<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Masuk Panen Raya, Kementan Pastikan Harga Beras Mulai Turun</title><description>Memasuki panen raya, Kementan memastikan harga beras mulai turun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/04/320/2792672/masuk-panen-raya-kementan-pastikan-harga-beras-mulai-turun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/04/320/2792672/masuk-panen-raya-kementan-pastikan-harga-beras-mulai-turun"/><item><title>Masuk Panen Raya, Kementan Pastikan Harga Beras Mulai Turun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/04/320/2792672/masuk-panen-raya-kementan-pastikan-harga-beras-mulai-turun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/04/320/2792672/masuk-panen-raya-kementan-pastikan-harga-beras-mulai-turun</guid><pubDate>Selasa 04 April 2023 08:14 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/04/320/2792672/masuk-panen-raya-kementan-pastikan-harga-beras-mulai-turun-uO7qXfZXk5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga beras mulai turun (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/04/320/2792672/masuk-panen-raya-kementan-pastikan-harga-beras-mulai-turun-uO7qXfZXk5.jpg</image><title>Harga beras mulai turun (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Memasuki panen raya, Kementan memastikan harga beras mulai turun. Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian, Kuntoro Boga Andri mengatakan saat ini harga beras di beberapa wilayah mulai mengalami penurunan.
Menurut Kuntoro, penurunan harga ini juga disebabkan di lapangan saat ini panen raya yang berlangsung di mana-mana. Dengan demikian, dia meminta adanya kolaborasi cukup kuat antar lembaga, kementerian maupun swasta untuk sama-sama melakukan penyerapan gabah petani dengan harga acuan yang telah ditetapkan.

BACA JUGA:
60 Kota Alami Kenaikan Harga Beras, Tertinggi di Luwuk!


&quot;Sekali lagi kami katakan semua pihak wajib waspada untuk kebutuhan stok dan untuk menyerap gabah serta menjaga harga di tingkat petani agar tetap stabil dan memberi dampak terhadap kesejahteraan petani,&quot; ujar Kuntoro dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (4/4/2023).

BACA JUGA:
Pedagang Beberkan Penyebab Harga Beras Meroket 


Kuntoro menambahkan, saat ini kementan memiliki program jangka panjang, yakni Komando Strategi Penggilingan (Kostraling) yang berperan dalam penyerapan gabah petani di seluruh daerah. Namun peran Kostraling perlu mendapat dukungan dari lembaga dan pihak lain.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wOC8xLzE2Mzk4Mi81L3g4ajU3c3Q=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Yang pasti kami terus bekerja dan siaga mengawal panen raya tahun  ini. Akan tetapi kami juga membutuhkan dukungan dari lembaga dan pihak  terkait agar penyerapan gabah berjalan optimal,&quot; sambungnya.
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis harga gabah dan beras di sejumlah  provinsi terus mengalami penurunan, dikarenakan pasokan meningkat  dipicu banyak daerah tengah menggelar panen raya. Diketahui, harga gabah  kering panen di tingkat petani pada Maret 2023 menurun sebesar 7,65%  dam harga gabah kering giling turun 5,99% (MtoM).
Terbaru, BPS merilis kenaikan index kesejahteraan petani melalui  nilai tukar petani atau NTP yang mencapai 110,85 atau mengalami kenaikan  tinggi sebesar 0,29% apabila dibandingkan dengan Februari 2023.  Peningkatan NTP terjadi karena indeks harga yang diterima petani naik  sebesar 0,53% atau lebih tinggi dari kenaikan indeks harga yang dibayar  petani yang hanya 0,24%.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Memasuki panen raya, Kementan memastikan harga beras mulai turun. Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian, Kuntoro Boga Andri mengatakan saat ini harga beras di beberapa wilayah mulai mengalami penurunan.
Menurut Kuntoro, penurunan harga ini juga disebabkan di lapangan saat ini panen raya yang berlangsung di mana-mana. Dengan demikian, dia meminta adanya kolaborasi cukup kuat antar lembaga, kementerian maupun swasta untuk sama-sama melakukan penyerapan gabah petani dengan harga acuan yang telah ditetapkan.

BACA JUGA:
60 Kota Alami Kenaikan Harga Beras, Tertinggi di Luwuk!


&quot;Sekali lagi kami katakan semua pihak wajib waspada untuk kebutuhan stok dan untuk menyerap gabah serta menjaga harga di tingkat petani agar tetap stabil dan memberi dampak terhadap kesejahteraan petani,&quot; ujar Kuntoro dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (4/4/2023).

BACA JUGA:
Pedagang Beberkan Penyebab Harga Beras Meroket 


Kuntoro menambahkan, saat ini kementan memiliki program jangka panjang, yakni Komando Strategi Penggilingan (Kostraling) yang berperan dalam penyerapan gabah petani di seluruh daerah. Namun peran Kostraling perlu mendapat dukungan dari lembaga dan pihak lain.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wOC8xLzE2Mzk4Mi81L3g4ajU3c3Q=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Yang pasti kami terus bekerja dan siaga mengawal panen raya tahun  ini. Akan tetapi kami juga membutuhkan dukungan dari lembaga dan pihak  terkait agar penyerapan gabah berjalan optimal,&quot; sambungnya.
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis harga gabah dan beras di sejumlah  provinsi terus mengalami penurunan, dikarenakan pasokan meningkat  dipicu banyak daerah tengah menggelar panen raya. Diketahui, harga gabah  kering panen di tingkat petani pada Maret 2023 menurun sebesar 7,65%  dam harga gabah kering giling turun 5,99% (MtoM).
Terbaru, BPS merilis kenaikan index kesejahteraan petani melalui  nilai tukar petani atau NTP yang mencapai 110,85 atau mengalami kenaikan  tinggi sebesar 0,29% apabila dibandingkan dengan Februari 2023.  Peningkatan NTP terjadi karena indeks harga yang diterima petani naik  sebesar 0,53% atau lebih tinggi dari kenaikan indeks harga yang dibayar  petani yang hanya 0,24%.</content:encoded></item></channel></rss>
