<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba Harum Energy (HRUM) Naik 3 Kali Lipat Jadi Rp4,52 Triliun di 2022</title><description>Laba PT Harum Energy Tbk (HRUM) naik tiga kali lipat hingga akhir Desember 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/03/278/2792073/laba-harum-energy-hrum-naik-3-kali-lipat-jadi-rp4-52-triliun-di-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/03/278/2792073/laba-harum-energy-hrum-naik-3-kali-lipat-jadi-rp4-52-triliun-di-2022"/><item><title>Laba Harum Energy (HRUM) Naik 3 Kali Lipat Jadi Rp4,52 Triliun di 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/03/278/2792073/laba-harum-energy-hrum-naik-3-kali-lipat-jadi-rp4-52-triliun-di-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/03/278/2792073/laba-harum-energy-hrum-naik-3-kali-lipat-jadi-rp4-52-triliun-di-2022</guid><pubDate>Senin 03 April 2023 11:51 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/03/278/2792073/laba-harum-energy-hrum-naik-3-kali-lipat-jadi-rp4-52-triliun-di-2022-AV82flWPcL.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Laba HRUM meroket (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/03/278/2792073/laba-harum-energy-hrum-naik-3-kali-lipat-jadi-rp4-52-triliun-di-2022-AV82flWPcL.jpeg</image><title>Laba HRUM meroket (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Laba PT Harum Energy Tbk (HRUM) naik tiga kali lipat hingga akhir Desember 2022. Emiten pertambangan batu bara ini mengantongi laba USD301,75 juta atau setara Rp4,52 triliun, meroket hingga 305,97% dari sebelumnya sebesar USD74,32 juta.
Pertumbuhan laba bersih perseroan turut ditopang oleh kenaikan pendapatan sebesar 169,03% menjadi USD904,43 juta atau setara Rp13,55 triliun, dari sebelumnya sebesar USD336,17 juta.

BACA JUGA:
Laba Emiten Kertas Alkindo (ALDO) Turun 13,91% Jadi Rp65,30 Miliar


Secara rinci, pendapatan dari kontrak dengan pelanggan tercatat sebesar USD890,35 juta atau setara Rp13,34 triliun, naik dari sebelumnya sebesar USD321,98 juta. Serta, pendapatan sewa yang tercatat sebesar USD14,08 juta atau setara Rp211,14 miliar, dari sebelumnya USD14,18 juta.
Berdasarkan segmennya, penjualan batu bara ekspor tercatat sebesar USD794,40 juta atau setara Rp11,90 triliun. Sedangkan, penjualan batu bara lokal sebesar USD95,94 juta atau setara Rp1,43 triliun.

BACA JUGA:
Dear Investor, 9 Emiten Gelar Aksi Korporasi Jelang Akhir Pekan


Selanjutnya, penyewaan alat berat berkontribusi sebesar USD5,05 juta atau setara Rp75,78 miliar, segmen jalan pengangkutan tercatat sebesar USD4,95 juta atau setara Rp74,22 miliar, serta segmen time, freight, dan voyage charter yang sebesar USD4,07 juta atau Rp61,13 miliar.
Sementara itu, beban pokok pendapatan dan beban langsung HRUM tercatat sebesar USD362,94 juta atau Rp5,44 triliun. Kemudian, beban penjualan sebesar USD65,43 juta atau Rp980,89 miliar, serta beban umum dan administrasi sebesar USD35,86 juta atau Rp537,68 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Per Desember 2022, total nilai aset HRUM tumbuh 46,20% menjadi  USD1,27 miliar atau setara Rp19,16 triliun, dari posisi akhir Desember  2021 yang sebesar USD874,62 juta. Adapun, liabilitas tercatat sebesar  USD286,53 juta dan ekuitas sebesar USD992,27 juta.
Dalam pengembangan bisnisnya, perseroan tak menutup kemungkinan untuk  menjajaki semua peluang pengembangan bisnis ke industri energi baru dan  terbarukan (EBT), baik itu di sektor hulu maupun di sektor hilir.
Adapun, yang selama ini yang telah dilakukan oleh perseroan dan anak  perusahaan yakni, investasi di sektor hulu dan sektor midstream, sesuai  dengan kemampuan usaha dan latar belakang perseroan, namun tidak menutup  kemungkinan bagi perseroan untuk menjajaki bisnis kendaraan listrik,  sebagai bentuk usaha diversifikasi perseroan ke ekosistem yang baru.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Laba PT Harum Energy Tbk (HRUM) naik tiga kali lipat hingga akhir Desember 2022. Emiten pertambangan batu bara ini mengantongi laba USD301,75 juta atau setara Rp4,52 triliun, meroket hingga 305,97% dari sebelumnya sebesar USD74,32 juta.
Pertumbuhan laba bersih perseroan turut ditopang oleh kenaikan pendapatan sebesar 169,03% menjadi USD904,43 juta atau setara Rp13,55 triliun, dari sebelumnya sebesar USD336,17 juta.

BACA JUGA:
Laba Emiten Kertas Alkindo (ALDO) Turun 13,91% Jadi Rp65,30 Miliar


Secara rinci, pendapatan dari kontrak dengan pelanggan tercatat sebesar USD890,35 juta atau setara Rp13,34 triliun, naik dari sebelumnya sebesar USD321,98 juta. Serta, pendapatan sewa yang tercatat sebesar USD14,08 juta atau setara Rp211,14 miliar, dari sebelumnya USD14,18 juta.
Berdasarkan segmennya, penjualan batu bara ekspor tercatat sebesar USD794,40 juta atau setara Rp11,90 triliun. Sedangkan, penjualan batu bara lokal sebesar USD95,94 juta atau setara Rp1,43 triliun.

BACA JUGA:
Dear Investor, 9 Emiten Gelar Aksi Korporasi Jelang Akhir Pekan


Selanjutnya, penyewaan alat berat berkontribusi sebesar USD5,05 juta atau setara Rp75,78 miliar, segmen jalan pengangkutan tercatat sebesar USD4,95 juta atau setara Rp74,22 miliar, serta segmen time, freight, dan voyage charter yang sebesar USD4,07 juta atau Rp61,13 miliar.
Sementara itu, beban pokok pendapatan dan beban langsung HRUM tercatat sebesar USD362,94 juta atau Rp5,44 triliun. Kemudian, beban penjualan sebesar USD65,43 juta atau Rp980,89 miliar, serta beban umum dan administrasi sebesar USD35,86 juta atau Rp537,68 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Per Desember 2022, total nilai aset HRUM tumbuh 46,20% menjadi  USD1,27 miliar atau setara Rp19,16 triliun, dari posisi akhir Desember  2021 yang sebesar USD874,62 juta. Adapun, liabilitas tercatat sebesar  USD286,53 juta dan ekuitas sebesar USD992,27 juta.
Dalam pengembangan bisnisnya, perseroan tak menutup kemungkinan untuk  menjajaki semua peluang pengembangan bisnis ke industri energi baru dan  terbarukan (EBT), baik itu di sektor hulu maupun di sektor hilir.
Adapun, yang selama ini yang telah dilakukan oleh perseroan dan anak  perusahaan yakni, investasi di sektor hulu dan sektor midstream, sesuai  dengan kemampuan usaha dan latar belakang perseroan, namun tidak menutup  kemungkinan bagi perseroan untuk menjajaki bisnis kendaraan listrik,  sebagai bentuk usaha diversifikasi perseroan ke ekosistem yang baru.</content:encoded></item></channel></rss>
