<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IPO, King Tire Bidik Dana Segar Rp96,6 Miliar</title><description>Kingland akan menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak-banyaknya 700 juta saham.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/10/278/2796001/ipo-king-tire-bidik-dana-segar-rp96-6-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/10/278/2796001/ipo-king-tire-bidik-dana-segar-rp96-6-miliar"/><item><title>IPO, King Tire Bidik Dana Segar Rp96,6 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/10/278/2796001/ipo-king-tire-bidik-dana-segar-rp96-6-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/10/278/2796001/ipo-king-tire-bidik-dana-segar-rp96-6-miliar</guid><pubDate>Senin 10 April 2023 11:50 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/10/278/2796001/ipo-king-tire-bidik-dana-segar-rp96-6-miliar-6fBOM68Yaq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IPO (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/10/278/2796001/ipo-king-tire-bidik-dana-segar-rp96-6-miliar-6fBOM68Yaq.jpg</image><title>IPO (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - PT King Tire Indonesia Tbk (TYRE) atau Kingland akan menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak-banyaknya 700 juta saham atau 20,13%. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah Victoria Sekuritas.
Dikutip Harian Neraca, Senin (10/4/2023) dalam prospektusnya menyebutkan, perseroan membuka harga penawaran di kisaran Rp108-138 per saham dengan masa penawaran awal (bookbuilding) mulai 6-12 April 2023. Adapun dana yang bisa diraih produsen ban motor ini antara Rp75,6&amp;ndash;Rp96,6 miliar.

BACA JUGA:
Segera IPO, Harita Nickel Patok Harga Rp1.250/Saham

Tanggal efektif ditaksir pada 26 April, masa penawaran umum diperkirakan pada 27 April-2 Mei, dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 4 Mei.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8zMS8xLzE2NDc5My81L3g4am1iZWQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Perseroan juga menerbitkan waran seri I sebanyak-banyaknya 350 juta waran seri I secara cuma-cuma kepada pemegang saham baru. Setiap 2 saham baru melekat 1 waran seri I. Nantinya harga pelaksanaan waran jadi saham Rp 150.

BACA JUGA:
Sarana Mitra Luas Bakal IPO, Incar Dana Rp350 Miliar

Adapun dana hasil IPO, seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja antara lain untuk pembelian bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik. Dana yang diperoleh perseroan dari pelaksanaan waran seri I juga seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja.Dalam perjalanannya, perseroan telah mendistribusikan produk perseroan ke seluruh provinsi di Indonesia melalui jaringan distributor. Perseroan juga telah menjadi salah satu penyuplai ban original equipment manufacture (OEM) ban luar kendaraan bermotor dan sepeda di Indonesia.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan terdapat sebanyak 44 perusahaan sedang mengantri atau berada dalam pipeline pencatatan perdana saham (IPO) per 31 Maret 2023, yang didominasi oleh sektor barang konsumen non primer atau consumer cyclicals.
Berdasarkan sektor, 11 perusahaan dari sektor barang konsumen non primer (consumer cyclicals), enam perusahaan dari sektor barang baku, enam perusahaan dari sektor teknologi, serta empat perusahaan dari sektor barang konsumen primer.</description><content:encoded>JAKARTA - PT King Tire Indonesia Tbk (TYRE) atau Kingland akan menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak-banyaknya 700 juta saham atau 20,13%. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah Victoria Sekuritas.
Dikutip Harian Neraca, Senin (10/4/2023) dalam prospektusnya menyebutkan, perseroan membuka harga penawaran di kisaran Rp108-138 per saham dengan masa penawaran awal (bookbuilding) mulai 6-12 April 2023. Adapun dana yang bisa diraih produsen ban motor ini antara Rp75,6&amp;ndash;Rp96,6 miliar.

BACA JUGA:
Segera IPO, Harita Nickel Patok Harga Rp1.250/Saham

Tanggal efektif ditaksir pada 26 April, masa penawaran umum diperkirakan pada 27 April-2 Mei, dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 4 Mei.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8zMS8xLzE2NDc5My81L3g4am1iZWQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Perseroan juga menerbitkan waran seri I sebanyak-banyaknya 350 juta waran seri I secara cuma-cuma kepada pemegang saham baru. Setiap 2 saham baru melekat 1 waran seri I. Nantinya harga pelaksanaan waran jadi saham Rp 150.

BACA JUGA:
Sarana Mitra Luas Bakal IPO, Incar Dana Rp350 Miliar

Adapun dana hasil IPO, seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja antara lain untuk pembelian bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik. Dana yang diperoleh perseroan dari pelaksanaan waran seri I juga seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja.Dalam perjalanannya, perseroan telah mendistribusikan produk perseroan ke seluruh provinsi di Indonesia melalui jaringan distributor. Perseroan juga telah menjadi salah satu penyuplai ban original equipment manufacture (OEM) ban luar kendaraan bermotor dan sepeda di Indonesia.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan terdapat sebanyak 44 perusahaan sedang mengantri atau berada dalam pipeline pencatatan perdana saham (IPO) per 31 Maret 2023, yang didominasi oleh sektor barang konsumen non primer atau consumer cyclicals.
Berdasarkan sektor, 11 perusahaan dari sektor barang konsumen non primer (consumer cyclicals), enam perusahaan dari sektor barang baku, enam perusahaan dari sektor teknologi, serta empat perusahaan dari sektor barang konsumen primer.</content:encoded></item></channel></rss>
