<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Daya Tahan Ekonomi RI Kuat Hadapi Pandemi Covid-19, Ini Buktinya</title><description>Indonesia memiliki daya tahan ekonomi yang baik dalam menghadapi pandemi Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/05/320/2793641/daya-tahan-ekonomi-ri-kuat-hadapi-pandemi-covid-19-ini-buktinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/05/320/2793641/daya-tahan-ekonomi-ri-kuat-hadapi-pandemi-covid-19-ini-buktinya"/><item><title>Daya Tahan Ekonomi RI Kuat Hadapi Pandemi Covid-19, Ini Buktinya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/05/320/2793641/daya-tahan-ekonomi-ri-kuat-hadapi-pandemi-covid-19-ini-buktinya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/05/320/2793641/daya-tahan-ekonomi-ri-kuat-hadapi-pandemi-covid-19-ini-buktinya</guid><pubDate>Rabu 05 April 2023 14:25 WIB</pubDate><dc:creator>Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/05/320/2793641/daya-tahan-ekonomi-ri-kuat-hadapi-pandemi-covid-19-ini-buktinya-ugMV7QDpD7.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi ekonomi RI. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/05/320/2793641/daya-tahan-ekonomi-ri-kuat-hadapi-pandemi-covid-19-ini-buktinya-ugMV7QDpD7.JPG</image><title>Ilustrasi ekonomi RI. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa menyampaikan bahwa Indonesia memiliki daya tahan ekonomi yang baik dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Hal itu dibuktikan dengan pemulihan yang cukup cepat pada tiga indikator dasar yakni pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

RI Impor Beras, Kepala Bapanas Jamin Tidak Membabi Buta&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Kita sama-sama ketahui bahwa kita mengalami pandemi, tekanan pandemi dan kita tidak sendiri hampir semua negara-negara di dunia mengakibatkan terjadi pengerutan dari pertumbuhan ekonomi kita dan kita sekarang pada tahap untuk pulih,&quot; kata Suharso dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Rabu (5/4/2023).

Diketahui, pertumbuhan ekonomi Indonesia sempat berasa di level -2,07 pada tahun 2020 imbas dari adanya Covid-19. Namun hanya dalam kurun waktu 2 tahun, pertumbuhan ekonomi Indonesia meningkat menjadi 5,31% di tahun 2022.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ditugaskan Bapanas Serap 2,4 Juta Ton Beras, Bulog: Belum Final

Sementara tingkat kemiskinan sempat menyentuh level yang sangat tinggi pada tahun 2020 yakni mencapai 10,19% namun pada tahun 2022 kembali melandai menjadi 9,57%.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xMy80LzE2MjU4NC81L3g4ajVna2c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Adapun tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2022 berada di angka 5,86% setelah pada tahun 2020 sempat meningkat menjadi 7,07%.



&quot;Kemiskinan mudah-mudahan bisa kembali lagi sebagaimana pada tahun 2019 dan tingkat pengangguran Kita berharap bisa kembali sebagaimana pada tahun 2019 yaitu di angka 5,23%,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa menyampaikan bahwa Indonesia memiliki daya tahan ekonomi yang baik dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Hal itu dibuktikan dengan pemulihan yang cukup cepat pada tiga indikator dasar yakni pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

RI Impor Beras, Kepala Bapanas Jamin Tidak Membabi Buta&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Kita sama-sama ketahui bahwa kita mengalami pandemi, tekanan pandemi dan kita tidak sendiri hampir semua negara-negara di dunia mengakibatkan terjadi pengerutan dari pertumbuhan ekonomi kita dan kita sekarang pada tahap untuk pulih,&quot; kata Suharso dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Rabu (5/4/2023).

Diketahui, pertumbuhan ekonomi Indonesia sempat berasa di level -2,07 pada tahun 2020 imbas dari adanya Covid-19. Namun hanya dalam kurun waktu 2 tahun, pertumbuhan ekonomi Indonesia meningkat menjadi 5,31% di tahun 2022.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ditugaskan Bapanas Serap 2,4 Juta Ton Beras, Bulog: Belum Final

Sementara tingkat kemiskinan sempat menyentuh level yang sangat tinggi pada tahun 2020 yakni mencapai 10,19% namun pada tahun 2022 kembali melandai menjadi 9,57%.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xMy80LzE2MjU4NC81L3g4ajVna2c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Adapun tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2022 berada di angka 5,86% setelah pada tahun 2020 sempat meningkat menjadi 7,07%.



&quot;Kemiskinan mudah-mudahan bisa kembali lagi sebagaimana pada tahun 2019 dan tingkat pengangguran Kita berharap bisa kembali sebagaimana pada tahun 2019 yaitu di angka 5,23%,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
