<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jahja Setiaatmadja Bongkar Rahasia BCA Tetap Profit di Tengah Ketidakpastian Global</title><description>Presdir PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja bongkar rahasia perusahaan tetap profit.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/03/278/2792005/jahja-setiaatmadja-bongkar-rahasia-bca-tetap-profit-di-tengah-ketidakpastian-global</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/03/278/2792005/jahja-setiaatmadja-bongkar-rahasia-bca-tetap-profit-di-tengah-ketidakpastian-global"/><item><title>Jahja Setiaatmadja Bongkar Rahasia BCA Tetap Profit di Tengah Ketidakpastian Global</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/03/278/2792005/jahja-setiaatmadja-bongkar-rahasia-bca-tetap-profit-di-tengah-ketidakpastian-global</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/03/278/2792005/jahja-setiaatmadja-bongkar-rahasia-bca-tetap-profit-di-tengah-ketidakpastian-global</guid><pubDate>Senin 03 April 2023 10:14 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/03/278/2792005/jahja-setiaatmadja-bongkar-rahasia-bca-tetap-profit-di-tengah-ketidakpastian-global-LEPl38yFh3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jahja Setiaatmadja bongkar rahasia BCA tetap profit (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/03/278/2792005/jahja-setiaatmadja-bongkar-rahasia-bca-tetap-profit-di-tengah-ketidakpastian-global-LEPl38yFh3.jpg</image><title>Jahja Setiaatmadja bongkar rahasia BCA tetap profit (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presdir PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja bongkar rahasia perusahaan tetap profit meskipun di tengah ketidakpastian global. BCAterus menciptakan kinerja yang cukup solid sepanjang tahun 2022 dan memasuki masa ke-66 tahun.
Jahja Setiaatmadja mengungkapkan beberapa rahasia yang dijalani bank terbesar di Asia ini, mulai dari mengubah bank tabungan hingga menjaga cost of fund.

BACA JUGA:
9 Emiten Gelar Aksi Korporasi Hari Ini, Ada BBCA hingga BBNI


&quot;Ya gini ada beberapa hal, kita sejak dahulu berusaha mengubah tabungan itu yang awalnya menabung menjadi transactional account, nah sehingga orang nggak perlu lagi bunga yang terlalu tinggi,&quot; kata Jahja dalam segmen Market Buzz Power Breakfast IDX, Senin (3/4/2023).
Berawal dari cost of fund yang murah tersebut, BCA bisa memilih kredit mana yang relatif baik dengan interest rate yang cukup menantang, seperti Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor (KBB).

BACA JUGA:
Waran Terstruktur ASII, BBCA dan PGAS Siap Terbit Awal April 2023


&quot;Nah ini yang membuat quality loan kita bagus sehingga NPL juga kecil, cost of fund murah, NPL kecil nah dengan demikian growth kita tahun lalu di atas industri sedikitlah kita 11,7%,&quot; ungkap Jahja.
Volume kredit bertambah, maka BCA mendapat suatu income yang bagus dari segi interest maupun dari segi fee based. Lanjut Jahja, fee based BCA meningkat karena dalam sehari ada transaksi hingga 66 juta.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Bahkan kalau lagi akhir bulan, deket-deket hari libur itu bisa  sampai 140 juta transaksi per day. Jadi ini memang membuat kenyamanan,  tentu ada beberapa payment-payment yang ada fee-nya kan, nah itulah yang  menjadi suatu fee based tambahan bagi BCA,&quot; jelas Jahja.
Adapun karena NPL yang rendah, cost of fund yang murah, dan bunga  average BCA relatif turun sedikit, tetapi dari placement bank swasta ini  juga membantu Surat Berharga Negara (SBN)
&quot;Kan pemerintah juga butuh cuan untuk SBN ya obligasi pemerintah itu  dibeli karena untuk pembiayaan APBN nah banyak pemain asing yang keluar,  kita masih masuk malah dan tentu kenaikan bunganya cukup tinggi,&quot; kata  dia.
Di samping itu untuk short term, Jahja mengaku BCA tidak seperti Silicon Valley Bank yang menjalankan dengan jangka panjang.
&quot;Semuanya ditaruh long term, kita jaga short term kita Rp170 triliun  itu sama dengan total funding yang disediakan LPS untuk menjaga  perbankan Indonesia, tidak harus jaga (long term) likuiditas paling  penting,&quot; jelas Jahja.
&quot;Kalau ada kebutuhan-kebutuhan mendadak kita harus siap memberikan  itu, nah ini kita tempatkan di Bank Indonesia dan kebetulan suku bunga  BI juga naik, ada tambahan income lagi jadi secara profit kita cukup  bagus lagi,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presdir PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja bongkar rahasia perusahaan tetap profit meskipun di tengah ketidakpastian global. BCAterus menciptakan kinerja yang cukup solid sepanjang tahun 2022 dan memasuki masa ke-66 tahun.
Jahja Setiaatmadja mengungkapkan beberapa rahasia yang dijalani bank terbesar di Asia ini, mulai dari mengubah bank tabungan hingga menjaga cost of fund.

