<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba Itama Ranoraya (IRRA) Rugi Rp48 Miliar, Turun 57%</title><description>IRRA membukukan laba bersih senilai Rp48 miliar tahun 2022. Realisasi itu turun 57,19% year-on-year (yoy).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/07/278/2794965/laba-itama-ranoraya-irra-rugi-rp48-miliar-turun-57</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/07/278/2794965/laba-itama-ranoraya-irra-rugi-rp48-miliar-turun-57"/><item><title>Laba Itama Ranoraya (IRRA) Rugi Rp48 Miliar, Turun 57%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/07/278/2794965/laba-itama-ranoraya-irra-rugi-rp48-miliar-turun-57</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/07/278/2794965/laba-itama-ranoraya-irra-rugi-rp48-miliar-turun-57</guid><pubDate>Jum'at 07 April 2023 19:09 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/07/278/2794965/laba-itama-ranoraya-irra-rugi-rp48-triliun-turun-57-ux5UpCiLTM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba IRRA (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/07/278/2794965/laba-itama-ranoraya-irra-rugi-rp48-triliun-turun-57-ux5UpCiLTM.jpg</image><title>Laba IRRA (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) membukukan laba bersih senilai Rp48 miliar tahun 2022. Realisasi itu turun 57,19% year-on-year (yoy) dibandingkan 2021 senilai Rp112,15 miliar.
Hal ini membawa laba per saham dasar IRRA terkoreksi menjadi Rp30,68, dari semula Rp73,21, dikutip di keterbukaan informasi BEI, Jumat (7/4/2023).

BACA JUGA:
MIND ID Caplok Saham Vale (INCO) dari Inalum Rp12,7 Triliun

Kondisi ini berlangsung sejalan dengan pendapatan IRRA yang merosot 42,89% yoy menjadi Rp753,57 miliar. Sedangkan pada 2021, perseroan tercatat membukukan pendapatan Rp1,31 triliun.



Kontribusi penurunan penghasilan berasal dari rapid tes covid yang turun dari awal Rp939,71 miliar, menjadi Rp272,56 miliar.

BACA JUGA:
Cimory (CMRY) Bagi-Bagi Dividen Rp70 per Saham

Pendapatan Abbott dan Auto Disable Syringe (ADS) masing-masing mencapai Rp155,71 miliar, dan Rp139,93 miliar. IRRA terhitung juga membukukan pendapatan perdana untuk disinfektan senilai Rp58,65 miliar dibandingkan 2021 yang nihil.Beban pokok IRRA juga melandai 54,96% yoy menjadi Rp594,35 miliar, yang mayoritas adalah ongkos pembelian untuk persediaan mencapai Rp498,24 miliar. Senada, beban penjualan juga turun dari Rp52,22 miliar, menjadi Rp24,78 miliar.
Dari sisi neraca, jumlah aset IRRA berkurang 6,15% yoy menjadi Rp733,92 miliar. Total utang (liabilitas) juga melandai 10,75% yoy menjadi Rp249,88 miliar, sedangkan modal bersih (ekuitas) merosot 3,58% di angka Rp484,04 miliar.
Per 31 Desember 2022, IRRA menggenggam kas dan setara kas senilai Rp116,78 miliar, terpangkas lebih rendah dari posisi akhir 2021 senilai Rp135,29 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) membukukan laba bersih senilai Rp48 miliar tahun 2022. Realisasi itu turun 57,19% year-on-year (yoy) dibandingkan 2021 senilai Rp112,15 miliar.
Hal ini membawa laba per saham dasar IRRA terkoreksi menjadi Rp30,68, dari semula Rp73,21, dikutip di keterbukaan informasi BEI, Jumat (7/4/2023).

BACA JUGA:
MIND ID Caplok Saham Vale (INCO) dari Inalum Rp12,7 Triliun

Kondisi ini berlangsung sejalan dengan pendapatan IRRA yang merosot 42,89% yoy menjadi Rp753,57 miliar. Sedangkan pada 2021, perseroan tercatat membukukan pendapatan Rp1,31 triliun.



Kontribusi penurunan penghasilan berasal dari rapid tes covid yang turun dari awal Rp939,71 miliar, menjadi Rp272,56 miliar.

BACA JUGA:
Cimory (CMRY) Bagi-Bagi Dividen Rp70 per Saham

Pendapatan Abbott dan Auto Disable Syringe (ADS) masing-masing mencapai Rp155,71 miliar, dan Rp139,93 miliar. IRRA terhitung juga membukukan pendapatan perdana untuk disinfektan senilai Rp58,65 miliar dibandingkan 2021 yang nihil.Beban pokok IRRA juga melandai 54,96% yoy menjadi Rp594,35 miliar, yang mayoritas adalah ongkos pembelian untuk persediaan mencapai Rp498,24 miliar. Senada, beban penjualan juga turun dari Rp52,22 miliar, menjadi Rp24,78 miliar.
Dari sisi neraca, jumlah aset IRRA berkurang 6,15% yoy menjadi Rp733,92 miliar. Total utang (liabilitas) juga melandai 10,75% yoy menjadi Rp249,88 miliar, sedangkan modal bersih (ekuitas) merosot 3,58% di angka Rp484,04 miliar.
Per 31 Desember 2022, IRRA menggenggam kas dan setara kas senilai Rp116,78 miliar, terpangkas lebih rendah dari posisi akhir 2021 senilai Rp135,29 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
