<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IPO, Multi Makmur Lemindo Pasang Harga Rp105/Saham</title><description>PT Multi Makmur Lemindo Tbk akan melakukan penawaran umum atau initial public offering (IPO).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/03/278/2791956/ipo-multi-makmur-lemindo-pasang-harga-rp105-saham</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/03/278/2791956/ipo-multi-makmur-lemindo-pasang-harga-rp105-saham"/><item><title>IPO, Multi Makmur Lemindo Pasang Harga Rp105/Saham</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/03/278/2791956/ipo-multi-makmur-lemindo-pasang-harga-rp105-saham</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/03/278/2791956/ipo-multi-makmur-lemindo-pasang-harga-rp105-saham</guid><pubDate>Senin 03 April 2023 08:34 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/03/278/2791956/ipo-multi-makmur-lemindo-pasang-harga-rp105-saham-CBTJBMNAQs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PIPA akan melakukan IPO (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/03/278/2791956/ipo-multi-makmur-lemindo-pasang-harga-rp105-saham-CBTJBMNAQs.jpg</image><title>PIPA akan melakukan IPO (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Multi Makmur Lemindo Tbk akan melakukan penawaran umum atau initial public offering (IPO). Perseroan telah menetapkan harga IPO sebesar Rp105 per saham.
Adapun, perseroan mulai memasuki masa penawaran umum pada 3 April hingga 5 April 2023 mendatang, dan dijadwalkan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 April 2023 dengan kode PIPA.

BACA JUGA:
IHSG Awal Pekan Diprediksi Bergerak di Rentang 6.668 - 6.856


Dalam IPO ini, perseroan menawarkan sebanyak 925 juta saham atau 27,01% dari modal disetor dan ditempatkan. Dengan harga penawaran tersebut, perseroan berpotensi mengantongi dana segar sebesar Rp97,12 miliar.
Perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur material bahan bangunan dari plastik berbahan dasar PVC ini juga akan menerbitkan sebanyak 832,50 juta Waran Seri I atau 33,30% dari total saham ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga pelaksanaan Rp110.

BACA JUGA:
6 Fakta IHSG Sepekan Menguat Tembus Level 6.805


Perihal penggunaan dana, sekitar Rp19,29 miliar dari dana hasil IPO akan digunakan untuk pembangunan fasilitas pabrik baru PIPA PVC &amp;amp; HDPE serta FITTING PVC yang terletak di Komplek Industri Buditec, Kecamatan Jawilan, Cikande, Kabupaten Serang Barat dengan total keseluruhan luas bangunan pabrik seluas 10.952 meter persegi.
Selanjutnya, sebesar Rp41,78 miliar dana hasil IPO akan digunakan untuk  pembelian mesin dan fasilitas produksi serta fasilitas pendukung produksi. Perseroan saat ini telah menerima penawaran dari beberapa vendor dan akan menandatangani kontrak pembelian dengan vendor, setelah melakukan pengecekan barang yang rencananya akan dibeli pada kuartal II tahun 2023.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kemudian, sebesar Rp1,85 miliar akan digunakan untuk pembelian empat  kendaraan operasional perseroan yang dibeli dari pihak ketiga dan tidak  terafiliasi. Kendaraan operasional ini nantinya akan dipergunakan untuk  mendukung transportasi pengangkutan material pipa dan bahan lainnya.
Lalu, sekitar Rp3 miliar akan digunakan untuk pembayaran sebagian  pokok utang kepada PT Bank Oke Indonesia, serta sisanya akan digunakan  untuk modal kerja perseroan yang akan digunakan untuk meningkatkan  kapasitas produksi pipa PVC, pipa HDPE dan produk bahan bangunan lainnya  yakni, untuk pembelian bahan baku langsung seperti Resin PVC, Resin  HDPE, bahan kimia aditif dan kimia lainnya, pembelian bahan baku  pendukung, dan biaya overhead pabrik.
Juga, untuk pembayaran upah tenaga kerja langsung dan tenaga kerja  pembantu, pembayaran keperluan administrasi dan utilitas kantor pusat,  biaya perizinan, biaya distribusi dan pengangkutan, biaya pemasaran,  biaya promosi, biaya iklan serta biaya penjualan perseroan.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Multi Makmur Lemindo Tbk akan melakukan penawaran umum atau initial public offering (IPO). Perseroan telah menetapkan harga IPO sebesar Rp105 per saham.
Adapun, perseroan mulai memasuki masa penawaran umum pada 3 April hingga 5 April 2023 mendatang, dan dijadwalkan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 April 2023 dengan kode PIPA.

BACA JUGA:
IHSG Awal Pekan Diprediksi Bergerak di Rentang 6.668 - 6.856


Dalam IPO ini, perseroan menawarkan sebanyak 925 juta saham atau 27,01% dari modal disetor dan ditempatkan. Dengan harga penawaran tersebut, perseroan berpotensi mengantongi dana segar sebesar Rp97,12 miliar.
Perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur material bahan bangunan dari plastik berbahan dasar PVC ini juga akan menerbitkan sebanyak 832,50 juta Waran Seri I atau 33,30% dari total saham ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga pelaksanaan Rp110.

BACA JUGA:
6 Fakta IHSG Sepekan Menguat Tembus Level 6.805


Perihal penggunaan dana, sekitar Rp19,29 miliar dari dana hasil IPO akan digunakan untuk pembangunan fasilitas pabrik baru PIPA PVC &amp;amp; HDPE serta FITTING PVC yang terletak di Komplek Industri Buditec, Kecamatan Jawilan, Cikande, Kabupaten Serang Barat dengan total keseluruhan luas bangunan pabrik seluas 10.952 meter persegi.
Selanjutnya, sebesar Rp41,78 miliar dana hasil IPO akan digunakan untuk  pembelian mesin dan fasilitas produksi serta fasilitas pendukung produksi. Perseroan saat ini telah menerima penawaran dari beberapa vendor dan akan menandatangani kontrak pembelian dengan vendor, setelah melakukan pengecekan barang yang rencananya akan dibeli pada kuartal II tahun 2023.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kemudian, sebesar Rp1,85 miliar akan digunakan untuk pembelian empat  kendaraan operasional perseroan yang dibeli dari pihak ketiga dan tidak  terafiliasi. Kendaraan operasional ini nantinya akan dipergunakan untuk  mendukung transportasi pengangkutan material pipa dan bahan lainnya.
Lalu, sekitar Rp3 miliar akan digunakan untuk pembayaran sebagian  pokok utang kepada PT Bank Oke Indonesia, serta sisanya akan digunakan  untuk modal kerja perseroan yang akan digunakan untuk meningkatkan  kapasitas produksi pipa PVC, pipa HDPE dan produk bahan bangunan lainnya  yakni, untuk pembelian bahan baku langsung seperti Resin PVC, Resin  HDPE, bahan kimia aditif dan kimia lainnya, pembelian bahan baku  pendukung, dan biaya overhead pabrik.
Juga, untuk pembayaran upah tenaga kerja langsung dan tenaga kerja  pembantu, pembayaran keperluan administrasi dan utilitas kantor pusat,  biaya perizinan, biaya distribusi dan pengangkutan, biaya pemasaran,  biaya promosi, biaya iklan serta biaya penjualan perseroan.</content:encoded></item></channel></rss>
