<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Adhi Karya (ADHI) Bukukan Kontrak Baru Rp8,9 Triliun hingga Maret 2023</title><description>PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) membukukan kontrak baru hingga Maret 2023, sebesar Rp8,9 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/11/278/2796916/adhi-karya-adhi-bukukan-kontrak-baru-rp8-9-triliun-hingga-maret-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/11/278/2796916/adhi-karya-adhi-bukukan-kontrak-baru-rp8-9-triliun-hingga-maret-2023"/><item><title>Adhi Karya (ADHI) Bukukan Kontrak Baru Rp8,9 Triliun hingga Maret 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/11/278/2796916/adhi-karya-adhi-bukukan-kontrak-baru-rp8-9-triliun-hingga-maret-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/11/278/2796916/adhi-karya-adhi-bukukan-kontrak-baru-rp8-9-triliun-hingga-maret-2023</guid><pubDate>Selasa 11 April 2023 17:25 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/11/278/2796916/adhi-karya-adhi-bukukan-kontrak-baru-rp8-9-triliun-hingga-maret-2023-DUHrlNG2MR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kontrak baru Adhi Karya (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/11/278/2796916/adhi-karya-adhi-bukukan-kontrak-baru-rp8-9-triliun-hingga-maret-2023-DUHrlNG2MR.jpg</image><title>Kontrak baru Adhi Karya (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) membukukan kontrak baru hingga Maret 2023, sebesar Rp8,9 triliun. Capaian tersebut meningkat hingga 109% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya, yakni senilai Rp4,2 triliun.
Dalam keterbukaan informasi ADHI, Selasa (11/4/2023), kontribusi kontrak baru terbesar diperoleh dari Proyek Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo Paket 1.2A, Proyek Tol Probowangi Paket 1, Pekerjaan Perkerasan Jalan Pertambangan Tanjung Enim, Proyek Tol Trans Sumatera (Bayung Lencir) dan SPAM Regional Wosusokas.

BACA JUGA:
Gelar RUPST, Adhi Karya (ADHI) Umumkan Jajaran Direksi-Komisaris Baru


Lini bisnis Engineering dan Konstruksi mendominasi kontribusi kontrak baru sebesar 93%, lini bisnis Properti dan Hospitality sebesar 3% dan bisnis lainnya sebesar 4%. Berdasarkan sumber dana kontrak baru berasal dari Pemerintah sebesar 28%, proyek investasi dan lainnya sebesar 53%, serta BUMN dan BUMD sebesar 19%.

BACA JUGA:
15 Agenda Emiten Hari Ini, dari RUPS ADHI hingga Dividen Sido Muncul


Perolehan kontrak baru berdasarkan tipe pekerjaan Jalan dan Jembatan berkontribusi sebesar 69%. Berdasarkan tipe gedung sebesar 14%, tipe infrastruktur sumber daya air sebesar 9% dan lainnya sebesar 8%. Kontribusi kontrak baru terbesar diperoleh dari proyek infrastruktur Jalan dan Jembatan sebesar 59%, prasarana kereta api 15%, proyek gedung sebesar 12%, serta infrastruktur pengolahan sumber air sebesar 8%, dan 6% berasal dari pekerjaan lainnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Adapun 5 Besar Proyek yang dicapai ADHI, antara lain Proyek Tol  Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo Paket 1.2A, Proyek Prasarana LRT  Malolos-Clark di Filipina, Proyek Tol Probowangi Paket 1, Proyek Tol  Trans Sumatera (Bayung Lencir), serta Proyek Land Development Kalimantan  Timur &amp;ndash; IKN.
ADHI juga berfokus pada pengembangan bisnis kontruksi berbasis  lingkungan, seperti Fasilitas Pengolahan Limbah Terpadu Medan, RDF  (Refuse Derived Fuel) Bantargebang, TPST Kota Denpasar, SPAM Dumai, SPAM  Karian, dan lainnya. Hal ini merupakan wujud komitmen ADHI dalam  menerapkan prinsip-prinsip ESG dalam pembangunan Infrastruktur.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) membukukan kontrak baru hingga Maret 2023, sebesar Rp8,9 triliun. Capaian tersebut meningkat hingga 109% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya, yakni senilai Rp4,2 triliun.
Dalam keterbukaan informasi ADHI, Selasa (11/4/2023), kontribusi kontrak baru terbesar diperoleh dari Proyek Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo Paket 1.2A, Proyek Tol Probowangi Paket 1, Pekerjaan Perkerasan Jalan Pertambangan Tanjung Enim, Proyek Tol Trans Sumatera (Bayung Lencir) dan SPAM Regional Wosusokas.

BACA JUGA:
Gelar RUPST, Adhi Karya (ADHI) Umumkan Jajaran Direksi-Komisaris Baru


Lini bisnis Engineering dan Konstruksi mendominasi kontribusi kontrak baru sebesar 93%, lini bisnis Properti dan Hospitality sebesar 3% dan bisnis lainnya sebesar 4%. Berdasarkan sumber dana kontrak baru berasal dari Pemerintah sebesar 28%, proyek investasi dan lainnya sebesar 53%, serta BUMN dan BUMD sebesar 19%.

BACA JUGA:
15 Agenda Emiten Hari Ini, dari RUPS ADHI hingga Dividen Sido Muncul


Perolehan kontrak baru berdasarkan tipe pekerjaan Jalan dan Jembatan berkontribusi sebesar 69%. Berdasarkan tipe gedung sebesar 14%, tipe infrastruktur sumber daya air sebesar 9% dan lainnya sebesar 8%. Kontribusi kontrak baru terbesar diperoleh dari proyek infrastruktur Jalan dan Jembatan sebesar 59%, prasarana kereta api 15%, proyek gedung sebesar 12%, serta infrastruktur pengolahan sumber air sebesar 8%, dan 6% berasal dari pekerjaan lainnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Adapun 5 Besar Proyek yang dicapai ADHI, antara lain Proyek Tol  Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo Paket 1.2A, Proyek Prasarana LRT  Malolos-Clark di Filipina, Proyek Tol Probowangi Paket 1, Proyek Tol  Trans Sumatera (Bayung Lencir), serta Proyek Land Development Kalimantan  Timur &amp;ndash; IKN.
ADHI juga berfokus pada pengembangan bisnis kontruksi berbasis  lingkungan, seperti Fasilitas Pengolahan Limbah Terpadu Medan, RDF  (Refuse Derived Fuel) Bantargebang, TPST Kota Denpasar, SPAM Dumai, SPAM  Karian, dan lainnya. Hal ini merupakan wujud komitmen ADHI dalam  menerapkan prinsip-prinsip ESG dalam pembangunan Infrastruktur.
</content:encoded></item></channel></rss>
