<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Masyarakat Kapok Pakai QRIS Gegara Kasus Pemalsuan QR Code Kotak Amal Masjid? Ini Kata BI</title><description>Bank Indonesia (BI) angkat bicara perihal pemalsuan QRIS kotak amal masjid yang terjadi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/11/320/2796925/masyarakat-kapok-pakai-qris-gegara-kasus-pemalsuan-qr-code-kotak-amal-masjid-ini-kata-bi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/11/320/2796925/masyarakat-kapok-pakai-qris-gegara-kasus-pemalsuan-qr-code-kotak-amal-masjid-ini-kata-bi"/><item><title>Masyarakat Kapok Pakai QRIS Gegara Kasus Pemalsuan QR Code Kotak Amal Masjid? Ini Kata BI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/11/320/2796925/masyarakat-kapok-pakai-qris-gegara-kasus-pemalsuan-qr-code-kotak-amal-masjid-ini-kata-bi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/11/320/2796925/masyarakat-kapok-pakai-qris-gegara-kasus-pemalsuan-qr-code-kotak-amal-masjid-ini-kata-bi</guid><pubDate>Selasa 11 April 2023 17:35 WIB</pubDate><dc:creator>Viola Triamanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/11/320/2796925/masyarakat-kapok-pakai-qris-gegara-kasus-pemalsuan-qr-code-kotak-amal-masjid-ini-kata-bi-ii0ZhJGXiP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BI soal Pemalsuan QRIS (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/11/320/2796925/masyarakat-kapok-pakai-qris-gegara-kasus-pemalsuan-qr-code-kotak-amal-masjid-ini-kata-bi-ii0ZhJGXiP.jpg</image><title>BI soal Pemalsuan QRIS (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) angkat bicara perihal pemalsuan QRIS kotak amal masjid yang terjadi. BI sangat menyayangkan adanya penyalahgunaan QRIS di rumah ibadah yang dilakukan pihak yang tidak bertanggung jawab.

BACA JUGA:Penipuan Berkedok Ganti Barcode QRIS, Ini Cara Antisipasinya&amp;nbsp;


BI telah berkoordinasi dengan Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) agar QRIS yang disalahgunakan tidak dapat lagi menerima pembayaran agar tidak merugikan masyarakat dan pengelola rumah ibadah.
''Jadi setelah kejadian itu kami langsung memblokir akunnya, dan segera melakukan komunikasi dengan PJB. Kami juga sangat mengapresiasi karena kasus ini ditangani dengan baik,'' kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono di Kantor Pusat BI, Jakarta, Selasa (11/4/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Penipuan QRIS Amal Masjid, Wapres: Tingkatkan Pengamanan

Erwin berharap agar kejahatan penipuan dengan modus menempelkan barcode QRIS di kotak amal Masjid tidak berbuntut kepada krisis kepercayaan masyarakat terhadap alat pembayaran QRIS.
''Ini merupakan kasus kejahatan penyalahgunaan QRIS, namun kami pastikan bahwa sebagai platform pembayaran, QRIS tetaplah aman,''  katanya.


Erwin mengimbau kepada para pengguna untuk lebih teliti dan waspada dalam menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran. Pihak BI pun untuk kedepannya akan melakukan peningkatan dalam penggunaan QRIS.
''Jika memang ingin melakukan transaksi pembayaran, pastikan dulu penerimanya siapa,'' jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) angkat bicara perihal pemalsuan QRIS kotak amal masjid yang terjadi. BI sangat menyayangkan adanya penyalahgunaan QRIS di rumah ibadah yang dilakukan pihak yang tidak bertanggung jawab.

BACA JUGA:Penipuan Berkedok Ganti Barcode QRIS, Ini Cara Antisipasinya&amp;nbsp;


BI telah berkoordinasi dengan Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) agar QRIS yang disalahgunakan tidak dapat lagi menerima pembayaran agar tidak merugikan masyarakat dan pengelola rumah ibadah.
''Jadi setelah kejadian itu kami langsung memblokir akunnya, dan segera melakukan komunikasi dengan PJB. Kami juga sangat mengapresiasi karena kasus ini ditangani dengan baik,'' kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono di Kantor Pusat BI, Jakarta, Selasa (11/4/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Penipuan QRIS Amal Masjid, Wapres: Tingkatkan Pengamanan

Erwin berharap agar kejahatan penipuan dengan modus menempelkan barcode QRIS di kotak amal Masjid tidak berbuntut kepada krisis kepercayaan masyarakat terhadap alat pembayaran QRIS.
''Ini merupakan kasus kejahatan penyalahgunaan QRIS, namun kami pastikan bahwa sebagai platform pembayaran, QRIS tetaplah aman,''  katanya.


Erwin mengimbau kepada para pengguna untuk lebih teliti dan waspada dalam menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran. Pihak BI pun untuk kedepannya akan melakukan peningkatan dalam penggunaan QRIS.
''Jika memang ingin melakukan transaksi pembayaran, pastikan dulu penerimanya siapa,'' jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
