<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tips agar Perusahaan Bisa Beroperasi Lancar saat Libur Lebaran</title><description>Tips agar perusahaan bisa beroperasi lancar saat libur Lebaran.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/10/455/2796233/tips-agar-perusahaan-bisa-beroperasi-lancar-saat-libur-lebaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/10/455/2796233/tips-agar-perusahaan-bisa-beroperasi-lancar-saat-libur-lebaran"/><item><title>Tips agar Perusahaan Bisa Beroperasi Lancar saat Libur Lebaran</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/10/455/2796233/tips-agar-perusahaan-bisa-beroperasi-lancar-saat-libur-lebaran</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/10/455/2796233/tips-agar-perusahaan-bisa-beroperasi-lancar-saat-libur-lebaran</guid><pubDate>Senin 10 April 2023 16:35 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/10/455/2796233/tips-agar-perusahaan-bisa-beroperasi-lancar-saat-libur-lebaran-bpAgWX2Wqa.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Tips perusahaan lancar beroperasi saat libur lebaran (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/10/455/2796233/tips-agar-perusahaan-bisa-beroperasi-lancar-saat-libur-lebaran-bpAgWX2Wqa.jpeg</image><title>Tips perusahaan lancar beroperasi saat libur lebaran (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Tips agar perusahaan bisa beroperasi lancar saat libur Lebaran. Mengingat, Lebaran menghadirkan tantangan-tantangan yang identik dengan musim liburan, khususnya yang terkait dengan kecukupan staf.
Chief Commercial Officer Mekari Sandy Suryanto mengatakan bahwa bagi bisnis yang tetap beroperasi selama Lebaran, pengaturan presensi dan absensi karyawan yang standby dan cuti menjadi hal yang krusial.

BACA JUGA:
Persiapan untuk Lebaran, Begini 5 Tips Menyimpan Bahan Makanan


&amp;ldquo;Bisnis-bisnis di sektor yang langsung menyentuh konsumen, seperti restoran, ritel, dan hiburan masyarakat, malah akan kebanjiran konsumen saat libur Lebaran. Sebab itu, mereka harus merencanakan kebutuhan akan karyawan dengan cermat agar bisnis bisa terus beroperasi dan melayani konsumen dengan baik,&amp;rdquo; katanya, Senin (10/4/2023).
Teknologi pun hadir untuk membantu bisnis, mulai dari mengatur rotasi karyawan hingga melayani konsumen secara virtual, selama Lebaran.
&amp;ldquo;Bahkan, teknologi bisa membantu bisnis untuk mempererat silaturahmi dengan konsumen sehingga konsumen semakin setia dengan bisnis tersebut,&amp;rdquo; tambahnya.

BACA JUGA:
Sambut Mudik 2023, PUPR Targetkan H-10 Lebaran Tak Ada Lagi Pengerjaan di Jalan Tol


Untuk para pengusaha, berikut adalah tips agar bisnis bisa berjalan lancar saat libur Lebaran.
1. Rotasi karyawan
Bisnis harus terlebih dulu memperkirakan seberapa sibuk mereka nantinya saat Lebaran agar dapat menyesuaikan dengan rotasi cuti karyawan di bagian back-end dan front-end. Di sini, solusi digital untuk manajemen personalia bisa membantu bisnis dengan mensinkronisasi secara otomatis jadwal cuti dan lembur ratusan karyawan yang tersebar di berbagai cabang sehingga tidak ada kekosongan orang. Solusi digital juga bisa mengirimkan memo internal ke semua karyawan agar mereka selalu mendapat informasi terbaru mengenai jadwal kerja maupun libur.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8wNS8yMC8xNjQ5NzUvNS94OGpzdnAy&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
2. Siapkan bonus lembur
Bisnis harus memberikan bonus sebagai insentif agar karyawan bersedia  mengambil shift Lebaran. Dengan demikian, bisnis juga harus  memperhitungkan anggaran untuk menutupi pengeluaran ekstra terkait  apresiasi tersebut. Untuk memudahkan penghitungan, bisnis bisa  memanfaatkan solusi digital yang mengkoneksikan jadwal shift di divisi  human resources (HR) dengan pencatatan payroll di divisi keuangan  sehingga bonus dapat dihitung dan dikirim secara otomatis. Bisnis juga  bisa menjadwalkan pengiriman gaji dan slip gaji agar menghindari telat  bayar di saat karyawan yang sedang ber-Lebaran membutuhkan dana.
3. Pertahankan kualitas layanan konsumen
Bisnis, khususnya yang harus melayani pertanyaan konsumen sepanjang  24 jam dan 7 hari, perlu mengatur ketersediaan customer service (CS)  saat Lebaran supaya kualitas pelayanan tetap terjaga walau di tengah  liburan. Solusi customer relationship management (CRM) yang omnichannel,  yaitu yang terintegrasi ke ragam kanal komunikasi termasuk ekosistem  Meta (Facebook, Instagram, dan WhatsApp), akan mempermudah tim CS untuk  terus melayani konsumen karena semua percakapan dapat dipantau dan  dibalas melalui satu dasbor tersentralisasi.
4. Tingkatkan loyalitas  konsumen
Lebaran adalah momen yang sempurna bagi bisnis untuk berbagi kebaikan  dengan konsumen. Bisnis dapat memanfaatkan CRM yang sama untuk mengirim  ucapan Hari Raya, termasuk memberikan kode voucher diskon, lewat  berbagai kanal, seperti WhatsApp, ke konsumen yang merayakan Idul Fitri.  Jika dirancang dengan kreatif, maka kampanye pemasaran selama Hari Raya  akan membuat konsumen semakin bahagia di hari yang spesial sehingga  meningkatkan loyalitas mereka. Kemudian, bisnis bisa memanfaatkan fitur  analitik di CRM untuk menganalisa respons konsumen terhadap kampanye  tersebut secara real-time, sehingga bisnis dapat melakukan perubahan  kampanye secara cepat apabila perlu.
&amp;ldquo;Di akhir liburan Lebaran dan Hari Raya Idul Fitri, solusi digital  akan secara otomatis mengumpulkan dan menganalisa performa bisnis selama  kedua momen tersebut. Laporan inilah yang kemudian bisa digunakan  bisnis sebagai insights untuk perencanaan pemasaran dan penjualan  kedepannya,&amp;rdquo; tambah Sandy.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Tips agar perusahaan bisa beroperasi lancar saat libur Lebaran. Mengingat, Lebaran menghadirkan tantangan-tantangan yang identik dengan musim liburan, khususnya yang terkait dengan kecukupan staf.
Chief Commercial Officer Mekari Sandy Suryanto mengatakan bahwa bagi bisnis yang tetap beroperasi selama Lebaran, pengaturan presensi dan absensi karyawan yang standby dan cuti menjadi hal yang krusial.

