<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inflasi AS Tembus 5,0% pada Maret 2023, Terendah Sejak Mei 2021</title><description>Inflasi Amerika Serikat meningkat sebesar 5,0% secara year-on-year (yoy) pada periode Maret 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/12/320/2797618/inflasi-as-tembus-5-0-pada-maret-2023-terendah-sejak-mei-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/04/12/320/2797618/inflasi-as-tembus-5-0-pada-maret-2023-terendah-sejak-mei-2021"/><item><title>Inflasi AS Tembus 5,0% pada Maret 2023, Terendah Sejak Mei 2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/04/12/320/2797618/inflasi-as-tembus-5-0-pada-maret-2023-terendah-sejak-mei-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/04/12/320/2797618/inflasi-as-tembus-5-0-pada-maret-2023-terendah-sejak-mei-2021</guid><pubDate>Rabu 12 April 2023 19:41 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/12/320/2797618/inflasi-as-tembus-5-0-pada-maret-2023-terendah-sejak-mei-2021-tubBtlWiK3.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi inflasi. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/12/320/2797618/inflasi-as-tembus-5-0-pada-maret-2023-terendah-sejak-mei-2021-tubBtlWiK3.JPG</image><title>Ilustrasi inflasi. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Inflasi Amerika Serikat meningkat sebesar 5,0% secara year-on-year (yoy) pada periode Maret 2023. Persentase ini melandai dari periode sebelumnya, sekaligus terendah sejak Mei 2021.
Angka ini lebih rendah dibandingkan periode Februari 2023 sebesar 6,0% (yoy), sekaligus di bawah ekspektasi pasar sebesar 5,2% (yoy).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Harga Minyak Naik 2% Jelang Rilis Data Inflasi AS

Secara bulanan, inflasi Maret 2023 meningkat 0,1% (MoM), dari 0,4% (MoM), demikian data Biro Statistik Departemen Tenaga Kerja AS, Rabu (12/4/2023).
Adapun inflasi inti (core inflation) yang tidak termasuk biaya energi dan makanan justru meningkat 5,6% (yoy), dari inflasi inti Februari 2023 sebesar 5,5% (yoy).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cek Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Kelapa, Jokowi: Jaga Inflasi

Sedangkan inflasi inti bulanan naik 0,4% (MoM), lebih rendah dari periode Februari sebesar 0,5% (MoM).


Penurunan inflasi menjadi kabar baik bagi bank sentral AS alias Federal Reserve (The Fed), terlebih menjelang pertemuan kebijakan mereka pada bulan Mei 2023.
Sebelumnya, serangkaian data makro menghadirkan ekspektasi pasar bahwa inflasi bakal meningkat, yang dapat mendorong The Fed dapat mengerek suku bunga acuan mereka.</description><content:encoded>JAKARTA - Inflasi Amerika Serikat meningkat sebesar 5,0% secara year-on-year (yoy) pada periode Maret 2023. Persentase ini melandai dari periode sebelumnya, sekaligus terendah sejak Mei 2021.
Angka ini lebih rendah dibandingkan periode Februari 2023 sebesar 6,0% (yoy), sekaligus di bawah ekspektasi pasar sebesar 5,2% (yoy).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Harga Minyak Naik 2% Jelang Rilis Data Inflasi AS

Secara bulanan, inflasi Maret 2023 meningkat 0,1% (MoM), dari 0,4% (MoM), demikian data Biro Statistik Departemen Tenaga Kerja AS, Rabu (12/4/2023).
Adapun inflasi inti (core inflation) yang tidak termasuk biaya energi dan makanan justru meningkat 5,6% (yoy), dari inflasi inti Februari 2023 sebesar 5,5% (yoy).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cek Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Kelapa, Jokowi: Jaga Inflasi

Sedangkan inflasi inti bulanan naik 0,4% (MoM), lebih rendah dari periode Februari sebesar 0,5% (MoM).


Penurunan inflasi menjadi kabar baik bagi bank sentral AS alias Federal Reserve (The Fed), terlebih menjelang pertemuan kebijakan mereka pada bulan Mei 2023.
Sebelumnya, serangkaian data makro menghadirkan ekspektasi pasar bahwa inflasi bakal meningkat, yang dapat mendorong The Fed dapat mengerek suku bunga acuan mereka.</content:encoded></item></channel></rss>
