<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ramayana (RALS) Kantongi Laba Rp351,99 Miliar di 2022</title><description>PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) membukukan laba sebesar Rp351,99 miliar pada 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/10/278/2796296/ramayana-rals-kantongi-laba-rp351-99-miliar-di-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/10/278/2796296/ramayana-rals-kantongi-laba-rp351-99-miliar-di-2022"/><item><title>Ramayana (RALS) Kantongi Laba Rp351,99 Miliar di 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/10/278/2796296/ramayana-rals-kantongi-laba-rp351-99-miliar-di-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/10/278/2796296/ramayana-rals-kantongi-laba-rp351-99-miliar-di-2022</guid><pubDate>Senin 10 April 2023 18:08 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/10/278/2796296/ramayana-rals-kantongi-laba-rp351-99-miliar-di-2022-qySNUFZnrP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">RALS kantongi laba di 2022 (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/10/278/2796296/ramayana-rals-kantongi-laba-rp351-99-miliar-di-2022-qySNUFZnrP.jpg</image><title>RALS kantongi laba di 2022 (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) membukukan laba sebesar Rp351,99 miliar pada 2022. Laba RALS naik 111,84% dari tahun sebelumnya sebesar Rp166,16 miliar.
Melansir keterbukaan informasi BEI, Senin (10/4/2023), pendapatan perseroan juga naik sebesar 15,57% menjadi Rp2,99 triliun dari sebelumnya sebesar Rp2,59 triliun. Adapun, penjualan barang beli putus sebesar Rp2,32 triliun. Secara rinci, penjualan pakaian dan aksesori tercatat sebesar Rp1,67 triliun dan penjualan barang swalayan sebesar Rp84,04 miliar.

BACA JUGA:
Emiten Pizza Hut (PZZA) Catat Rugi Bersih Rp23,45 Miliar


Sementara itu, pendapatan yang berasal dari komisi penjualan konsinyasi tercatat sebesar Rp670,33 miliar, dengan penjualan pakaian dan aksesori sebesar Rp667,04 miliar dan penjualan barang swalayan sebesar Rp3,28 miliar.
Adapun kontributor penjualan terbesar berasal dari wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara dengan nilai Rp1,93 triliun. Sementara itu, wilayah Sumatera berkontribusi sebesar Rp507,47 miliar, wilayah Sulawesi dan Papua menyumbang sebesar Rp296,90 miliar, dan wilayah Kalimantan sebesar Rp261,27 miliar.

BACA JUGA:
Emiten Sandiaga Uno Saratoga (SRTG) Bakal Buyback Saham Rp150 Miliar


Dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan barang beli putus tercatat sebesar Rp1,22 triliun, naik dari sebelumnya Rp1,48 triliun. Kemudian, beban penjualan tercatat sebesar Rp106,98 miliar, serta beban umum dan administrasi sebesar Rp1,21 triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Total nilai aset RALS hingga Desember 2022 naik 3,09% menjadi Rp5,23  triliun, dari posisi akhir tahun 2021 lalu yang sebesar Rp5,07 triliun.  Liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp1,50 triliun dan ekuitas sebesar  Rp3,72 triliun.
Sepanjang tahun lalu, perseroan menjalankan sejumlah strategi untuk  meningkatkan kinerja antara lain dengan mengoptimalkan penjualan secara  daring atau online. Hal ini dilakukan melihat bahwa tren belanja  pelanggan yang datang langsung ke gerai semakin menurun.
Perseroan pun berupaya memaksimalkan penjualan online melalui layanan  pesan antar yang terdapat pada aplikasi Ramayana Member Card, WhatsApp,  serta berkolaborasi dengan platform e-commerce di Indonesia. Selain  itu, perseroan juga mempertahankan gerai offline yang sudah ada, juga  menambah gerai baru.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) membukukan laba sebesar Rp351,99 miliar pada 2022. Laba RALS naik 111,84% dari tahun sebelumnya sebesar Rp166,16 miliar.
Melansir keterbukaan informasi BEI, Senin (10/4/2023), pendapatan perseroan juga naik sebesar 15,57% menjadi Rp2,99 triliun dari sebelumnya sebesar Rp2,59 triliun. Adapun, penjualan barang beli putus sebesar Rp2,32 triliun. Secara rinci, penjualan pakaian dan aksesori tercatat sebesar Rp1,67 triliun dan penjualan barang swalayan sebesar Rp84,04 miliar.

BACA JUGA:
Emiten Pizza Hut (PZZA) Catat Rugi Bersih Rp23,45 Miliar


Sementara itu, pendapatan yang berasal dari komisi penjualan konsinyasi tercatat sebesar Rp670,33 miliar, dengan penjualan pakaian dan aksesori sebesar Rp667,04 miliar dan penjualan barang swalayan sebesar Rp3,28 miliar.
Adapun kontributor penjualan terbesar berasal dari wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara dengan nilai Rp1,93 triliun. Sementara itu, wilayah Sumatera berkontribusi sebesar Rp507,47 miliar, wilayah Sulawesi dan Papua menyumbang sebesar Rp296,90 miliar, dan wilayah Kalimantan sebesar Rp261,27 miliar.

BACA JUGA:
Emiten Sandiaga Uno Saratoga (SRTG) Bakal Buyback Saham Rp150 Miliar


Dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan barang beli putus tercatat sebesar Rp1,22 triliun, naik dari sebelumnya Rp1,48 triliun. Kemudian, beban penjualan tercatat sebesar Rp106,98 miliar, serta beban umum dan administrasi sebesar Rp1,21 triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Total nilai aset RALS hingga Desember 2022 naik 3,09% menjadi Rp5,23  triliun, dari posisi akhir tahun 2021 lalu yang sebesar Rp5,07 triliun.  Liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp1,50 triliun dan ekuitas sebesar  Rp3,72 triliun.
Sepanjang tahun lalu, perseroan menjalankan sejumlah strategi untuk  meningkatkan kinerja antara lain dengan mengoptimalkan penjualan secara  daring atau online. Hal ini dilakukan melihat bahwa tren belanja  pelanggan yang datang langsung ke gerai semakin menurun.
Perseroan pun berupaya memaksimalkan penjualan online melalui layanan  pesan antar yang terdapat pada aplikasi Ramayana Member Card, WhatsApp,  serta berkolaborasi dengan platform e-commerce di Indonesia. Selain  itu, perseroan juga mempertahankan gerai offline yang sudah ada, juga  menambah gerai baru.</content:encoded></item></channel></rss>