BACA JUGA:
Persiapan untuk Lebaran, Begini 5 Tips Menyimpan Bahan Makanan


&amp;ldquo;Bisnis-bisnis di sektor yang langsung menyentuh konsumen, seperti restoran, ritel, dan hiburan masyarakat, malah akan kebanjiran konsumen saat libur Lebaran. Sebab itu, mereka harus merencanakan kebutuhan akan karyawan dengan cermat agar bisnis bisa terus beroperasi dan melayani konsumen dengan baik,&amp;rdquo; katanya, Senin (10/4/2023).
Teknologi pun hadir untuk membantu bisnis, mulai dari mengatur rotasi karyawan hingga melayani konsumen secara virtual, selama Lebaran.
&amp;ldquo;Bahkan, teknologi bisa membantu bisnis untuk mempererat silaturahmi dengan konsumen sehingga konsumen semakin setia dengan bisnis tersebut,&amp;rdquo; tambahnya.

BACA JUGA:
Sambut Mudik 2023, PUPR Targetkan H-10 Lebaran Tak Ada Lagi Pengerjaan di Jalan Tol


Untuk para pengusaha, berikut adalah tips agar bisnis bisa berjalan lancar saat libur Lebaran.
1. Rotasi karyawan
Bisnis harus terlebih dulu memperkirakan seberapa sibuk mereka nantinya saat Lebaran agar dapat menyesuaikan dengan rotasi cuti karyawan di bagian back-end dan front-end. Di sini, solusi digital untuk manajemen personalia bisa membantu bisnis dengan mensinkronisasi secara otomatis jadwal cuti dan lembur ratusan karyawan yang tersebar di berbagai cabang sehingga tidak ada kekosongan orang. Solusi digital juga bisa mengirimkan memo internal ke semua karyawan agar mereka selalu mendapat informasi terbaru mengenai jadwal kerja maupun libur.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8wNS8yMC8xNjQ5NzUvNS94OGpzdnAy&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
2. Siapkan bonus lembur
Bisnis harus memberikan bonus sebagai insentif agar karyawan bersedia  mengambil shift Lebaran. Dengan demikian, bisnis juga harus  memperhitungkan anggaran untuk menutupi pengeluaran ekstra terkait  apresiasi tersebut. Untuk memudahkan penghitungan, bisnis bisa  memanfaatkan solusi digital yang mengkoneksikan jadwal shift di divisi  human resources (HR) dengan pencatatan payroll di divisi keuangan  sehingga bonus dapat dihitung dan dikirim secara otomatis. Bisnis juga  bisa menjadwalkan pengiriman gaji dan slip gaji agar menghindari telat  bayar di saat karyawan yang sedang ber-Lebaran membutuhkan dana.
3. Pertahankan kualitas layanan konsumen
Bisnis, khususnya yang harus melayani pertanyaan konsumen sepanjang  24 jam dan 7 hari, perlu mengatur ketersediaan customer service (CS)  saat Lebaran supaya kualitas pelayanan tetap terjaga walau di tengah  liburan. Solusi customer relationship management (CRM) yang omnichannel,  yaitu yang terintegrasi ke ragam kanal komunikasi termasuk ekosistem  Meta (Facebook, Instagram, dan WhatsApp), akan mempermudah tim CS untuk  terus melayani konsumen karena semua percakapan dapat dipantau dan  dibalas melalui satu dasbor tersentralisasi.
4. Tingkatkan loyalitas  konsumen
Lebaran adalah momen yang sempurna bagi bisnis untuk berbagi kebaikan  dengan konsumen. Bisnis dapat memanfaatkan CRM yang sama untuk mengirim  ucapan Hari Raya, termasuk memberikan kode voucher diskon, lewat  berbagai kanal, seperti WhatsApp, ke konsumen yang merayakan Idul Fitri.  Jika dirancang dengan kreatif, maka kampanye pemasaran selama Hari Raya  akan membuat konsumen semakin bahagia di hari yang spesial sehingga  meningkatkan loyalitas mereka. Kemudian, bisnis bisa memanfaatkan fitur  analitik di CRM untuk menganalisa respons konsumen terhadap kampanye  tersebut secara real-time, sehingga bisnis dapat melakukan perubahan  kampanye secara cepat apabila perlu.
&amp;ldquo;Di akhir liburan Lebaran dan Hari Raya Idul Fitri, solusi digital  akan secara otomatis mengumpulkan dan menganalisa performa bisnis selama  kedua momen tersebut. Laporan inilah yang kemudian bisa digunakan  bisnis sebagai insights untuk perencanaan pemasaran dan penjualan  kedepannya,&amp;rdquo; tambah Sandy.</content:encoded></item></channel></rss>
