<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Kendaraan Terminal (IPCC) Raup Laba Rp161,72 Miliar, Naik 169,28%</title><description>IPCC mencatat pertumbuhan laba periode berjalan sebesar 169,28% menjadi Rp161,72 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/09/278/2795542/indonesia-kendaraan-terminal-ipcc-raup-laba-rp161-72-miliar-naik-169-28</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/09/278/2795542/indonesia-kendaraan-terminal-ipcc-raup-laba-rp161-72-miliar-naik-169-28"/><item><title>Indonesia Kendaraan Terminal (IPCC) Raup Laba Rp161,72 Miliar, Naik 169,28%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/09/278/2795542/indonesia-kendaraan-terminal-ipcc-raup-laba-rp161-72-miliar-naik-169-28</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/09/278/2795542/indonesia-kendaraan-terminal-ipcc-raup-laba-rp161-72-miliar-naik-169-28</guid><pubDate>Minggu 09 April 2023 11:02 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/09/278/2795542/indonesia-kendaraan-terminal-ipcc-raup-laba-rp161-72-miliar-naik-169-28-13Mxpd7s0m.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saham IPCC (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/09/278/2795542/indonesia-kendaraan-terminal-ipcc-raup-laba-rp161-72-miliar-naik-169-28-13Mxpd7s0m.jpg</image><title>Saham IPCC (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) mencatat pertumbuhan laba periode berjalan sebesar 169,28% menjadi Rp161,72 miliar dari sebelumnya Rp60,05 miliar.
Pertumbuhan laba ini ditopang oleh naiknya pendapatan perseroan, di mana pada tahun lalu IPCC membukukan pendapatan operasi sebesar Rp726,57 miliar, naik dari sebelumnya sebesar Rp516,83 miliar.

BACA JUGA:
10 Saham Top Gainers, Tertinggi Saham FILM Naik 60,29%&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Adapun, pendapatan perseroan didominasi oleh segmen pelayanan jasa terminal yang menyumbang sebesar Rp671,02 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8wNy8xLzE2NTAyNS81L3g4anYwaDY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kemudian, pendapatan segmen pelayanan jasa barang tercatat sebesar Rp38,43 miliar, pendapatan segmen pelayanan rupa-rupa usaha tercatat sebesar Rp8,81 miliar, serta pendapatan segmen pengusahaan tanah, bangunan, air dan listrik tercatat sebesar Rp8,25 miliar.

BACA JUGA:
Daftar 10 Saham Paling Anjlok Pekan Ini, Ada yang Turun hingga 26,3%&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dari sisi pengeluaran, beban pokok pendapatan perseroan juga mengalami kenaikan sebesar 19,18% menjadi Rp379,72 miliar dari sebelumnya Rp318,58 miliar. Kemudian, beban umum dan administrasi tercatat sebesar Rp88,90 miliar, serta beban operasi lainnya tercatat sebesar Rp13,17 miliar.Sementara itu, total nilai aset IPCC hingga Desember 2022 tercatat tumbuh 11,6% menjadi Rp2,19, jika dibandingkan posisi akhir Desember tahun 2021 yang sebesar Rp1,96 triliun. Total liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp1,02 triliun dan ekuitas tercatat sebesar Rp1,16 triliun.
Manajemen perseroan menyatakan bahwa, pandemi Covid-19 secara tidak langsung turut mempengaruhi kegiatan operasional perseroan. Namun, meredanya pandemi dan dibukanya berbagai pembatasan kegiatan usaha membuat aktivitas manufaktur kendaraan dan logistik kembali meningkat, sehingga berimbas positif pada meningkatnya aktivitas bongkar muat kendaraan di Terminal IPCC.
IPCC pun memastikan kepada seluruh pelanggan bahwa sampai dengan saat ini, kegiatan usaha dan pelayanan IPCC masih tetap beroperasi normal sebagai upaya mempertahankan kelancaran arus logistik dan bongkar muat kendaraan.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) mencatat pertumbuhan laba periode berjalan sebesar 169,28% menjadi Rp161,72 miliar dari sebelumnya Rp60,05 miliar.
Pertumbuhan laba ini ditopang oleh naiknya pendapatan perseroan, di mana pada tahun lalu IPCC membukukan pendapatan operasi sebesar Rp726,57 miliar, naik dari sebelumnya sebesar Rp516,83 miliar.

BACA JUGA:
10 Saham Top Gainers, Tertinggi Saham FILM Naik 60,29%&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Adapun, pendapatan perseroan didominasi oleh segmen pelayanan jasa terminal yang menyumbang sebesar Rp671,02 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8wNy8xLzE2NTAyNS81L3g4anYwaDY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kemudian, pendapatan segmen pelayanan jasa barang tercatat sebesar Rp38,43 miliar, pendapatan segmen pelayanan rupa-rupa usaha tercatat sebesar Rp8,81 miliar, serta pendapatan segmen pengusahaan tanah, bangunan, air dan listrik tercatat sebesar Rp8,25 miliar.

BACA JUGA:
Daftar 10 Saham Paling Anjlok Pekan Ini, Ada yang Turun hingga 26,3%&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dari sisi pengeluaran, beban pokok pendapatan perseroan juga mengalami kenaikan sebesar 19,18% menjadi Rp379,72 miliar dari sebelumnya Rp318,58 miliar. Kemudian, beban umum dan administrasi tercatat sebesar Rp88,90 miliar, serta beban operasi lainnya tercatat sebesar Rp13,17 miliar.Sementara itu, total nilai aset IPCC hingga Desember 2022 tercatat tumbuh 11,6% menjadi Rp2,19, jika dibandingkan posisi akhir Desember tahun 2021 yang sebesar Rp1,96 triliun. Total liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp1,02 triliun dan ekuitas tercatat sebesar Rp1,16 triliun.
Manajemen perseroan menyatakan bahwa, pandemi Covid-19 secara tidak langsung turut mempengaruhi kegiatan operasional perseroan. Namun, meredanya pandemi dan dibukanya berbagai pembatasan kegiatan usaha membuat aktivitas manufaktur kendaraan dan logistik kembali meningkat, sehingga berimbas positif pada meningkatnya aktivitas bongkar muat kendaraan di Terminal IPCC.
IPCC pun memastikan kepada seluruh pelanggan bahwa sampai dengan saat ini, kegiatan usaha dan pelayanan IPCC masih tetap beroperasi normal sebagai upaya mempertahankan kelancaran arus logistik dan bongkar muat kendaraan.</content:encoded></item></channel></rss>
