amp;P naik 3,5% dan Komposit Nasdaq naik 3,4%. Sementara itu, untuk Maret, Dow menguat 1,9%, S&amp;amp;P 500 terangkat 3,5% dan Nasdaq melonjak 6,7%.

BACA JUGA:
Wall Street Menguat, 3 Indeks Utama Naik 1%

Untuk kuartal Maret, Nasdaq melambung 16,8% dalam%tase kenaikan kuartalan terbesar sejak tiga bulan yang berakhir Juni 2020. S&amp;amp;P 500 melonjak 7,0% dan Dow naik 0,4%,
Pasar mendapat dorongan karena pengukur inflasi yang disukai Federal Reserve naik sedikit lebih rendah dari yang diperkirakan pada Februari.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny81L3g4ajZtNmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) AS naik 0,3% bulan lalu, sejalan dengan konsensus, untuk kenaikan 5% tahun-ke-tahun, Departemen Perdagangan melaporkan Jumat (31/3/2023).
Inflasi PCE inti, yang tidak termasuk makanan dan energi, naik 0,3%, sedikit di bawah konsensus 0,4%, untuk kenaikan 4,6% tahun ke tahun.
&quot;Inflasi PCE Februari menunjukkan peningkatan yang menggembirakan setelah lonjakan Januari, tetapi masih terlalu tinggi,&quot; kata Chris Low, kepala ekonom di FHN Financial, dalam sebuah catatan pada Jumat (31/3/2023).
&quot;Masih diperlukan lebih banyak waktu sebelum pasar mendapatkan kejelasan tentang bagaimana The Fed akan menyeimbangkan ketegangan perbankan dengan misinya melawan inflasi,&quot; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
