<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bidik Proyek IKN, Multi Makmur Lemindo (PIPA) Incar Pendapatan hingga Rp300 Miliar</title><description>PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) membidik proyek di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/10/278/2796123/bidik-proyek-ikn-multi-makmur-lemindo-pipa-incar-pendapatan-hingga-rp300-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/10/278/2796123/bidik-proyek-ikn-multi-makmur-lemindo-pipa-incar-pendapatan-hingga-rp300-miliar"/><item><title>Bidik Proyek IKN, Multi Makmur Lemindo (PIPA) Incar Pendapatan hingga Rp300 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/10/278/2796123/bidik-proyek-ikn-multi-makmur-lemindo-pipa-incar-pendapatan-hingga-rp300-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/10/278/2796123/bidik-proyek-ikn-multi-makmur-lemindo-pipa-incar-pendapatan-hingga-rp300-miliar</guid><pubDate>Senin 10 April 2023 14:22 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/10/278/2796123/bidik-proyek-ikn-multi-makmur-lemindo-pipa-incar-pendapatan-hingga-rp300-miliar-HJmSe9GdiT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PIPA incar proyek IKN (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/10/278/2796123/bidik-proyek-ikn-multi-makmur-lemindo-pipa-incar-pendapatan-hingga-rp300-miliar-HJmSe9GdiT.jpg</image><title>PIPA incar proyek IKN (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) membidik proyek di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Dari proyek pembangunan IKN tersebut, Produsen pipa PVC ini mengincar pendapatan Rp200 hingga Rp300 miliar.
Direktur Utama PIPA Junaedi mengatakan bahwa untuk menggarap proyek-proyek di IKN, perseroan telah membentuk anak usaha yang bergerak di bidang trading pipa yang diproduksi perseroan, yakni PT Indo Bangun Nusantara (IBN).

BACA JUGA:
Menko Luhut Ajak Perusahaan China Bangun IKN Nusantara, Bikin Kereta Cepat Lagi?


&amp;ldquo;Kebetulan proyek IKN sudah mulai, dan kami sudah membentuk tim. Kami kebetulan sudah coba berkolaborasi dengan rekan-rekan di BUMN untuk masuk ke IKN,&amp;rdquo; kata Junaedi saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (10/4/2023).

BACA JUGA:
Jalan Tol Jakarta-Cikampek Dilebarkan Jadi 4 Jalur Persiapan Mudik Lebaran 2023, Ini Titiknya


Sementara untuk pertumbuhan kinerja, perseroan menargetkan pendapatan tumbuh 25-30% hingga akhir tahun 2023. Pertumbuhan kinerja perseroan akan ditopang oleh pembangunan pabrik baru perseroan yang berlokasi di Cikande, Banten. Selain itu, pada September tahun 2023 ini perseroan juga sudah mulai mengoperasikan mesin untuk memproduksi pipa baru dengan ukuran yang lebih besar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8wNC8xLzE2NDkyMy81L3g4anIwanY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dengan beroperasinya mesin baru tersebut, kata Junaedi, dapat  meningkatkan kapasitas produksi sebesar 600 hingga 900 ton per bulan.  Sebelumnya, kapasitas produksi perseroan sebesar 200-300 ton per bulan.
&amp;ldquo;Kami akan buktikan bahwa kinerja kami akan membaik dengan masuknya  mesin baru, diharapkan tahun 2024 awal mesin tersebut bisa running,  sehingga bisa menghasilkan kinerja bagus di semester pertama tahun  2024,&amp;rdquo; ujar Junaedi.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) membidik proyek di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Dari proyek pembangunan IKN tersebut, Produsen pipa PVC ini mengincar pendapatan Rp200 hingga Rp300 miliar.
Direktur Utama PIPA Junaedi mengatakan bahwa untuk menggarap proyek-proyek di IKN, perseroan telah membentuk anak usaha yang bergerak di bidang trading pipa yang diproduksi perseroan, yakni PT Indo Bangun Nusantara (IBN).

BACA JUGA:
Menko Luhut Ajak Perusahaan China Bangun IKN Nusantara, Bikin Kereta Cepat Lagi?


&amp;ldquo;Kebetulan proyek IKN sudah mulai, dan kami sudah membentuk tim. Kami kebetulan sudah coba berkolaborasi dengan rekan-rekan di BUMN untuk masuk ke IKN,&amp;rdquo; kata Junaedi saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (10/4/2023).

BACA JUGA:
Jalan Tol Jakarta-Cikampek Dilebarkan Jadi 4 Jalur Persiapan Mudik Lebaran 2023, Ini Titiknya


Sementara untuk pertumbuhan kinerja, perseroan menargetkan pendapatan tumbuh 25-30% hingga akhir tahun 2023. Pertumbuhan kinerja perseroan akan ditopang oleh pembangunan pabrik baru perseroan yang berlokasi di Cikande, Banten. Selain itu, pada September tahun 2023 ini perseroan juga sudah mulai mengoperasikan mesin untuk memproduksi pipa baru dengan ukuran yang lebih besar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8wNC8xLzE2NDkyMy81L3g4anIwanY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dengan beroperasinya mesin baru tersebut, kata Junaedi, dapat  meningkatkan kapasitas produksi sebesar 600 hingga 900 ton per bulan.  Sebelumnya, kapasitas produksi perseroan sebesar 200-300 ton per bulan.
&amp;ldquo;Kami akan buktikan bahwa kinerja kami akan membaik dengan masuknya  mesin baru, diharapkan tahun 2024 awal mesin tersebut bisa running,  sehingga bisa menghasilkan kinerja bagus di semester pertama tahun  2024,&amp;rdquo; ujar Junaedi.</content:encoded></item></channel></rss>
