<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penerbangan Jakarta-Surabaya Delay 2 Jam, Garuda Indonesia Minta Maaf</title><description>Penerbangan maskapai Garuda Indonesia rute Jakarta &amp;ndash; Surabaya mengalami keterlambatan (delay).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/06/320/2794492/penerbangan-jakarta-surabaya-delay-2-jam-garuda-indonesia-minta-maaf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/06/320/2794492/penerbangan-jakarta-surabaya-delay-2-jam-garuda-indonesia-minta-maaf"/><item><title>Penerbangan Jakarta-Surabaya Delay 2 Jam, Garuda Indonesia Minta Maaf</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/06/320/2794492/penerbangan-jakarta-surabaya-delay-2-jam-garuda-indonesia-minta-maaf</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/06/320/2794492/penerbangan-jakarta-surabaya-delay-2-jam-garuda-indonesia-minta-maaf</guid><pubDate>Kamis 06 April 2023 17:30 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/06/320/2794492/penerbangan-jakarta-surabaya-delay-2-jam-garuda-indonesia-minta-maaf-HlMlGHgUxK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penerbangan delay garuda indonesia minta maaf (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/06/320/2794492/penerbangan-jakarta-surabaya-delay-2-jam-garuda-indonesia-minta-maaf-HlMlGHgUxK.jpg</image><title>Penerbangan delay garuda indonesia minta maaf (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Penerbangan maskapai Garuda Indonesia rute Jakarta &amp;ndash; Surabaya mengalami keterlambatan (delay). Penerbangan tersebut membawa 112 penumpang.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyampaikan permohonan maaf atas delaynya penerbangan tersebut. Irfan mengatakan bahwa direncanakan akan berangkat pada Pukul 08.35 dari Bandara Internasional Soekarno Hatta. Akan tetapi keberangkatan tersebut terjadi pada pukul 15.51 WIB.

BACA JUGA:
Garuda Indonesia Sulap Rugi Jadi Laba Rp55,9 Triliun di 2022


&quot;Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang tersebut. Tentunya hal ini menjadi catatan  penting bagi kami dalam upaya meningkatkan aspek layanan, operasional dan kenyamanan penumpang,&quot; kata Irfan dalam keterangan tertulis, Kamis (6/4/2023).
Irfan menjelaskan bahwa keterlambatan tersebut lantaran adanya gangguan teknis serta harus dilakukan pengecekan secara menyeluruh.

BACA JUGA:
Garuda Indonesia Hadirkan Promo Lebaran ke Jakarta, Diskon Tiket Pesawat hingga 55%


&quot;Ketika Pilot In Command (PIC) melakukan pengecekan kondisi kelayakan terbang pesawat ketika akan bersiap push back, diketahui terdapat kendala teknis yang menyebabkan pesawat harus melalui pengecekan secara menyeluruh,&quot; katanya.
Dia mengatakan bahwa prosedur pemeriksaan kondisi pesawat tersebut menjadi bagian dari komitmen pihaknya guna memastikan seluruh penerbangan Garuda Indonesia dalam kondisi layak terbang sejalan dengan visi kami untuk senantiasa mengedepankan aspek safety pada seluruh lini operasional penerbangan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8zMS8xLzE2NDgxMS81L3g4am1veWs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia menjelaskan, dalam proses pemeriksaan tersebut yang berjalan  sesuai prosedur kemudian pesawat dinyatakan layak terbang pada pukul  09.28 local time di mana prosedur pemeriksaan penumpang pesawat dengan  kondisi temperatur dalam kabin normal.
Kemudian setelah pesawat bersiap untuk kembali push back,  PIC  penerbangan GA 322 mendapatkan Informasi dari otoritas penerbangan  (Notam) di Bandara Juanda bahwa pesawat harus menunggu beberapa waktu  sebelum dapat melanjutkan perjalanan.
Garuda Indonesia juga telah menerapkan service recovery bagi  penumpang yang terdampak khususnya berupa fleksibilitas penyesuaian  perjalanan bagi mereka yang memutuskan tidak melanjutkan penerbangan.
Lebih lanjut, Garuda Indonesia juga telah berkoordinasi dengan  otoritas penerbangan terkait untuk memastikan tindak lanjut kendala  operasional penerbangan tersebut dapat ditangani lebih lanjut termasuk  dalam memastikan komitmen Perusahaan untuk memastikan langkah  maksimalisasi aspek safety terjaga dengan optimal.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Penerbangan maskapai Garuda Indonesia rute Jakarta &amp;ndash; Surabaya mengalami keterlambatan (delay). Penerbangan tersebut membawa 112 penumpang.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyampaikan permohonan maaf atas delaynya penerbangan tersebut. Irfan mengatakan bahwa direncanakan akan berangkat pada Pukul 08.35 dari Bandara Internasional Soekarno Hatta. Akan tetapi keberangkatan tersebut terjadi pada pukul 15.51 WIB.

BACA JUGA:
Garuda Indonesia Sulap Rugi Jadi Laba Rp55,9 Triliun di 2022


&quot;Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang tersebut. Tentunya hal ini menjadi catatan  penting bagi kami dalam upaya meningkatkan aspek layanan, operasional dan kenyamanan penumpang,&quot; kata Irfan dalam keterangan tertulis, Kamis (6/4/2023).
Irfan menjelaskan bahwa keterlambatan tersebut lantaran adanya gangguan teknis serta harus dilakukan pengecekan secara menyeluruh.

BACA JUGA:
Garuda Indonesia Hadirkan Promo Lebaran ke Jakarta, Diskon Tiket Pesawat hingga 55%


&quot;Ketika Pilot In Command (PIC) melakukan pengecekan kondisi kelayakan terbang pesawat ketika akan bersiap push back, diketahui terdapat kendala teknis yang menyebabkan pesawat harus melalui pengecekan secara menyeluruh,&quot; katanya.
Dia mengatakan bahwa prosedur pemeriksaan kondisi pesawat tersebut menjadi bagian dari komitmen pihaknya guna memastikan seluruh penerbangan Garuda Indonesia dalam kondisi layak terbang sejalan dengan visi kami untuk senantiasa mengedepankan aspek safety pada seluruh lini operasional penerbangan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8zMS8xLzE2NDgxMS81L3g4am1veWs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia menjelaskan, dalam proses pemeriksaan tersebut yang berjalan  sesuai prosedur kemudian pesawat dinyatakan layak terbang pada pukul  09.28 local time di mana prosedur pemeriksaan penumpang pesawat dengan  kondisi temperatur dalam kabin normal.
Kemudian setelah pesawat bersiap untuk kembali push back,  PIC  penerbangan GA 322 mendapatkan Informasi dari otoritas penerbangan  (Notam) di Bandara Juanda bahwa pesawat harus menunggu beberapa waktu  sebelum dapat melanjutkan perjalanan.
Garuda Indonesia juga telah menerapkan service recovery bagi  penumpang yang terdampak khususnya berupa fleksibilitas penyesuaian  perjalanan bagi mereka yang memutuskan tidak melanjutkan penerbangan.
Lebih lanjut, Garuda Indonesia juga telah berkoordinasi dengan  otoritas penerbangan terkait untuk memastikan tindak lanjut kendala  operasional penerbangan tersebut dapat ditangani lebih lanjut termasuk  dalam memastikan komitmen Perusahaan untuk memastikan langkah  maksimalisasi aspek safety terjaga dengan optimal.</content:encoded></item></channel></rss>