BACA JUGA:
9 Emiten Gelar Aksi Korporasi Hari Ini, Ada BBCA hingga BBNI


&quot;Ya gini ada beberapa hal, kita sejak dahulu berusaha mengubah tabungan itu yang awalnya menabung menjadi transactional account, nah sehingga orang nggak perlu lagi bunga yang terlalu tinggi,&quot; kata Jahja dalam segmen Market Buzz Power Breakfast IDX, Senin (3/4/2023).
Berawal dari cost of fund yang murah tersebut, BCA bisa memilih kredit mana yang relatif baik dengan interest rate yang cukup menantang, seperti Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor (KBB).

BACA JUGA:
Waran Terstruktur ASII, BBCA dan PGAS Siap Terbit Awal April 2023


&quot;Nah ini yang membuat quality loan kita bagus sehingga NPL juga kecil, cost of fund murah, NPL kecil nah dengan demikian growth kita tahun lalu di atas industri sedikitlah kita 11,7%,&quot; ungkap Jahja.
Volume kredit bertambah, maka BCA mendapat suatu income yang bagus dari segi interest maupun dari segi fee based. Lanjut Jahja, fee based BCA meningkat karena dalam sehari ada transaksi hingga 66 juta.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Bahkan kalau lagi akhir bulan, deket-deket hari libur itu bisa  sampai 140 juta transaksi per day. Jadi ini memang membuat kenyamanan,  tentu ada beberapa payment-payment yang ada fee-nya kan, nah itulah yang  menjadi suatu fee based tambahan bagi BCA,&quot; jelas Jahja.
Adapun karena NPL yang rendah, cost of fund yang murah, dan bunga  average BCA relatif turun sedikit, tetapi dari placement bank swasta ini  juga membantu Surat Berharga Negara (SBN)
&quot;Kan pemerintah juga butuh cuan untuk SBN ya obligasi pemerintah itu  dibeli karena untuk pembiayaan APBN nah banyak pemain asing yang keluar,  kita masih masuk malah dan tentu kenaikan bunganya cukup tinggi,&quot; kata  dia.
Di samping itu untuk short term, Jahja mengaku BCA tidak seperti Silicon Valley Bank yang menjalankan dengan jangka panjang.
&quot;Semuanya ditaruh long term, kita jaga short term kita Rp170 triliun  itu sama dengan total funding yang disediakan LPS untuk menjaga  perbankan Indonesia, tidak harus jaga (long term) likuiditas paling  penting,&quot; jelas Jahja.
&quot;Kalau ada kebutuhan-kebutuhan mendadak kita harus siap memberikan  itu, nah ini kita tempatkan di Bank Indonesia dan kebetulan suku bunga  BI juga naik, ada tambahan income lagi jadi secara profit kita cukup  bagus lagi,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
