<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Sedikit Turun tapi Masih di Atas USD2.000/Ounce   </title><description>Harga emas menurun pada perdagangan Rabu</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/06/320/2794021/harga-emas-sedikit-turun-tapi-masih-di-atas-usd2-000-ounce</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/06/320/2794021/harga-emas-sedikit-turun-tapi-masih-di-atas-usd2-000-ounce"/><item><title>Harga Emas Sedikit Turun tapi Masih di Atas USD2.000/Ounce   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/06/320/2794021/harga-emas-sedikit-turun-tapi-masih-di-atas-usd2-000-ounce</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/06/320/2794021/harga-emas-sedikit-turun-tapi-masih-di-atas-usd2-000-ounce</guid><pubDate>Kamis 06 April 2023 07:52 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/06/320/2794021/harga-emas-sedikit-turun-tapi-masih-di-atas-usd2-000-ounce-ThMj8Vj6jw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga Emas Sedikit Menurun Hari Ini. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/06/320/2794021/harga-emas-sedikit-turun-tapi-masih-di-atas-usd2-000-ounce-ThMj8Vj6jw.jpg</image><title>Harga Emas Sedikit Menurun Hari Ini. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Harga emas menurun pada perdagangan Rabu, menyusul aksi ambil untung dari kenaikan dalam dua sesi berturut-turut. Harga emas tetekan dolar AS yang menguat.
Meski demikian, harga emas masih berada di atas level psikologi USD2.000 di tengah lebih banyak tanda-tanda perlambatan pertumbuhan ekonomi.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange menyusut USD2,60 atau 0,13% menjadi USD2.035,60 per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sesi di USD2.049,20 dan terendah di USD2.026,10.

BACA JUGA:
Harga Emas Antam Naik Rp10.000, Kini Dijual Rp1.083.000/Gram

Para analis pasar menilai faktor perdagangan teknis membantu menjaga emas di atas dukungan psikologis USD2.000 per ounce pada perdagangan Rabu. Penurunan ini juga tidak berkaitan dengan komentar Presiden Federal Reserve Cleveland, Loretta Mester bahwa suku bunga AS akan terus naik meskipun ekonomi melemah.
Namun demikian, data aktivitas manufaktur yang lemah, ditambah dengan tanda-tanda pendinginan di pasar pekerjaan AS, membuat investor meragukan seberapa besar ruang yang harus dimiliki Fed untuk terus menaikkan suku bunga. Indikator ekonomi ini pun mendorong kekhawatiran akan resesi dan mendorong aliran safe haven ke emas.

BACA JUGA:
Harga Emas Dunia Makin Mahal, Tembus USD2.000

Data ekonomi yang dirilis juga mendukung emas. The Automated Data Processing Inc. melaporkan bahwa gaji swasta AS naik 145.000 pada Maret, turun dari 261.000 pada Februari dan jauh di bawah perkiraan para ekonom sebesar 210.000.Indeks Aktivitas Bisnis PMI (Indeks Manajer Pembelian) Jasa-jasa AS final dari S&amp;amp;P Global yang disesuaikan secara musiman tercatatr 52,6 pada Maret, naik dari 50,6 pada Februari tetapi di bawah perkiraan pasar 53,8.
Sementara itu, Institute of Supply Management (ISM) melaporkan bahwa indeks manajer pembelian jasa-jasa tercatat pada 51,2% pada Maret, 3,9 poin persentase lebih rendah dari pembacaan Februari sebesar 55,1%.
Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 6,40 sen atau 0,25% menjadi USD25,037 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli tergelincir USD21,60 atau 2,10% menjadi USD1.007,40 per ounce.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga emas menurun pada perdagangan Rabu, menyusul aksi ambil untung dari kenaikan dalam dua sesi berturut-turut. Harga emas tetekan dolar AS yang menguat.
Meski demikian, harga emas masih berada di atas level psikologi USD2.000 di tengah lebih banyak tanda-tanda perlambatan pertumbuhan ekonomi.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange menyusut USD2,60 atau 0,13% menjadi USD2.035,60 per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sesi di USD2.049,20 dan terendah di USD2.026,10.

BACA JUGA:
Harga Emas Antam Naik Rp10.000, Kini Dijual Rp1.083.000/Gram

Para analis pasar menilai faktor perdagangan teknis membantu menjaga emas di atas dukungan psikologis USD2.000 per ounce pada perdagangan Rabu. Penurunan ini juga tidak berkaitan dengan komentar Presiden Federal Reserve Cleveland, Loretta Mester bahwa suku bunga AS akan terus naik meskipun ekonomi melemah.
Namun demikian, data aktivitas manufaktur yang lemah, ditambah dengan tanda-tanda pendinginan di pasar pekerjaan AS, membuat investor meragukan seberapa besar ruang yang harus dimiliki Fed untuk terus menaikkan suku bunga. Indikator ekonomi ini pun mendorong kekhawatiran akan resesi dan mendorong aliran safe haven ke emas.

BACA JUGA:
Harga Emas Dunia Makin Mahal, Tembus USD2.000

Data ekonomi yang dirilis juga mendukung emas. The Automated Data Processing Inc. melaporkan bahwa gaji swasta AS naik 145.000 pada Maret, turun dari 261.000 pada Februari dan jauh di bawah perkiraan para ekonom sebesar 210.000.Indeks Aktivitas Bisnis PMI (Indeks Manajer Pembelian) Jasa-jasa AS final dari S&amp;amp;P Global yang disesuaikan secara musiman tercatatr 52,6 pada Maret, naik dari 50,6 pada Februari tetapi di bawah perkiraan pasar 53,8.
Sementara itu, Institute of Supply Management (ISM) melaporkan bahwa indeks manajer pembelian jasa-jasa tercatat pada 51,2% pada Maret, 3,9 poin persentase lebih rendah dari pembacaan Februari sebesar 55,1%.
Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 6,40 sen atau 0,25% menjadi USD25,037 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli tergelincir USD21,60 atau 2,10% menjadi USD1.007,40 per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
