<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sulit Ditemui Sejak 2015, Staf Sri Mulyani Ingin Ngobrol Hati ke Hati dengan Soimah   </title><description>Soimah sulit ditemui Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Bantul sejak 2015</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/08/320/2795209/sulit-ditemui-sejak-2015-staf-sri-mulyani-ingin-ngobrol-hati-ke-hati-dengan-soimah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/08/320/2795209/sulit-ditemui-sejak-2015-staf-sri-mulyani-ingin-ngobrol-hati-ke-hati-dengan-soimah"/><item><title>Sulit Ditemui Sejak 2015, Staf Sri Mulyani Ingin Ngobrol Hati ke Hati dengan Soimah   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/08/320/2795209/sulit-ditemui-sejak-2015-staf-sri-mulyani-ingin-ngobrol-hati-ke-hati-dengan-soimah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/08/320/2795209/sulit-ditemui-sejak-2015-staf-sri-mulyani-ingin-ngobrol-hati-ke-hati-dengan-soimah</guid><pubDate>Sabtu 08 April 2023 11:52 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/08/320/2795209/sulit-ditemui-sejak-2015-staf-sri-mulyani-ingin-ngobrol-hati-ke-hati-dengan-soimah-QcxiqhUTdG.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Staf Sri Mulyani Ingin Temui Soimah. (Foto: Okezone.com/Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/08/320/2795209/sulit-ditemui-sejak-2015-staf-sri-mulyani-ingin-ngobrol-hati-ke-hati-dengan-soimah-QcxiqhUTdG.jpeg</image><title>Staf Sri Mulyani Ingin Temui Soimah. (Foto: Okezone.com/Instagram)</title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp;- Staf Khusus Menteri Keuangan Sri Mulyani Yustinus Prastowo mengungkapkan bahwa Soimah sulit ditemui Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Bantul sejak 2015.
Hal ini menyikapi cerita Soimah yang diperlakukan tidak pantas oleh petugas pajak yang membawa debt collector.

BACA JUGA:
Staf Sri Mulyani Bongkar  Orang Pajak Bawa Debt Collector ala Soimah, Ini Fakta Mengejutkannya

&quot;Menurut teman di KPP, sejak 2015 itu mereka bahkan belum pernah berhasil bertatap muka dengan Soimah,&quot; tulis Yustinus. dalam keterangan resminya, Sabtu (8/4/2023).
&quot;Duh, tentu akan jadi momen yang mengharukan jika seniman serba bisa kebanggan kita ini sudi ngobrol hati ke hati. Pasti para pegawai berebut selfie. Betapa dahsyat dampaknya. Wawuh!,&quot; imbuhnya.

BACA JUGA:
Soimah Didatangi Petugas Pajak Bawa Debt Collector, Ini Penjelasan Stafsus Sri Mulyani

Yustinus masih berharap adanya 'win-win solution' dari kaus ini. Baik Kantor Pajak dan wajib pajak pun perlu memahami sudah banyak perubahan dilakukan sehingga tak beralasan untuk menghindari.
&quot;Kepanjangan pajak itu: pasti aman jika ada komunikasi! Witing tresna jalaran saka kulina (awal mula cinta adalah perjumpaan),&quot; ujarnya.Adapun Yustinus masih berandai jika perjumpaan antara Soimah dan KPP Bantul dapat segera dilakukan. Berhubung media tempat kasus besar ini adalah podcast milik Butet, Yustinus berharap budayawan itu menjadi jembatan.
&quot;Syukur-syukur di bulan penuh berkah ini. Ditutup buka bersama di rumah Mas Butet. Gayeng regeng. Sluman slumun slamet. Bahkan kalau berkesempatan, saya pun sangat ingin bergabung,&quot; ungkap Yustinus.
&quot;Lalu dipungkasi tawa renyah, dan Mas Butet menutupnya dengan slogan khasnya: uasuwoookkk!!!,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp;- Staf Khusus Menteri Keuangan Sri Mulyani Yustinus Prastowo mengungkapkan bahwa Soimah sulit ditemui Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Bantul sejak 2015.
Hal ini menyikapi cerita Soimah yang diperlakukan tidak pantas oleh petugas pajak yang membawa debt collector.

BACA JUGA:
Staf Sri Mulyani Bongkar  Orang Pajak Bawa Debt Collector ala Soimah, Ini Fakta Mengejutkannya

&quot;Menurut teman di KPP, sejak 2015 itu mereka bahkan belum pernah berhasil bertatap muka dengan Soimah,&quot; tulis Yustinus. dalam keterangan resminya, Sabtu (8/4/2023).
&quot;Duh, tentu akan jadi momen yang mengharukan jika seniman serba bisa kebanggan kita ini sudi ngobrol hati ke hati. Pasti para pegawai berebut selfie. Betapa dahsyat dampaknya. Wawuh!,&quot; imbuhnya.

BACA JUGA:
Soimah Didatangi Petugas Pajak Bawa Debt Collector, Ini Penjelasan Stafsus Sri Mulyani

Yustinus masih berharap adanya 'win-win solution' dari kaus ini. Baik Kantor Pajak dan wajib pajak pun perlu memahami sudah banyak perubahan dilakukan sehingga tak beralasan untuk menghindari.
&quot;Kepanjangan pajak itu: pasti aman jika ada komunikasi! Witing tresna jalaran saka kulina (awal mula cinta adalah perjumpaan),&quot; ujarnya.Adapun Yustinus masih berandai jika perjumpaan antara Soimah dan KPP Bantul dapat segera dilakukan. Berhubung media tempat kasus besar ini adalah podcast milik Butet, Yustinus berharap budayawan itu menjadi jembatan.
&quot;Syukur-syukur di bulan penuh berkah ini. Ditutup buka bersama di rumah Mas Butet. Gayeng regeng. Sluman slumun slamet. Bahkan kalau berkesempatan, saya pun sangat ingin bergabung,&quot; ungkap Yustinus.
&quot;Lalu dipungkasi tawa renyah, dan Mas Butet menutupnya dengan slogan khasnya: uasuwoookkk!!!,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
