<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Industri Mamin Paling Cuan Selama Ramadhan 2023, Ini Buktinya</title><description>Kementerian Perindustrian mengungkapkan, industri makanan dan minuman atau mamin meraup cuan selama Ramadhan 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/12/320/2797403/industri-mamin-paling-cuan-selama-ramadhan-2023-ini-buktinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/12/320/2797403/industri-mamin-paling-cuan-selama-ramadhan-2023-ini-buktinya"/><item><title>Industri Mamin Paling Cuan Selama Ramadhan 2023, Ini Buktinya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/12/320/2797403/industri-mamin-paling-cuan-selama-ramadhan-2023-ini-buktinya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/12/320/2797403/industri-mamin-paling-cuan-selama-ramadhan-2023-ini-buktinya</guid><pubDate>Rabu 12 April 2023 14:51 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/12/320/2797403/industri-mamin-paling-cuan-selama-ramadhan-2023-ini-buktinya-Uvahy2efhm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Industri mamin raup cuan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/12/320/2797403/industri-mamin-paling-cuan-selama-ramadhan-2023-ini-buktinya-Uvahy2efhm.jpg</image><title>Industri mamin raup cuan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perindustrian mengungkapkan, industri makanan dan minuman atau mamin meraup cuan selama Ramadhan 2023. Hal ini tercermin dari pertumbuhan industri mamin yang signifikan pada tahun ini. Bahkan, diproyeksikan  penjualan produk mamin akan tumbuh 5-7% selama Ramadhan 2023.

BACA JUGA:
Kemenperin Incar Transaksi Rp400 Triliun pada Belanja Produk Dalam Negeri di Jakarta


Direktur Industri Agro Kementerian Perindustrian atau Kemenperin Putu Juli Ardika mengatakan, hal itu lantaran tingginya permintaan selama bulan puasa.
&quot;Pertumbuhan makanan dan minuman pada tahun ini khususnya saat memasuki Ramadan itu sangat baik, kami percaya mamin ini bisa tumbuh antara 5-7%, bahkan hingga akhir tahun bisa bertambah,&quot; ujar Putu di Jakarta, dikutip Rabu (12/4/2023).

BACA JUGA:
Fenomena Baru Impor Ilegal Sepatu Bekas, Kemenperin Singgung Pelabuhan Tikus


Putu menuturkan, angka pertumbuhan industri mamin tahun ini sudah mendekati seperti sebelum adanya pandemi Covid-19, kala itu pertumbuhannya bisa mencapai hingga 6-7%.
&quot;Kalau sebelum pandemi memang pertumbuhannya sekitar 6-7% untuk industri mamin. Maka kalau dari utilisasi itu, pertumbuhan mamin pada tahun ini sudah hampir sama seperti sebelum pandemi, untuk mamin,&quot; ucapnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMi80LzE2MzY3My81L3g4ajVkNWM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Mengingat banyaknya permintaan pasar, industri mamin saat ini terus  menggenjot produksinya sehingga kebutuhan hingga Idul Fitri nanti dapat  terpenuhi.
Kabar baiknya, kata Putu, sejumlah produsen industri mamin saat ini  berkomitmen untuk tidak mendongkrak harga jual jika bahan baku mereka  sulit didapatkan. Melainkan, alternatifnya mereka akan mengecilkan sisi  keuntungannya.
&quot;Sensitivitas dari industri mamin ini sangat besar sekali, jadi  margin keuntungannya akan dikecilkan oleh produsen, mereka berpikirnya  yang penting bisa jalan dulu, bukan menaikan harga,&quot; terangnya.
Di samping itu, Kemenperin memprediksi industri mamin hingga 2030  akan terus bergeliat. Pasalnya, konsumen mamin Indonesia akan bertambah.  Diproyeksi, ada sebanyak 90 juta orang pada 2030. Penambahan tersebut  berasal dari pertumbuhan kelas menengah dan peningkatan pendapatan per  kapita.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perindustrian mengungkapkan, industri makanan dan minuman atau mamin meraup cuan selama Ramadhan 2023. Hal ini tercermin dari pertumbuhan industri mamin yang signifikan pada tahun ini. Bahkan, diproyeksikan  penjualan produk mamin akan tumbuh 5-7% selama Ramadhan 2023.

BACA JUGA:
Kemenperin Incar Transaksi Rp400 Triliun pada Belanja Produk Dalam Negeri di Jakarta


Direktur Industri Agro Kementerian Perindustrian atau Kemenperin Putu Juli Ardika mengatakan, hal itu lantaran tingginya permintaan selama bulan puasa.
&quot;Pertumbuhan makanan dan minuman pada tahun ini khususnya saat memasuki Ramadan itu sangat baik, kami percaya mamin ini bisa tumbuh antara 5-7%, bahkan hingga akhir tahun bisa bertambah,&quot; ujar Putu di Jakarta, dikutip Rabu (12/4/2023).

BACA JUGA:
Fenomena Baru Impor Ilegal Sepatu Bekas, Kemenperin Singgung Pelabuhan Tikus


Putu menuturkan, angka pertumbuhan industri mamin tahun ini sudah mendekati seperti sebelum adanya pandemi Covid-19, kala itu pertumbuhannya bisa mencapai hingga 6-7%.
&quot;Kalau sebelum pandemi memang pertumbuhannya sekitar 6-7% untuk industri mamin. Maka kalau dari utilisasi itu, pertumbuhan mamin pada tahun ini sudah hampir sama seperti sebelum pandemi, untuk mamin,&quot; ucapnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMi80LzE2MzY3My81L3g4ajVkNWM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Mengingat banyaknya permintaan pasar, industri mamin saat ini terus  menggenjot produksinya sehingga kebutuhan hingga Idul Fitri nanti dapat  terpenuhi.
Kabar baiknya, kata Putu, sejumlah produsen industri mamin saat ini  berkomitmen untuk tidak mendongkrak harga jual jika bahan baku mereka  sulit didapatkan. Melainkan, alternatifnya mereka akan mengecilkan sisi  keuntungannya.
&quot;Sensitivitas dari industri mamin ini sangat besar sekali, jadi  margin keuntungannya akan dikecilkan oleh produsen, mereka berpikirnya  yang penting bisa jalan dulu, bukan menaikan harga,&quot; terangnya.
Di samping itu, Kemenperin memprediksi industri mamin hingga 2030  akan terus bergeliat. Pasalnya, konsumen mamin Indonesia akan bertambah.  Diproyeksi, ada sebanyak 90 juta orang pada 2030. Penambahan tersebut  berasal dari pertumbuhan kelas menengah dan peningkatan pendapatan per  kapita.</content:encoded></item></channel></rss>
