<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pekerja Resign Sebelum Lebaran, Masih Dapat THR Nggak Ya?</title><description>Kemnaker mengatur peraturan masa pekerja yang akan berhak mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/06/320/2793858/pekerja-resign-sebelum-lebaran-masih-dapat-thr-nggak-ya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/06/320/2793858/pekerja-resign-sebelum-lebaran-masih-dapat-thr-nggak-ya"/><item><title>Pekerja Resign Sebelum Lebaran, Masih Dapat THR Nggak Ya?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/06/320/2793858/pekerja-resign-sebelum-lebaran-masih-dapat-thr-nggak-ya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/06/320/2793858/pekerja-resign-sebelum-lebaran-masih-dapat-thr-nggak-ya</guid><pubDate>Kamis 06 April 2023 04:15 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/05/320/2793858/pekerja-resign-sebelum-lebaran-masih-dapat-thr-nggak-ya-6hIohwiH2I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Resign sebelum lebaran dapat thr nggak (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/05/320/2793858/pekerja-resign-sebelum-lebaran-masih-dapat-thr-nggak-ya-6hIohwiH2I.jpg</image><title>Resign sebelum lebaran dapat thr nggak (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengatur peraturan masa pekerja yang akan berhak mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2023.
Lantas, bagaimana jika pekerja yang memutuskan kontrak kerja sebelum Hari Raya Lebaran, apakah mendapatkan THR keagamaan?

BACA JUGA:
Siap-Siap Dapat THR untuk Juara Kiko Run Competition!


Mengutip dari instagram kemnaker @kemnaker, Rabu (5/4/2023) Kemnaker memberikan kepastiaan bahwa pekerja yang telah habis kontrak sebelum lebaran tidak mendapatkan THR Keagamaan.
Aturan tersebut telah mendasar pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 6 tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan. Berikut penjelasannya.

BACA JUGA:
Apakah Pekerja Habis Kontrak Kerja Sebelum Lebaran Dapat THR? 


Pada pasal 7 ayat 3 menyebutkan THR tidak berlaku bagi pekerja/buruh yang hubungannya berdasarkan perjanjian kerja waktu terntentu (PWKT) yang berakhir sebelum hari raya keagamaan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yOS8xLzE2NDczMS81L3g4ampuNGI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Masih dengan peraturan yang sama, THR keagamaan berhak diberikan kepada :
- Pekerja/Buruh yang hubungan kerjanya berdasarkan perjanjian kerja  waktu tidak tertentu (PKWTT) dan mengalami PHK terhitung sejak 30 hari  sebelum Hari Raya Keagamaan, Berhak mendapatkan THR.
- Pekerja/Buruh yang dipindahkan ke perusahaan lain dengan masa kerja  berlanjut, berhak atas THR pda perusahaan yang baru, apabila dari  perusahaan yang lama pekerja/buruh yang bersangkutan belum mendapatkan  THR.
Baca Selengkapnya: Apakah Pekerja Habis Kontrak Kerja Sebelum Lebaran Dapat THR?</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengatur peraturan masa pekerja yang akan berhak mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2023.
Lantas, bagaimana jika pekerja yang memutuskan kontrak kerja sebelum Hari Raya Lebaran, apakah mendapatkan THR keagamaan?

BACA JUGA:
Siap-Siap Dapat THR untuk Juara Kiko Run Competition!


Mengutip dari instagram kemnaker @kemnaker, Rabu (5/4/2023) Kemnaker memberikan kepastiaan bahwa pekerja yang telah habis kontrak sebelum lebaran tidak mendapatkan THR Keagamaan.
Aturan tersebut telah mendasar pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 6 tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan. Berikut penjelasannya.

BACA JUGA:
Apakah Pekerja Habis Kontrak Kerja Sebelum Lebaran Dapat THR? 


Pada pasal 7 ayat 3 menyebutkan THR tidak berlaku bagi pekerja/buruh yang hubungannya berdasarkan perjanjian kerja waktu terntentu (PWKT) yang berakhir sebelum hari raya keagamaan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yOS8xLzE2NDczMS81L3g4ampuNGI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Masih dengan peraturan yang sama, THR keagamaan berhak diberikan kepada :
- Pekerja/Buruh yang hubungan kerjanya berdasarkan perjanjian kerja  waktu tidak tertentu (PKWTT) dan mengalami PHK terhitung sejak 30 hari  sebelum Hari Raya Keagamaan, Berhak mendapatkan THR.
- Pekerja/Buruh yang dipindahkan ke perusahaan lain dengan masa kerja  berlanjut, berhak atas THR pda perusahaan yang baru, apabila dari  perusahaan yang lama pekerja/buruh yang bersangkutan belum mendapatkan  THR.
Baca Selengkapnya: Apakah Pekerja Habis Kontrak Kerja Sebelum Lebaran Dapat THR?</content:encoded></item></channel></rss>
