<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luhut Minta China Bangun IKN, Ini Bocoran Proyek yang Akan Digarap</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan berharap adanya kerja sama dari tim pakar Shenzen, China untuk dapat menjadi bagian.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/10/470/2796217/luhut-minta-china-bangun-ikn-ini-bocoran-proyek-yang-akan-digarap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/10/470/2796217/luhut-minta-china-bangun-ikn-ini-bocoran-proyek-yang-akan-digarap"/><item><title>Luhut Minta China Bangun IKN, Ini Bocoran Proyek yang Akan Digarap</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/10/470/2796217/luhut-minta-china-bangun-ikn-ini-bocoran-proyek-yang-akan-digarap</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/10/470/2796217/luhut-minta-china-bangun-ikn-ini-bocoran-proyek-yang-akan-digarap</guid><pubDate>Senin 10 April 2023 16:19 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/10/470/2796217/luhut-minta-china-bangun-ikn-ini-bocoran-proyek-yang-akan-digarap-24ZFKl5ZPM.png" expression="full" type="image/jpeg">IKN Nusantara (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/10/470/2796217/luhut-minta-china-bangun-ikn-ini-bocoran-proyek-yang-akan-digarap-24ZFKl5ZPM.png</image><title>IKN Nusantara (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan berharap adanya kerja sama dari tim pakar Shenzen, China untuk dapat menjadi bagian dari pembangunan Ibu Kota Negara (Nusantara).
&quot;Mengenai ibukota baru, Indonesia mengharapkan dukungan China khususnya tim pakar dari Shenzen  untuk desain dan managemen serta pembangunan kluster pendukung di IKN,&quot; kata Luhut dalam konferensi pers update Kerja Sama Indonesia-China, Senin (10/4/2023).

BACA JUGA:
Menko Luhut Ajak Perusahaan China Bangun IKN Nusantara, Bikin Kereta Cepat Lagi?

Luhut juga menjelaskan bahwa tidak hanya China saja yang akan berkontribusi dalam membangun ibu kota negara, melainkan juga dengan utusan khusus Presiden Uni Emirat Arab Mohammed bin Zayed (MBZ).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8zMS8xLzE2NDc5My81L3g4am1iZWQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Jadi nanti kita akan lihat kombinasi dari tim Indonesia, China dan Shenzen karena ada sembilan klaster yang ada di ibu kota baru, nanti kita akan cari klaster mana yang mereka mau,&amp;rdquo; jelasnya.

BACA JUGA:
Jalan Tol Jakarta-Cikampek Dilebarkan Jadi 4 Jalur Persiapan Mudik Lebaran 2023, Ini Titiknya

Luhut menambahkan saat ini sudah banyak perusahaan dari China yang menawarkan diri untuk ikut terlibat dalam IKN Nusantara. Oleh karenanya dia berharap kepada National Development and Reform Commission (NDRC) untuk merekomendasikan perusahaan mana saja yang nantinya bisa bekerja sama di IKN.&amp;ldquo;Tim IKN sudah menerima banyak minat dari perusahaan Tiongkok. Kami harapkan NDRC dapat merekomendasikan perusahaan BUMN dan swasta yang baik untuk bekerja di IKN,&amp;rdquo; pungkasnya.
Sebelumnya, Luhut mengatakan Indonesia merupakan negara besar yang memiliki berbagai keunggulan mulai dari luas wilayah, lokasi geografis yang strategis, dan kaya akan kekayaan alam.
Dirinya bersama dengan Zheng Shanjie membahas banyak hal mulai dari progress pengerjaan Kereta Cepat Jakarta Bandung, Kawasan Industri Hijau Kaltara, Proyek GMF-BRI, Herbal Center, South-South Cooperation, Vocational Training.
&quot;Hingga Ibu Kota Nusantara yang mendapat pesan khusus dari Presiden @jokowi bahwa progressnya berjalan dengan begitu baik dan berharap pula akan mendapat dukungan dari Tiongkok,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan berharap adanya kerja sama dari tim pakar Shenzen, China untuk dapat menjadi bagian dari pembangunan Ibu Kota Negara (Nusantara).
&quot;Mengenai ibukota baru, Indonesia mengharapkan dukungan China khususnya tim pakar dari Shenzen  untuk desain dan managemen serta pembangunan kluster pendukung di IKN,&quot; kata Luhut dalam konferensi pers update Kerja Sama Indonesia-China, Senin (10/4/2023).

BACA JUGA:
Menko Luhut Ajak Perusahaan China Bangun IKN Nusantara, Bikin Kereta Cepat Lagi?

Luhut juga menjelaskan bahwa tidak hanya China saja yang akan berkontribusi dalam membangun ibu kota negara, melainkan juga dengan utusan khusus Presiden Uni Emirat Arab Mohammed bin Zayed (MBZ).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8zMS8xLzE2NDc5My81L3g4am1iZWQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Jadi nanti kita akan lihat kombinasi dari tim Indonesia, China dan Shenzen karena ada sembilan klaster yang ada di ibu kota baru, nanti kita akan cari klaster mana yang mereka mau,&amp;rdquo; jelasnya.

BACA JUGA:
Jalan Tol Jakarta-Cikampek Dilebarkan Jadi 4 Jalur Persiapan Mudik Lebaran 2023, Ini Titiknya

Luhut menambahkan saat ini sudah banyak perusahaan dari China yang menawarkan diri untuk ikut terlibat dalam IKN Nusantara. Oleh karenanya dia berharap kepada National Development and Reform Commission (NDRC) untuk merekomendasikan perusahaan mana saja yang nantinya bisa bekerja sama di IKN.&amp;ldquo;Tim IKN sudah menerima banyak minat dari perusahaan Tiongkok. Kami harapkan NDRC dapat merekomendasikan perusahaan BUMN dan swasta yang baik untuk bekerja di IKN,&amp;rdquo; pungkasnya.
Sebelumnya, Luhut mengatakan Indonesia merupakan negara besar yang memiliki berbagai keunggulan mulai dari luas wilayah, lokasi geografis yang strategis, dan kaya akan kekayaan alam.
Dirinya bersama dengan Zheng Shanjie membahas banyak hal mulai dari progress pengerjaan Kereta Cepat Jakarta Bandung, Kawasan Industri Hijau Kaltara, Proyek GMF-BRI, Herbal Center, South-South Cooperation, Vocational Training.
&quot;Hingga Ibu Kota Nusantara yang mendapat pesan khusus dari Presiden @jokowi bahwa progressnya berjalan dengan begitu baik dan berharap pula akan mendapat dukungan dari Tiongkok,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
