<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Impor KRL Bekas Jepang Ditolak, Begini Reaksi Stafsus Erick Thohir</title><description>KCI diminta bisa memanfaatkan gerbong kereta yang sudah ada saat ini. Hal ini dikarenakan pemerintah tidak impor KRL bekas dari Jepang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/06/320/2794482/impor-krl-bekas-jepang-ditolak-begini-reaksi-stafsus-erick-thohir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/06/320/2794482/impor-krl-bekas-jepang-ditolak-begini-reaksi-stafsus-erick-thohir"/><item><title>Impor KRL Bekas Jepang Ditolak, Begini Reaksi Stafsus Erick Thohir</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/06/320/2794482/impor-krl-bekas-jepang-ditolak-begini-reaksi-stafsus-erick-thohir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/06/320/2794482/impor-krl-bekas-jepang-ditolak-begini-reaksi-stafsus-erick-thohir</guid><pubDate>Kamis 06 April 2023 17:18 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/06/320/2794482/impor-krl-bekas-jepang-ditolak-begini-reaksi-stafsus-erick-thohir-FIUeHkaYfp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KRL. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/06/320/2794482/impor-krl-bekas-jepang-ditolak-begini-reaksi-stafsus-erick-thohir-FIUeHkaYfp.jpg</image><title>KRL. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) diminta bisa memanfaatkan gerbong kereta yang sudah ada saat ini. Hal ini dikarenakan pemerintah tidak merekomendasikan adanya impor KRL bekas dari Jepang.
Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, menyatakan pihaknya akan mencari solusi terbaik untuk bisa memenuhi kapasitas angkutan penumpang KRL.

BACA JUGA:
Impor KRL Ditolak, KCI Diminta Perbaiki Kereta yang Bakal Dipensiunkan

Kementerian BUMN saat ini terkait terus mendiskusikan sejumlah alternatif, salah satunya memperbaiki dan memanfaatkan gerbong kereta yang dimiliki KCI saat ini.
&quot;Kan dicari solusi terbaiknya, apakah nanti berdayakan (gerbong kereta) yang sudah ada, apakah nanti yang sudah ada diperbaiki dan sebagainya,&quot; ujar Arya saat ditemui di gedung Kementerian BUMN, Kamis (6/4/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8zMS8xLzE2NDc5My81L3g4am1iZWQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Ihwal perbaikan gerbong kereta yang lama, Arya memastikan aspek keselamatan tetap menjadi prioritas. &quot;Tetap menjaga aspek keselamatan. Karena transportasi yang utama itu adalah faktor keselamatan,&quot; kata dia.

BACA JUGA:
Biaya Impor KRL Bekas Jepang yang Diajukan KCI Tak Sesuai, Harga dan Ongkos Lebih Mahal

Mandeknya rencana impor 10 rangkaian KRL setelah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) merekomendasikan agar pemerintah kembali mempertimbangkan langkah tersebut.BPKP mencatat kapasitas isian gerbong KRL cukup memenuhi kebutuhan penumpang. Hal ini berdasarkan hasil review dan audit lembaga auditor internal negara itu.
&quot;BPKP sepintas-sepintas ya mereka melihat masih ada gerbong-gerbong yang dimanfaatkan, ada beberapa poin tapi detailnya nanti saya lihat ya. Ada beberapa alternatif ya, ada juga yang kurang padat misalnya keretanya dialihkan ke yang padat,&quot; ujar Arya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) diminta bisa memanfaatkan gerbong kereta yang sudah ada saat ini. Hal ini dikarenakan pemerintah tidak merekomendasikan adanya impor KRL bekas dari Jepang.
Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, menyatakan pihaknya akan mencari solusi terbaik untuk bisa memenuhi kapasitas angkutan penumpang KRL.

BACA JUGA:
Impor KRL Ditolak, KCI Diminta Perbaiki Kereta yang Bakal Dipensiunkan

Kementerian BUMN saat ini terkait terus mendiskusikan sejumlah alternatif, salah satunya memperbaiki dan memanfaatkan gerbong kereta yang dimiliki KCI saat ini.
&quot;Kan dicari solusi terbaiknya, apakah nanti berdayakan (gerbong kereta) yang sudah ada, apakah nanti yang sudah ada diperbaiki dan sebagainya,&quot; ujar Arya saat ditemui di gedung Kementerian BUMN, Kamis (6/4/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8zMS8xLzE2NDc5My81L3g4am1iZWQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Ihwal perbaikan gerbong kereta yang lama, Arya memastikan aspek keselamatan tetap menjadi prioritas. &quot;Tetap menjaga aspek keselamatan. Karena transportasi yang utama itu adalah faktor keselamatan,&quot; kata dia.

BACA JUGA:
Biaya Impor KRL Bekas Jepang yang Diajukan KCI Tak Sesuai, Harga dan Ongkos Lebih Mahal

Mandeknya rencana impor 10 rangkaian KRL setelah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) merekomendasikan agar pemerintah kembali mempertimbangkan langkah tersebut.BPKP mencatat kapasitas isian gerbong KRL cukup memenuhi kebutuhan penumpang. Hal ini berdasarkan hasil review dan audit lembaga auditor internal negara itu.
&quot;BPKP sepintas-sepintas ya mereka melihat masih ada gerbong-gerbong yang dimanfaatkan, ada beberapa poin tapi detailnya nanti saya lihat ya. Ada beberapa alternatif ya, ada juga yang kurang padat misalnya keretanya dialihkan ke yang padat,&quot; ujar Arya.</content:encoded></item></channel></rss>
