<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bundamedik (BMHS) Raup Pendapatan Rp1,66 Triliun, Bisnis Non Covid Tumbuh 17%</title><description>PT Bundamedik Tbk (BMHS) meraup pendapatan sebesar Rp1,66 Triliun sepanjang 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/06/278/2794337/bundamedik-bmhs-raup-pendapatan-rp1-66-triliun-bisnis-non-covid-tumbuh-17</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/06/278/2794337/bundamedik-bmhs-raup-pendapatan-rp1-66-triliun-bisnis-non-covid-tumbuh-17"/><item><title>Bundamedik (BMHS) Raup Pendapatan Rp1,66 Triliun, Bisnis Non Covid Tumbuh 17%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/06/278/2794337/bundamedik-bmhs-raup-pendapatan-rp1-66-triliun-bisnis-non-covid-tumbuh-17</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/06/278/2794337/bundamedik-bmhs-raup-pendapatan-rp1-66-triliun-bisnis-non-covid-tumbuh-17</guid><pubDate>Kamis 06 April 2023 14:40 WIB</pubDate><dc:creator>Safina Asha Jamna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/06/278/2794337/bundamedik-bmhs-raup-pendapatan-rp1-66-triliun-bisnis-non-covid-tumbuh-17-xMvMdwnELH.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Pendapatan bisnis non covid BMHS naik (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/06/278/2794337/bundamedik-bmhs-raup-pendapatan-rp1-66-triliun-bisnis-non-covid-tumbuh-17-xMvMdwnELH.jpeg</image><title>Pendapatan bisnis non covid BMHS naik (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Bundamedik Tbk (BMHS) meraup pendapatan sebesar Rp1,66 Triliun sepanjang 2022. Pendapatan bisnis utama (Non-Covid) meningkat 17% dibandingkan dengan tahun 2021.
Komisaris Utama BMHS Ivan Sini merinci, pendapatan ini masih ditopang oleh pengembangan core business perusahaan secara signifikan, utamanya operational unit bisnis rumah sakit yang terus meningkat, Morula IVF sebagai market leader untuk layanan bayi tabung di Indonesia.

BACA JUGA:
Laba Turun 61%, Bundamedik (BMHS) Kantongi Rp73,72 Miliar di Kuartal III-2022


&amp;ldquo;Dari segi pertumbuhan, BMHS mengutamakan pertumbuhan yang terukur untuk 2023. Fokus BMHS akan mengutamakan sisi operasional sebagai bentuk implementasi dari investasi yang telah dilakukan sebelumnya dengan memprioritaskan digital platform yang telah dibangun,&amp;rdquo; kata dia, Kamis (6/4/2023).

BACA JUGA:
Bundamedik (BMHS) Tebar Dividen Rp22 Miliar 


Dia menjelaskan, selama pandemi BMHS juga telah mempersiapkan armada, seperti penambahan fasilitas, pembentukan beberapa inisiatif seperti mulai berjalannya medical tourism dengan pasien dari Australia dan New Zealand.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, Managing Director BMHS Nurhadi Yudiyantho mengatakan,  preferensi masyarakat terhadap healthcare lifestyle atau kesehatan yang  menjadi gaya hidup semakin meningkat di masa transisi menuju endemi.  Tren tersebut juga tidak hanya terlihat di kota metropolitan seperti  Jakarta, namun juga kota besar lainnya seperti Palembang, Padang dan  Denpasar.
Sementara itu, seiring dengan kondisi industri kesehatan yang masih  menantang dengan preferensi masyarakat akan kesehatan yang semakin  dinamis di era post-pandemic, BMHS tetap optimis mampu bukukan capaian  positif di 2023 ini. Selain mengoptimalkan fundamental yang telah  dibangun selama pandemi, strategi penguatan resources dan adopsi  teknologi serta inisiatif yang mendukung potensi medical tourism di  Indonesia juga akan menjadi fokus perusahaan.
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bundamedik Tbk (BMHS) meraup pendapatan sebesar Rp1,66 Triliun sepanjang 2022. Pendapatan bisnis utama (Non-Covid) meningkat 17% dibandingkan dengan tahun 2021.
Komisaris Utama BMHS Ivan Sini merinci, pendapatan ini masih ditopang oleh pengembangan core business perusahaan secara signifikan, utamanya operational unit bisnis rumah sakit yang terus meningkat, Morula IVF sebagai market leader untuk layanan bayi tabung di Indonesia.

BACA JUGA:
Laba Turun 61%, Bundamedik (BMHS) Kantongi Rp73,72 Miliar di Kuartal III-2022


&amp;ldquo;Dari segi pertumbuhan, BMHS mengutamakan pertumbuhan yang terukur untuk 2023. Fokus BMHS akan mengutamakan sisi operasional sebagai bentuk implementasi dari investasi yang telah dilakukan sebelumnya dengan memprioritaskan digital platform yang telah dibangun,&amp;rdquo; kata dia, Kamis (6/4/2023).

BACA JUGA:
Bundamedik (BMHS) Tebar Dividen Rp22 Miliar 


Dia menjelaskan, selama pandemi BMHS juga telah mempersiapkan armada, seperti penambahan fasilitas, pembentukan beberapa inisiatif seperti mulai berjalannya medical tourism dengan pasien dari Australia dan New Zealand.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, Managing Director BMHS Nurhadi Yudiyantho mengatakan,  preferensi masyarakat terhadap healthcare lifestyle atau kesehatan yang  menjadi gaya hidup semakin meningkat di masa transisi menuju endemi.  Tren tersebut juga tidak hanya terlihat di kota metropolitan seperti  Jakarta, namun juga kota besar lainnya seperti Palembang, Padang dan  Denpasar.
Sementara itu, seiring dengan kondisi industri kesehatan yang masih  menantang dengan preferensi masyarakat akan kesehatan yang semakin  dinamis di era post-pandemic, BMHS tetap optimis mampu bukukan capaian  positif di 2023 ini. Selain mengoptimalkan fundamental yang telah  dibangun selama pandemi, strategi penguatan resources dan adopsi  teknologi serta inisiatif yang mendukung potensi medical tourism di  Indonesia juga akan menjadi fokus perusahaan.
</content:encoded></item></channel></rss>
