<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>40.000 Link Jualan Baju Bekas Impor di E-Commerce Sudah Dihapus</title><description>40.000 link jualan baju bekas impor di e-commerce sudah dihapus.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/06/455/2794396/40-000-link-jualan-baju-bekas-impor-di-e-commerce-sudah-dihapus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/06/455/2794396/40-000-link-jualan-baju-bekas-impor-di-e-commerce-sudah-dihapus"/><item><title>40.000 Link Jualan Baju Bekas Impor di E-Commerce Sudah Dihapus</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/06/455/2794396/40-000-link-jualan-baju-bekas-impor-di-e-commerce-sudah-dihapus</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/06/455/2794396/40-000-link-jualan-baju-bekas-impor-di-e-commerce-sudah-dihapus</guid><pubDate>Kamis 06 April 2023 15:36 WIB</pubDate><dc:creator>Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/06/455/2794396/40-000-link-jualan-baju-bekas-impor-di-e-commerce-sudah-dihapus-TWEwAuVSMR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Link jualan baju bekas dihapus (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/06/455/2794396/40-000-link-jualan-baju-bekas-impor-di-e-commerce-sudah-dihapus-TWEwAuVSMR.jpg</image><title>Link jualan baju bekas dihapus (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; 40.000 link jualan baju bekas impor di e-commerce sudah dihapus. Hal ini sejalan dengan larangan impor pakaian bekas yang digaungkan pemeriontah.
Plt Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan Moga Simatupang mengungkapkan platform belanja online seperti Shopee, Tokopedia, Lazada hingga Tiktok sudah melakukan takedown terhadap 40.000 link yang terdeteksi melakukan penjualan baju bekas impor ilegal.

BACA JUGA:
Impor Pakaian hingga Sepatu Bekas Dimusnahkan, Nilainya Rp17,35 Miliar


&quot;Saat ini kurang lebih 40 ribuan link yang sudah ditakedown,&quot; ungkap Moga usai menghadiri rapat koordinasi di kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Kamis (6/4/2023).
Moga mengatakan, modus yang dilakukan oleh para penjual baju bekas impor sangatlah beragam. Oleh karena itu menurutnya pihak e-commerce dan sosial-commerce akan terus melakukan pemantauan.

BACA JUGA:
Polisi Sita 22 Bal Pakaian Impor Bekas di Tanjungbalai


&quot;Kadang sudah ditakedown itu diganti lagi jadi memang perlu percepatan  dari teman teman semua sehingga penjualan pakaian bekas melalui ecommerce bisa selesai,&quot; ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Logistik Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Even Alex Chandra menyebut, 40.000 link yang sudah di takedown tersebut merupakan kompilasi dari seluruh market place yang tergabung di idEA.
&quot;Kita kan kerja bareng dengan kementerian, ada kita mandiri cari manual atau pakai AI kita, tapi juga kita cari dengan bantuan dari kementerian-kementerian. Jadi Kemendag oper link, nih tolong ditakedown langsung kita tindak,&quot; jelasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8zMC8xLzE2NDc4MS81L3g4amxrZ2w=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia menambahkan, tak hanya dilakukan penurunan, beberapa e-commerce  anggota idEA juga sudah menyerahkan data link yang ditakedown saat  diminta oleh pihak kepolisian untuk mendapatkan tindakan lebih lanjut.
&quot;Intinya tadi dari rakor yang dilaksanakan, temen-temen e-commerce  semua sepakat untuk ikut menjadi bagian dari pemerintah untuk menangani  penjualan pakaian bekas impor ilegal,&quot; pungkasnya.
Sebagai informasi, Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki kembali  menggelar rapat koordinasi bersama dengan sejumlah kementerian dan  lembaga, serta para perwakilan e-commerce di kantir Kementerian Koperasi  dan UKM, Jakarta guna membahas maraknya impor pakaian dan sepatu bekas  di Indonesia.
Adapun K/L yang menghadiri rapat diantaranya Kementerian  Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Bea Cukai dan Bareskrim Polri.  Sementara perwakilan dari e-commerce yang hadir ada dari iDEA, Shopee,  Tokopedia, Lazada, Blibli, Tiktok, Meta dan Google.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; 40.000 link jualan baju bekas impor di e-commerce sudah dihapus. Hal ini sejalan dengan larangan impor pakaian bekas yang digaungkan pemeriontah.
Plt Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan Moga Simatupang mengungkapkan platform belanja online seperti Shopee, Tokopedia, Lazada hingga Tiktok sudah melakukan takedown terhadap 40.000 link yang terdeteksi melakukan penjualan baju bekas impor ilegal.

BACA JUGA:
Impor Pakaian hingga Sepatu Bekas Dimusnahkan, Nilainya Rp17,35 Miliar


&quot;Saat ini kurang lebih 40 ribuan link yang sudah ditakedown,&quot; ungkap Moga usai menghadiri rapat koordinasi di kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Kamis (6/4/2023).
Moga mengatakan, modus yang dilakukan oleh para penjual baju bekas impor sangatlah beragam. Oleh karena itu menurutnya pihak e-commerce dan sosial-commerce akan terus melakukan pemantauan.

BACA JUGA:
Polisi Sita 22 Bal Pakaian Impor Bekas di Tanjungbalai


&quot;Kadang sudah ditakedown itu diganti lagi jadi memang perlu percepatan  dari teman teman semua sehingga penjualan pakaian bekas melalui ecommerce bisa selesai,&quot; ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Logistik Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Even Alex Chandra menyebut, 40.000 link yang sudah di takedown tersebut merupakan kompilasi dari seluruh market place yang tergabung di idEA.
&quot;Kita kan kerja bareng dengan kementerian, ada kita mandiri cari manual atau pakai AI kita, tapi juga kita cari dengan bantuan dari kementerian-kementerian. Jadi Kemendag oper link, nih tolong ditakedown langsung kita tindak,&quot; jelasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8zMC8xLzE2NDc4MS81L3g4amxrZ2w=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia menambahkan, tak hanya dilakukan penurunan, beberapa e-commerce  anggota idEA juga sudah menyerahkan data link yang ditakedown saat  diminta oleh pihak kepolisian untuk mendapatkan tindakan lebih lanjut.
&quot;Intinya tadi dari rakor yang dilaksanakan, temen-temen e-commerce  semua sepakat untuk ikut menjadi bagian dari pemerintah untuk menangani  penjualan pakaian bekas impor ilegal,&quot; pungkasnya.
Sebagai informasi, Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki kembali  menggelar rapat koordinasi bersama dengan sejumlah kementerian dan  lembaga, serta para perwakilan e-commerce di kantir Kementerian Koperasi  dan UKM, Jakarta guna membahas maraknya impor pakaian dan sepatu bekas  di Indonesia.
Adapun K/L yang menghadiri rapat diantaranya Kementerian  Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Bea Cukai dan Bareskrim Polri.  Sementara perwakilan dari e-commerce yang hadir ada dari iDEA, Shopee,  Tokopedia, Lazada, Blibli, Tiktok, Meta dan Google.</content:encoded></item></channel></rss>
